Rossi Akui Yamaha dalam Situasi “Payah”

Penulis: Darmansyah

Jumat, 20 Oktober 2017 | 08:43 WIB

Dibaca: 0 kali

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tak menyembunyikan kekhawatirannya tentang posisi timnya yang “kepayahan,” dan berharap  balapan MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Minggu besok bisa berlangsung di kondisi trek yang kering.

Rossi mengatakan jika balapan berlangsung di kondisi trek yang basah seperti di GP Jepang, akhir pekan lalu, maka Yamaha dalam masalah besar.

“Menarik untuk mengerti kondisi suhu di sini, tapi sepertinya ramalan cuaca di sini akan dingin. Jadi, sekarang kami dalam kondisi situasi sulit, terutama di kondisi basah,” ujar Rossi dikutip dari Crash.net.

“Di kondisi kering kami juga memiliki sejumlah masalah, tapi kami masih bisa lebih kompetitif. Di Motegi  kami mengalami masalah mulai dari Jumat sampai balapan. Jadi, saya berharap trek akan kering di Australia,” sambungnya.

Musim lalu Rossi berhasil finis kedua pada balapan GP Australia di kondisi trek yang kering, meski mengalami kesulitan di babak kualifikasi.

The Doctor hanya mampu start dari posisi kelima belas pada balapan GP Australia musim lalu.

Untuk musim ini Rossi memprediksi kondisinya akan menyulitkan bagi Yamaha.

Terlebih dalam tes resmi di Sirkuit Phillip Island, Februari lalu, Rossi juga tidak mampu tampil cepat.

“Kita lihat nanti. Tahun lalu kami mendapatkan balapan yang bagus, saya bisa tampil cepat dengan kondisi yang bagus. Pada Februari di tes, saya mengalami kesulitan. Saya sangat lambat,” ucap Rossi.

Rossi sendiri tidak mengerti apa yang menjadi masalah dengan sepeda motor M1 musim ini. Pasalnya, musim lalu motor andalan Yamaha itu juga mampu tampil cepat di kondisi trek yang basah.

“Bagi kami sulit untuk mengerti kenapa, karena dengan ban Bridgestone kami sangat kuat, dan juga tahun lalu motor tampil bagus menggunakan ban Michelin di kondisi trek basah. Saya selalu mampu tampil cepat saat trek basah, jadi kami harus mencari tahu apa yang terjadi,” ucap Rossi.

Rossi memasuki GP Australia dengan peluang menjadi juara dunia sudah tertutup. Pebalap asal Italia itu saat ini menduduki peringkat lima

Sehari sebelumnya, ketika diwawancarai oleh “crash,” Rossi mengatakan ia tidak memerlukan sebuah terobosan baru dalam sisa balapan musim ini karena sudah “habis” untuk bisa mengejar juara.

Namun begitu ia tak akan mendukung dua rivalnya dari Ducati dan Honda, Dovizioso atau Marquez.

“Sata tidak memfavoritkan antara Marc Marquez atau Andrea Dovizioso pada perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini, “ kata Rossi

Marquez dan Dovizioso hanya berbeda sebelas poin di puncak klasemen sementara MotoGP dengan tiga seri tersisa. Selanjutnya kedua pebalap akan bersaing di Sirkuit Phillip Island, Australia.

Rossi tidak memilih antara Marquez atau Dovizioso untuk menjadi juara dunia MotoGP musim ini, meski nama terakhir rekan senegaranya.

Rossi beranggapan perebutan gelar juara antara Marquez dengan Dovizioso bagus untuk MotoGP.

“Itu pertarungan yang hebat dan ini sangat bagus untuk MotoGP, ada dua pebalap terkuat berebut gelar juara dunia,” ujar Rossi dikutip dari Crash.net.

“Saya pikir ini balapan yang hebat, sebuah kemenangan yang hebat untuk Dovizioso di GP Jepang, dan saya pikir semuanya akan ditentukan di Valencia,” sambung pebalap asal Italia tersebut.

Kegagalan finis di GP Jepang membuat Rossi terlempar dari perebutan gelar juara dunia musim ini.

Memprediksi tiga seri tersisa, Rossi menganggap baik Marquez dan Dovizioso sama-sama memiliki peluang yang besar meski kedua pebalap.

“Perbedaan keduanya berubah satu pertandingan demi pertandingan, karena Marquez jauh lebih cepat di Aragon daripada Dovizioso. Tapi, Dovizioso berhasil menang di Jepang. Jarak keduanya tidak terlalu jauh, saya saya pikir akan jadi persaingan yang luar biasa,” ucap Rossi.

Rossi, dipastikan gagal menjadi juara dunia MotoGP setelah tidak mampu finis pada balapan MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi

Rossi mengalami nasib sial di GP Jepang. Pebalap asal Italia itu gagal finis setelah mengalami kecelakaan di tikungan delapan pada lap keenam usai menyalip Jorge Lorenzo

Menariknya, nasib sial di Sirkuit Motegi sudah diraih Rossi dalam dua musim beruntun.

Musim lalu, pebalap Rossi juga gagal finis di GP Jepang setelah mengalami kecelakaan pada lap keenam.

Kegagalan finis di GP Jepang musim lalu juga mengakhiri peluang Rossi merebut gelar juara dunia pada waktu itu

Marquez akhirnya memastikan gelar juara dunia musim lalu di GP Jepang setelah meraih kemenangan di Sirkuit Motegi, saat musim masih menyisakan tiga seri.

Komentar