Rossi Bikin Dua Kesalahan dan Gagal Juara

Penulis: Darmansyah

Senin, 15 April 2019 | 09:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi kecewa karena hanya finis di posisi kedua dalam MotoGP Austin, Senin dinihari WIB.

Ia mengaku gagal menyalip sang juara Alex Rins karena melakukan dua kesalahan.

Kans Rossi menjuarai MotoGP Austin terbuka lebar ketika Marc Marquez terjatuh di lap sembilan. Rossi sempat memimpin dan tampak berpeluang memenangi balapan pertamanya sejak MotoGP Belanda dua tahun lalu

Namun, Rins berhasil menguntit Rossi. Bahkan, ketika balapan menyisakan empat lap, Rins berhasil menyalip Rossi di tikungan ketujuh. Rins mempertahankan posisinya hingga garis finis. ‘

Rossi berusaha menyalip lagi, tapi melebar di tikungan dua belas. Setelah itu dia tak bisa kembali mendekati Rins untuk berusaha menyalip lagi. The Doctor harus puas finis di urutan kedua di MotoGP Austin.

“Saya sangat menyesal gagal menang. Ketika melihat Marquez terjatuh, saya berkata mungkin bisa melakukannya. Taoi setelah itu Rins datang,” kata Rossi, seperti dilansir Motorsport.

“Sejujurnya saya berusaha memacu motor dengan maksimal, balapan sangat cepat. Tapi, pada akhirnya dia (Rins) lebih baik daripada saya. Dia membalap dengan baik dan saya tak bisa menyalip,” imbuh Rossi.

Rossi mengklaim melakukan kesalahan fatal yang menghancurkan kans terakhir merangsek ke posisi terdepan.

“Saya melakukan dua kesalahan ketika mengerem. Jika tidak, mungkin saya bisa berusaha melakukan satu kali serangan lagi di lap terakhir. Tapi, itulah yang terjadi,” sesal Rossi.

“Ini menyedihkan karena sudah lama saya tidak menang. Tapi kami kuat dan akan berusaha lagi setelah ini,” tegas Rossi.

Rossi juga berterus terang bahwa dirinya sempat berpikir bisa memenangkan balapan MotoGP Amerika Serikat  setelah melihat Marc Marquez terjatuh.

Rossi yang berusaha menyusul Marquez sejak awal balapan harus mengakui kepiawaian Baby Alien di Austin. Marquez terus melesat meninggalkan Rossi dan beberapa kali mencatat waktu lap terbaik.

Namun kemudian Marquez terjatuh saat coba melibas tikungan kedua belas. Rossi yang ada di posisi kedua otomatis jadi pebalap terdepan.

Rossi mengaku bahwa dirinya mulai berpikir bisa memenangkan balapan setelah Marquez yang juara MotoGP Amerika Serikat enam kali itu tersingkir.

“Ketika saya melihat Marquez terjatuh, saya berpikir bahwa mungkin saya bisa melakukannya.”

“Namun kemudian Rins tiba. Saya coba memacu motor dan saya memacu motor sekuat tenaga. Namun dia sangat cepat. Dia lebih cepat dari saya dan dia mengemudi lebih baik dari saya,” kata Rossi dalam wawancara seusai balapan.

Setelah jadi pebalap terdepan, Rossi hanya menerima ancaman dari Alex Rins. Pebalap Suzuki itu beberapa kali mencatat waktu lap lebih baik dari The Doctor sebelum akhirnya bisa menyusul saat balapan menyisakan empat lap lagi.

“Sayangnya saya tidak bisa mengatasi perlawanan Rins dan ini mengecewakan karena saya sudah lama tidak menang.”

“Namun kami dalam posisi kuat dan akan kembali mencoba,” ujar Rossi

Valentino Rossi saat ini ada di posisi kedua klasemen MotoGP

Rossi belum meraih podium utama MotoGP  usai menjalani tiga seri awal balapan. Namun, finis di posisi kedua secara berturut-turut menegaskan bahwa pembalap Monster Energy Yamaha itu lebih kuat pada musim ini.

Dalam balapan MotoGP Austin, Rossi sebenarnya memiliki peluang untuk meraih podium utama. Apalagi, Marc Marquez tidak bisa menyelesaikan balapan karena terjatuh.

Tapi, kemenangan belum berpihak kepada Rossi. Rider  gaek itu kalah bersaing dengan pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins, yang finis lebih cepat  dari Rossi.

Sebelumnya dalam balapan MotoGP Argentina, akhir Maret lalu, Rossi juga finis di posisi kedua setelah Marquez. Sedangkan saat MotoGP Qatar, ia hanya finis di posisi kelima.

“Ya, saya sangat menyesal karena hari ini adalah kesempatan bagus untuk menang. Itu sudah lama sekali sejak saya menang, jadi saya sangat frustrasi dengan ini,” kata Rossi seperti dikutip dari laman resmi MotoGP.

“Tapi dari sisi lain, saya mencoba. Saya mencoba segalanya, saya melakukan balapan yang sangat baik, saya tetap berada di depan, dan juga setelah kecelakaan Marc, saya terus mendorong.”

“Tetapi, pada akhirnya masalah saya adalah Rins sedikit lebih kuat dari saya. Saya mencoba maksimal, sayangnya saya melakukan beberapa kesalahan, mungkin jika saya melakukan segalanya dengan sempurna saya dapat mencoba untuk menyerangnya tetapi dia sedikit lebih baik daripada saya di lap terakhir,” tambah Rossi.

Meski belum bisa meraih podium utama, Rossi mengaku puas dengan hasil balapan MotoGP Austin. “Jadi, perasaan campur aduk. Dari satu sisi, maaf untuk kemenangan, tapi dari sisi lain hasil yang bagus setelah akhir pekan hebat, saya kuat,” ucap Rossi.

“Kejuaraan ini sangat terbuka, terutama sepertinya kami bagus tahun ini, kami kuat, motornya telah membaik. Ini adalah hal yang paling penting karena mungkin kita bisa bertarung berkali-kali.”

Soal duel melawan Alex Rins, Rossi memaparkan keunggulan pembalap Suzuki Ecstar itu. “Rins sedikit lebih cepat dari saya dalam pengereman, dia bagus dalam akselerasi, dan dia mengendarai dengan sangat baik,” jelasnya.

“Tapi bagaimanapun, jika saya membuat semuanya sempurna saya bisa mencoba, tapi sayangnya saya melakukan kesalahan di Turn Sebelas – dia datang lebar tetapi saya tiba lebih lebar darinya dan saya kalah.”

“Pada lap terakhir, saya melakukan lap yang sangat bagus, saya mencoba maksimal tetapi saya tidak ingin mencoba gila karena 20 poin penting. Dia sedikit lebih kuat, seperti ini,” ujar Rossi

Komentar