Rossi Janji Hadang Marc Marquez di Assen

Penulis: Darmansyah

Jumat, 27 Juni 2014 | 15:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi tidak kecewa dengan melambatnya kecepatan Movistar Yamaha di latihan bebas kedua, yang menempatkannya di posisi tujuh, di Sirkuit Assen, Belanda, Jumat siang WIB, 27 Juni 2014.

Rossi yang tahun lalu menjadi pemenang dalam balapan di Assen, MotoGP Belanda, yakin akan berada di lima besar di sesi kualifikasi Jumat malam WIB. Usai berlomba di latihan bebas Rossi hanya mampu jadi pebalap tercepat ketujuh.

Pebalap Yamaha itu menyimpan optimisme dan menargetkan start di posisi lima besar.

Rossi mengakui hasil latihan bebas kedua di Assen tak terlalu apik baginya. Jika di sesi pertama dia menempati posisi enam, pada sesi kedua pebalap gaek yang masih “topcer” menggeber tunggangannya Movistar Yamaha, melorot satu posisi ke urutan tujuh kendati catatan waktunya meningkat.

Meski demikian, Rossi mengaku mendapatkan catatan positif dari dua sesi tersebut terkait daya cengkeram ban belakang yang sebelumnya sempat menyulitkan. Kini juara dunia sembilan kali itu cuma perlu meningkatkan lebih jauh performa bak belakang demi memenuhi target start di posisi lima besar.

“Saya memang hanya di tempat ke tujuh, tapi saya cukup puas. Pertama-tama karena catatan waktunya sangatlah cepat. Kami jauh lebih cepat dari tahun lalu,” kata Rossi dikutip Crash.

“Tapi utamanya, saat keluar untuk terakhir kali kami memodifikasi motor karena kami sebelumnya kesulitan dengan grip ban belakang dan saya akhirnya bisa meningkatkan catatan waktu, yang mana positif,” lanjutnya.

“Kami harus terus bekerja keras karena sayangnya setelah hanya tiga atau empat putaran, temperatur ban belakang juga meningkat drastis. Ban belakang mulai banyak bergerak dan kami harus menurunkan ritme,” sambung pebalap berjuluk The Doctor ini.

“Untuk kualifikasi, targetnya adalah untuk meningkatkan motor terutama ban belakang agar bisa maksimal dan bersiap untuk kualifikasi sehingga kami bisa start di lima besar. Kami juga perlu menunggu soal cuaca,” ujarnya.

Usai tujuh seri balapan musim 2014, Valentino Rossi lebih unggul dibanding tandem satu timnya Jorge Lorenzo. Performa The Doctor yang meyakinkan membuat kubu Yamaha sampai terkejut.

Rossi menyebut Assen akan jadi lintasan yang pas untuk timnya. Tetapi Rossi tetap mewaspadai faktor cuaca dalam balapan akhir pekan ini.

Di seri balapan lalu Rossi bertarung ketat sampai akhirnya bisa mengamankan posisi finis kedua di belakang rider Repsol Honda Dani Pedrosa.

Rossi sudah pasti akan berusaha setidaknya mempertahankan level kekompetitifan yang sama, atau bahkan lebih, akhir pekan ini. Apalagi dalam kariernya saat ini ia sudah delapan kali menang di Assen, dengan enam di antaranya terjadi di MotoGP–Rossi merupakan rider aktif paling sukses di Assen.

“Assen merupakan sebuah trek oke dan bagus buat Yamaha,” komentar Rossi di situs resmi MotoGP.

“Di sini cuaca akan jadi hal yang amat penting. Anda tak pernah tahu apakah akan panas, kering, atau basah.

“Balapan tahun lalu dapat dilupakan, tapi tahun ini aku merasa tangguh di seluruh aspek jadi kami mesti berusaha keras untuk menang,” tegasnya.

Belum ada kemenangan didapat Rossi di musim kedua dia kembali memperkuat Yamaha. Tapi pebalap 35 tahun itu tampil sangat baik dan bahkan bisa dianggap menjadi pesaing terdekat Marc Marquez, yang meraih seratus kemenangan di tujuh balapan yang sudah digelar.

Rossi sudah empat kali jadi runner up di balapan-balapan musim ini. Dia finis kedua di Qatar, Spanyol, Prancis dan Catalunya. Sebuah capaian yang membuat dia untuk sementara duduk di posisi dua klasemen sementara.

“Kami sangat puas dan sangat terkejut dengan performa Valentino musim ini. Kami sudah memodifikasi motor, tapi hasil yang didapat Rossi adalah 99% hasil kerjanya,” ungkap bos Kepala Insinyur Yamaha Racing, Kouichi Tsuji.

“Dis sudah tiga puluh lima tahun dan masih bisa untuk kembali dan kami harus menghormatinya karena dia masih sangat termotivasi dan punya keinginan untuk bertarung di papan atas,” lanjut dia seperti diberitakan MCN.

sumber : mcn, crash dan motogp.com

Komentar