Pedrosa Optimis Menjuarai Motto GP 2013

Penulis: Darmansyah

Rabu, 17 Juli 2013 | 10:26 WIB

Dibaca: 0 kali

Pebalap Repsol Honda Dani Pedrosa dilarikan ke rumah sakit usai kecelakaan di Sirkuit Sachsenring, Jerman

Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, yang ketinggalan tiga angka dari rekan aatu timnya, Marc Marquez, usai kecelakaan dan absen pada lomba di seri kedelapan di Sirkuit Sachsenring, menepis harapannya untuk menjuarai Motto GP musim ini.

Rider asal Spanyol menegaskan semua hal masih bisa terjadi sampai akhir musim nanti. Pedrosa yang mengalami insiden di saat latihan bebas MotoGP Jerman memang harus mengalami perawatan i dan tidak ikut dalam balapan. Pedrosa mengalami retakan kecil di tulang selangka kirinya akibat kecelakaan itu.

Posisinya di puncak klasemen MotoGP, akhir pekan lalu, digusur Marc Marquez dengan defisit tiga angka. Marquez pun mulai banyak diperkirakan akan menjalani musim fantastis pada debutnya dengan merengkuh gelar musim ini.

Tapi buat Pedrosa, segalanya masih bisa terjadi lantaran musim ini masih dianggap setengah jalan. Selain itu, Pedrosa pun harus kembali ke Barcelona guna memulihkan kondisinya sebelum menuju California untuk mempersiapkan buat balapan di Laguna Seca.

“Saya ingin berterima kasih untuk semua dukungan yang saya terima,” ujar Pedrosa seperti dikutip situs resmi MotoGP, Rabu, 17 juli 2013. “Yang terpenting saya merasa lebih baik. Saya akan terus melihat kondisi tulang selangka ini, tetapi untuk masalah ini yang terpenting saya merasa baik-baik saja.”.

“Ini adalah pukulan telak karena kami tiba di Sachsenring dalam kondisi yang bagus dalam kejuaraan dunia. Tapi kami harus terus menatap ke depan. Kejuaraan masih panjang dan semua masih bisa terjadi” tandas Pedrosa.

Marc Marquez yang memuncaki klasemen sementara MotoGP musim ini, usai meraih kemenangan di GP Jerman, enggan berkoar atas pencapaiannya saat ini. Marc kini mengoleksi perolehan poin 138 poin atau unggul tiga poin dari rekan setimnya Pedrosa yang berada di posisi kedua. Dengan musim MotoGP yang tinggal menyisakan 11 seri lagi, peluang Marquez sebagai juara dunia pun terbuka lebar.

Jawara dunia Moto2 musim lalu ini sendiri tak menyangka bisa meraih puncak klasemen.
“Saya tidak menyangka setelah delapan balapan bisa memimpin kejuaraan ini,” kata Marquez seperti dilansir Autosport.

Meski begitu, pembalap asal Spanyol berharap bisa tampil konsisten hingga akhir musim. Terlebih, Marquez melihat musim kompetisi masih berjalan cukup panjang dengan menyisakan 10 seri balapan lagi.

“Bagi saya, ini cukup penting bagi musim pertama saya. Tapi, kami butuh mencoba dan menjaga mentalitas yang sama, balapan per balapan, seperti yang kami lakukan sekarang,” ujarnya.

“Seperti yang Valentino selalu bilang musim masih cukup panjang, jadi kami butuh untuk tetap tenang dan mencoba melakukan yang terbaik di setiap balapan,” tutup pembalap berusia 20 tahun ini.

Komentar