Rossi Belum Puas Atas Performa Yamaha

Penulis: Darmansyah

Jumat, 8 Maret 2019 | 10:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Pebalap veteran tim Monster Energy Yamaha Valentino Rossi masih menilai ada kekurangan pada motor yang akan ditunggangi dalam balapan MotoGP Qatar

Rossi merasa motor Yamaha telah mengalami perkembangan signifikan dalam hal mesin dan mampu mencatat waktu cepat dalam satu lap, namun pebalap yang baru berulang tahun keempat puluh itu masih memikirkan kecepatan saat balapan.

“Akhirnya balapan pertama musim ini akan segera dimulai! Tes pramusim sangat penting. Baik di Sepang dan di Qatar kami melakukan langkah maju dan kami dapat katakan telah menjalani tes yang positif. Kami harus melakukan banyak perbaikan, tapi kami sudah berada di jalan yang tepat,” jelas Rossi seperti dikutip dari Crash.

Rossi optimistis perkebangan motor yang dilakukan tim berlambang garputala dapat membuatnya bersaing dengan pebalap-pebalap dari tim Honda dan Ducati yang dalam dua musim terakhir mampu melangkahi Yamaha.\

“Jumat ini kami akan memulai balapan pertama tahun ini dan kami akan mampu memahami segalanya lebih baik. Kami akan mempunyai waktu untuk memaksimalkan motor selama sesi tes bebas dan kami akan melakukannya agar kami siap dalam balapan,” kata Rossi.

“Saya merasa baik, saya telah berlatih dengan baik pada musim dingin dan saya siap untuk mengawali musim bersama tim dan bersama seluruh staf Yamaha. Kami akan melakukan yang terbaik,” sambungnya.

Sejak MotoGP Qatar dilangsungkan, Rossi telah menjadi kampiun sebanyak empat kali. Namun kali terakhir Rossi memenangi balapan di Watar adalah pada t empat tahun lalu

Tahun lalu Rossi hanya menempati peringkat ketiga berada di belakang Andrea Dovizioso dan Marc Marquez. Sementara kali terakhir Yamaha menduduki podium teratas di Qatar adalah pada  dua tahun silam ketika Maverick Vinales menjalani debutnya

Sementara itu  Rossi menilai ada kekurangan pada motor yang akan ditunggangi dalam balapan MotoGP Qatar

Rossi merasa motor Yamaha telah mengalami perkembangan signifikan dalam hal mesin dan mampu mencatat waktu cepat dalam satu lap

“Akhirnya balapan pertama musim ini akan segera dimulai! Tes pramusim sangat penting. Baik di Sepang dan di Qatar kami melakukan langkah maju dan kami dapat katakan telah menjalani tes yang positif. Kami harus melakukan banyak perbaikan, tapi kami sudah berada di jalan yang tepat,” jelas Rossi seperti dikutip dari Crash.

Rossi optimistis perkebangan motor yang dilakukan tim berlambang garputala dapat membuatnya bersaing dengan pebalap-pebalap dari tim Honda dan Ducati yang dalam dua musim terakhir mampu melangkahi Yamaha.

“Jumat ini kami akan memulai balapan pertama tahun ini dan kami akan mampu memahami segalanya lebih baik. Kami akan mempunyai waktu untuk memaksimalkan motor selama sesi tes bebas dan kami akan melakukannya agar kami siap dalam balapan,” kata Rossi.

“Saya merasa baik, saya telah berlatih dengan baik pada musim dingin dan saya siap untuk mengawali musim bersama tim dan bersama seluruh staf Yamaha. Kami akan melakukan yang terbaik,” sambungnya.

Jelang MotoGP Qatar Rossi menyebut Fabio Quartararo yang kini membalap untuk Petronas Yamaha SRT layak menjadi anaknya.

Rossi kini berusia empat puluh tahun  sedangkan Quartararo baru  sembilan belas tahun atau belum mencapai separuh dari usia pebalap berjuluk The Doctor

Menurut Rossi, ia dan Quartararo sempat membicarakan soal usia ketika keduanya duduk bersebelahan dalam sesi konferensi pers jelang dibukanya MotoGP  Qatar, Minggu

“Saat ini kami sedang membicarakan soal usia. Saya berkata, dia [Quartararo] bisa menjadi anak saya,” ujar Rossi dikutip dari Crash.

“Quartarao sangat, sangat muda [Lahir pada] 1999, jadi berarti dia dua tahun lebih muda dari adik saya [Luca Marini], dan dia sudah tampil di MotoGP,” Rossi menambahkan.

Quartararo tampil di level grand prix pada usia  lima belas tahun saat bergabung dengan tim Estrella Galica  Di musim berikutnya ia pindah ke Leopard Racing dengan menggunakan motor KTM.

Peningkatan dialami Quartararo di musim kedua di Moto2. Bersama tim Beta Tools dengan motor Speed Up, Quartararo sukses finis di posisi kesepuluh klasemen akhir dan dikontrak Petronas sekaligus promosi pada MotoGP musim ini.

“Quartararo’s memiliki karier yang aneh. Dia datang seperti orang jenius. Tapi saya pikir tahun ini, dengan tim dan motor yang dimilikinya, dia punya peluang yang sangat penting untuk menunjukkan kecepatannya. Ini akan menarik, dan saya sangat menyesal dia bisa menjadi anak saya,” ucap Rossi.

“Dia juga tampil di MotoGP satu tahun lebih awal daripada saya, karena saya sudah dua puluh satu tahun,” Rossi melanjutkan.

Komentar