Rossi “Dipastikan” Membalap di Aragon

Penulis: Darmansyah

Jumat, 22 September 2017 | 08:26 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi lolos tes medis untuk tampil di MotoGP Aragon, Minggu, 24  September mendatang.

Kepastian itu diungkap pihak Movistar Yamaha dalam laman resmi tim.

Yamaha menyatakan Kepala Tim Medis Sirkuit Aragon, Clemente Millan, telah memberi lampu hijau kepada Rossi untuk tampil di MotoGP Aragon.

“Sore ini Valentino Rossi sukses menjalani pemeriksaan medis wajib  Dia dinyatakan  fit untuk menunggangi sepeda motor. Dia akan ambil bagian pada latihan bebas pertama besok,” demikian pernyataan resmi pihak Yamaha.

Dinyatakan fit bukan garansi bagi Rossi untuk bisa tampil pada sesi balapan

Rossi baru akan menentukannya setelah menjalani latihan bebas pertama di Sirkuit Aragon, hari ini, Jumat

Sebelumnya Rossi mengatakan, “Jika saya dinyatakan fit untuk menunggangi sepeda motor, saya baru akan punya jawaban sesungguhnya usai latihan bebas pertama, karena menunggangi sepeda motor M1 merupakan tantangan besar.”

Sebelumnya pihak Yamaha sudah menunjuk pebalap Superbike asal Belanda, Michael van der Mark, sebagai pengganti sementara Rossi untuk balapan GP Aragon.

Van der Mark akan dalam posisi standby jika Rossi memutuskan menarik diri dari GP Aragon usai latihan bebas pertama.

Rossi sendiri semula dijadwalkan baru bisa tampil di GP Jepang, dua pekan mendatang, setelah mengalami retak tulang fibula dan tibia dalam sebuah latihan motor enduro, 30 Agustus lalu

Rossi yang sebelumnya divonis harus beristirahat selama tiga puluh hingga empat puluhhari karena patah kaki, ambil bagian di tes Misano awal pekan ini.

Tak hanya sekadar mengikuti tes, Rossi menunjukkan perkembangan signifikan.

“Pada akhirnya, saya putuskan akan berangkat ke Aragon dan akan mencoba mengendarai M1 akhir pekan ini,” kata Rossi lewat situs resmi tim Yamaha

“Jika saya diputuskan untuk kembali ke lintasan MotoGP, saya akan mendapatkan jawaban yang sebenarnya setelah Latihan Bebas Pertama. Sebab, mengendarai M1 akan menjadi tantangan yang jauh lebih besar. Sampai jumpa di Aragon!” katanya menambahkan.

Rossi mengaku dirinya beruntung dapat menjalani tes yang baik dengan YZF-R1 di Misano 9/9).

Sehari sebelumnya, ia sebetulnya sempat mencoba berkendara di lintasan Misano. Akan tetapi, hujan menghentikannya setelah menjajal beberapa putaran.

“Kemarin  saya berhasil menyelesaikan 20 putaran dan mencari jawaban yang saya inginkan,” ucap Rossi.

“Akhirnya, tes yang saya jalani berakhir positif dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada dokter Lucidi dan stafnya, yang membantu saya mencari solusi terbaik untuk mengurangi sedikit rasa sakit di kaki saya ketika berkendara. Sebetulnya pada akhir tes saya merasakan sedikit sakit, tapi pagi ini saya pergi ke dokter Pascarella untuk tes medis dan hasilnya positif,” ucapnya melanjutkan.

Menurut rilis tim Yamaha, setelah melakukan pemeriksaan medis hari ini, pebalap berjuluk The Doctor memutuskan akan menuju Spanyol untuk mencoba berlomba di sirkuit Motorland Aragon.

Rossi akan kembali menunggangi motor bernomor 46 di GP Aragon seandainya ia mampu lulus tes fisik yang akan dilakukan kepala petugas medis Motorland Aragon.

Rossi sendiri  hadir di GP Aragon masih menggunakan tongkat pembantu.

The Doctor juga terlihat masih dalam kondisi pincang jelang tampil di latihan bebas pertama GP Aragon.

Rossi mengambil keputusan luar biasa. Baru dua puluh satu hari setelah mengalami cedera retak tulang fibula dan tibia, Rossi memutuskan untuk tampil di GP Aragon.

Pebalap asal Italia itu dinyatakan lolos tes medis oleh Kepala Tim Medis Sirkuit Aragon, Clemente Millan.

Dalam konferensi pers  Rossi terlihat tidak dalam kondisi siap untuk menunggangi sepeda motor di Sirkuit Aragon. Kaki kanannya masih dibalut, dan pebalap gaek itu masih menggunakan tongkat pembantu untuk berjalan.

Ketika naik podium untuk mengikuti konferensi pers, Rossi terlihat berjalan dengan pincang setelah menyerahkan tongkat pembantu kepada salah satu kru Movistar Yamaha.

“Saya senang bisa mencoba untuk menunggangi sepeda motor. Secara umum saya cukup baik, untungnya tidak terlalu sakit dan kondisi kaki saya semakin membaik,” ujar Rossi dikutip dari Crash.net.

“Saya masih merasakan sakit di bagian tulang yang retak ketika di atas motor. Saya sedikit menderita ketika perubahan arah, begitu juga ketika memasuki tikungan kanan, saya merasakan sakit yang lebih buruk,” sambungnya.

Rossi mengaku memutuskan kembali lebih awal dari jadwal yang diberikan tim medis bukan karena dirinya masih berpeluang menjadi juara dunia MotoGP

Rossi mengatakan hanya ingin beradaptasi lebih cepat dengan sepeda motor.

“Tidak, ini bukan untuk gelar juara dunia. Memang semuanya masih terbuka, tapi saya hanya ingin kembali ke kondisi terbaik secepat mungkin. Saya pikir ini cara yang terbaik,” ucap Rossi.

Komentar