Rossi Bikin Marquez tidak Nyaman

Penulis: Darmansyah

Senin, 18 Mei 2015 | 08:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi dengan santun minta maaf kepada “junior”nya di MotoGP, Marc Marquez, karena membuat ketidaknyamanan terhadap juara dunia dua kali tersebut, pada seri kelima lomba “kuda besi” itu, di Sirkuit Le Mans, Perancis, Minggu malam WIB, 17 Mei 2015

“Ketika melewati Marc Marquez pada lap ketiga saya mengerem dan datang terlalu cepat di tikungan.
Biasanya, jika kamu tetap mengerem, akan terlalu berisiko karena terkadang kamu kehilangan kendali ban depan, lalu terjatuh dan melibatkan pebalap lainnya,” terang Rossi, usai balapan.

“Jadi, saya harus melepas rem dan saya melewatinya. Saya harus meminta maaf kepada Marc karena membuat dia sedikit melebar,” lanjutnya.

Rossi lalu melewati duo Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, untuk meraih posisi kedua di belakang Jorge Lorenzo, yang bertahan hingga finis.

Sementara Marquez sempat mengalami masalah dan tercecer ke urutan ketujuh, sebelum akhirnya berhasil menyelesaikan balapan di urutan keempat.

“Tahun lalu, Marc jauh lebih cepat dari kami saat pengereman. Dia juga punya banyak keuntungan karena bisa mengerem sangat dalam. Dia sangat bagus mengontrol motor Honda,” jelas Rossi memuji sang rival.

“Kami berusaha, bekerja sepanjang musim, dan sepertinya motor kami tahun ini lebih baik dalam pengereman. Jadi, kami bisa memakai motor dengan baik saat di tikungan, dan pada saat bersamaan kami tidak kehilangan waktu lebih banyak dibanding Marquez,” lanjut pebalap 36 tahun tersebut.

Rossi saat ini masih memimpin klasemen dan memiliki keunggulan tiga puluh tiga poin atas Marquez yang tertahan di peringkat keempat.

Rossi sendiri di Le Mans gagal menambah jumlah kemenangannya musim ini setelah hanya finis posisi kedua. Meski demikian hasil itu sudah bikin puas Rossi mengingat hasil kualifikasi yang kurang oke.

Pada balapan di sirkuit Le Mans, Minggu malam WIB, Rossi memulai dari posisi ketujuh. Namun start bagus yang dibuatnya secara perlahan dia berhasil menyalip dua pebalap di depannya untuk nangkring di posisi kelima pada lap pertama.

Rossi lalu terlibat duel dengan Marc Marquez di lap kedua untuk kemudian merebut posisi keempat. Di lap ke-sepuluh giliran Andrea Iannone yang disalipnya untuk ada di posisi ketiga.

Sampai akhirnya di lap ke-dua belas Rossi sudah ada di posisi kedua, menguntit Jorge Lorenzo yang cukup jauh di depannya, setelah menyalip Andrea Dovizioso. Rossi pun berusaha keras untuk memangkas jarak dengan Lorenzo, meski akhirnya gagal dan harus puas finis di posisi kedua.

“Kami begitu kesulitan selama sesi latihan karena saya tidak mampu memaksimalkan motor saya,” ujar Rossi di Reuters.

“Itu juga yang terjadi di Jerez. Tapi kali ini kami berani ambil risiko dan itu membuat perbedaan besar saat balapan,” lanjutnya.

“Saya butuh dua atau tiga lap untuk memahami balapan ini, tapi setelahnya kecepatan saya membaik..pertarungan ketat dengan dua pebalap Ducati. Ketika saya ada di belakang Jorge, saya coba untuk menyusulnya tapi dia terlalu cepat. Tapi setidaknya ini hasil yang bagus untuk persaingan musim ini.”

“Balapan yang solid, cara membalap yang juga solid, saya menikmatinya, 20 poin. Good job,” demikian dia.

“Setelah tiga balapan pertama, saya dengar jorge mengalami krisis, dan sekarang dia memenangi dua balapan secara beruntun. Ini bisa terjadi juga pada Marc karena dia adalah juara dunia dua kali. Dia adalah pebalap dengan bakat luar biasa, jadi bukan kejutan jika dia datang ke Mugello dan menang,” lanjut Rossi.

Mugello akan jadi tuan rumah seri keenam MotoGP 2015 yang akan berlangsung dua pekan depan.

Sementara itu , Jorge Lorenzo yang terlihat mudah meraih kemenangan di MotoGP Prancis, sempat khawatir posisinya di urutan terdepan bakal diambil Valentino Rossi di tengah balapan.

Beberapa kali Rossi mampu memangkas jarak waktu dengan Lorenzo meski akhirnya rekan setimnya di Movistar Yamaha itu tak terkejar dan memenangi balapan di Prancis.

“Saya melihat Valentino ada di posisi kedua, dia sangat cepat jadi saya harus menggeber motor pada kecepatan maksimum.. tapi saya kemudian mengubah sedikit gaya membalap saya agar bisa bertahan dan menuntaskan balapan dengan kemenangan lagi,” ujar Lorenzo di Reuters.

“Kemenangan yang sangat penting untuk persaingan musim ini, jadi saya sangat puas,” sambungnya

crash, motogp.com dan autosports

Komentar