“Pesaing Kuat Saya Adalah Vinales”

Penulis: Darmansyah

Kamis, 15 Desember 2016 | 10:04 WIB

Dibaca: 5 kali

Marc Marquez “membuang” Valentino Rossi sebagai saingannya di musim balapan MotoGP tahun depan dan menempatkan Maverick Vinales sebagai lawan tangguh yang harus diwaspadai secara serius.

“Musim depan bukan Rossi dan Lorenzo pesaing kuat saya, tapi Vinales,” ujar Marqueza seperti dikutip “crash,” Kamis, 15 Desember 2016.

Marquez yang sukses meraih tiga gelar juara dunia di empat tahun awalnya di MotoGP bakal kembali jadi favorit juara untuk musim depan.

Marquez menilai ada sedikit pergeseran kekuatan dalam perburuan titel juara dunia.

“Tahun ini adalah tahun yang sangat berbahaya dengan kehadiran Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.”

“Namun untuk musim depan, Maverick Vinales juga harus dimasukkan ke daftar pesaing,” ujar Marquez seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Marquez bahkan menempatkan Vinales sebagai rival paling berbahaya bila dibandingkan Rossi dan Lorenzo, yang jadi rival kuatnya di musim-musim sebelumnya.

“Lorenzo yang menunggangi Ducati akan saya beri nilai tujuh, dan saya akan memberikan nilai sembilan untuk Vinales.”

“Sedangkan untuk Rossi, saya akan beri nilai delapan,” tutur Marquez.

Marquez sendiri menilai dirinya masih melakukan kesalahan yang harus diperbaiki di musim 2017.

“Saya beri nilai sembilan untuk diri saya karena saya melakukan tugas dengan baik dan menjalani musim yang luar biasa.”

“Tetapi saya juga melakukan kesalahan, terutama di Australia dan Malaysia. Memang saya sudah pasti juara dunia saat itu, namun seharusnya saya lebih fokus. Saya masih harus belajar dan dengan begitu saya bisa menambah satu poin lagi untuk sempurna,” ucap Marquez.

Sementara itu, manajer Suzuki, Davide Brivio meyakini Valentino Rossi tak akan banyak mengalami perubahan suasana meskipun Jorge Lorenzo telah hengkang dari tim tersebut. Brivio yakin Rossi bakal tetap mendapat saingan kuat di Yamaha dengan hadirnya Vinales

Rossi dan Lorenzo sudah bertahun-tahun menghadirkan tensi tinggi di Yamaha. Kemampuan keduanya bersaing di papan atas membuat garasi Yamaha tidak pernah benar-benar pada kondisi tenang dan damai.

Setelah kepergian Lorenzo ke Ducati, Brivio yakin Rossi tetap bakal menghadapi suasana yang sama dengan datangnya Vinales.

“Bagi Valentino Rossi saya rasa tak akan banyak perubahan suasana yang terjadi di Yamaha musim depan.”

“ Dia memang kehilangan rekan yang kuat dalam diri Jorge Lorenzo, namun dia bakal mendapatkan pebalap lain yang tak kalah hebat yaitu Maverick Vinales,” ucap Brivio seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Brivio juga optimistis keputusan Vinales datang ke Yamaha bakal berdampak positif untuknya. Kehadiran Rossi justru memberikan keuntungan bagi Vinales.

“Maverick Vinales bisa belajar banyak karena ia bakal tahu bagaimana data motor Valentino Rossi. Dia juga bisa melihat apa yang terjadi di garasi Rossi.”

“Vinales memiliki ambisi besar, namun ia adalah pebalap yang cepat, memiliki talenta yang besar, dan saya yakin dia akan sukses,” kata Brivio.

Sementara itu, mantan pebalap Yamaha  Jorge Lorenzo juga yakin Maverick Vinales tak perlu banyak diajari ketika menunggangi Yamaha musim depan.

Vinales datang ke Yamaha untuk menggantikan Lorenzo. Dengan kondisi tersebut, Vinales tentunya bakal dibebani harapan besar musim depan.

Namun Lorenzo yakin Vinales tak butuh banyak nasihat untuk bisa tampil di level terbaik saat menunggangi Yamaha musim depan.

“Maverick Vinales tak butuh banyak nasihat karena dia sudah tahu bagaimana caranya memenangkan perlombaan.”

“Dengan motor yang lebih superior, seharusnya secara teori Vinales akan lebih sering bertarung dalam perburuan gelar seri grand prix dan juga titel juara dunia,” tutur Lorenzo seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Lorenzo melihat gaya balap Vinales memiliki kesamaan dengan Marc Marquez.

“Cara dia memulai karier cukup menjanjikan dan dia memiliki bakat yang serupa dengan Marc Marquez.”

“Menarik untuk melihat apakah dia bisa meneruskan bakat itu jadi hasil positif untuknya,” kata Lorenzo.

Komentar