Pasar Taruhan Unggulkan Pacman

Penulis: Darmansyah

Selasa, 14 April 2015 | 11:32 WIB

Dibaca: 1 kali

Panggung tinju MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Texas, Amerika Serikat, yang mempertemukan Floyd Mayweather Jr versus Manny “Pacman” Pacquiao, 02 Mei 2015, akan menjadi pentas pertarungan termahal di dekade ini, sejak “perkelahian” serupa yang melibatkan Mike Tyson di sepuluh tahun lalu.

Tidak hanya soal bayaran yang diterima oleh kedua petinju, bursa taruhan di Las Vegas akan mendapat aliran dana yang lebih besar lagi dalam sejarah.

Pertarungan antara Floyd Mayweather Jr. dan petinju asal Filipina, Manny Pacquiao dipastikan akan tercatat sebagai pertunjukan terbesar dalam dekade ini.
Delapan belas hari menjelang pertarungan itu, bursa taruhan menempatkan Pacman sebagai petnju yang paling besar memiliki kemenangan

Seperti dilansir ESPN, di MGM Mirage ada seseorang yang memasang dua taruhan–masing-masing bernilai lima puluh ribu US Dollar bagi Pacquiao.

Manajer taruhan MGM Jeff Stoneback mengatakan pihaknya menerima uang taruhan pendukung Pacquiao lebih banyak dibandingkan Mayweather.

Operator taruhan dari CG Technologi pun meletakkan Pacquiao dengan peluang enam berbanding satu.

“Publik mendukung ‘anjing’,” kata Direktur Station Casinos, Art Manteris.

Salah satu pengamat taruhan di Vegas selama dua puluh tahun terakhir, Avello, mengatakan pada Super Bowl tahun ini jumlah perputaran uang taruhan melebihi seratus lima belas juta dolar.

Jumlah itu, kata Avello, tak akan terlampaui oleh pertarungan Pacquiao dan Mayweather.

Walaupun begitu, lanjut Avello, dirinya memperkirakan itu akan menjadi nilai yang paling tinggi dari pertandingan tinju yang pernah dia lihat.

“Hearns-Leonard, Tyson-Holyfield, adalah salah satu pertarungan dengan nilai taruhan terbesar,” kata Avello.

“Sekarang berbeda. Keseluruhan bisnis ini telah berbeda sejauh ini Namun aksi Mayweather-Pacquiaoi adalah hal yang mantap, ini luar biasa besar. Ini akan tampil dan menjadi sensasi.

Dia mengataklan, Manny Pacquiao punya motivasi lebih saat menghadapi Floyd Mayweather Jr. pada pertarungan unifikasi gelar welter WBO, WBA Super, WBC, dan The Ring, 2 Mei mendatang.

Pelatih Pacquiao, Freddie Roach ikut mengiyakan. Dia mengatakan, Pacman sangat benci dengan sosok seperti Mayweather, yang memiliki sejarah kasus kekerasan di luar ring.

“Untuk kali pertama sepanjang karier saya bersama Pacquiao, ini adalah lawan yang tidak disukainya. Saya tahu Pacquiao tidak suka Mayweather,” ujar Roach kepada USA Today Sports.

Pacquiao memang dikenal ramah terhadap lawan-lawannya. Bahkan petinju yang saat ini memegang gelar juara dunia welter WBO itu sering bergurau dengan calon lawannya sebelum naik ring.

“Pacquiao tidak suka kasus kekerasan. Itu adalah sebuah masalah baginya di Filipina, karena dia seorang anggota dewan. Dia bisa mengontrol masalah seperti itu,” tegas Roach.

Kebencian Pacquiao terhadap Mayweather dianggap Roach sebagai keuntungan bagi pihaknya. Bahkan Roach sempat berusaha membakar emosi Pacquiao terhadap Mayweather lebih buruk.

“Saya sempat berpikir untuk membawa polisi dari Las Vegas untuk memberi Pacquiao kalau Mayweather pernah ditangkap, dan betapa jahatnya orang ini. Tapi, saya memutuskan untuk tidak melakukannya. Lagipula, dia sudah benci orang ini,” ucap Roach.

Mayweather memang punya rekor sempurna di atas ring, Mayweather pernah beberapa kali ditangkap karena kasus kekerasan terhadap wanita.

Pada 2012, Mayweather pernah mendekam di penjara Nevada selama dua bulan karena kasus kekerasan terhadap Josie Harris, yang notabene merupakan ibu dari tiga anaknya. Kekerasan itu dilakukan Mayweather di hadapan dua putranya.

Manny Pacquiao adalah petinju kidal yang memiliki pukulan kiri yang mematikan. Hal itulah yang ingin ditegaskan oleh kubu Pacquiao saat mereka menggelar latihan dua belas ronde dengan hanya menggunakan tangan kiri.

Pukulan straight, hook, dan uppercut kiri dari Pacquiao sejauh ini telah banyak menelan korban. Mereka pun ingin menjadikan Floyd Mayweather Jr. dalam daftar korban berikutnya.

“Kami melakukan latih tanding selama dua belas ronde dengan Pacquiao hanya menggunakan tangan kirinya,” ucap pelatih Pacquiao, Freddie Roach seperti dikutip dari LA Times.

Menurut Roach, latihan seperti ini sangatlah berguna bagi Pacquiao dalam pertandingan menghadapi Maweather Jr. nantinya.

“Latihan seperti ini berhubungan dengan memori otot. Latihan ini akan mempermudah Pacquiao saat ia menghadapi situasi pertarungan sebenarnya nanti,” kata Roach.

“Dalam beberapa pertarungan terakhir, Pacquiao lebih sering menjatuhkan pilihan dengan pukulan tangan kanan. Karena itu, saya ingin mengembalikan karakternya sebagai petinju kidal seutuhnya,” tutur Roach melanjutkan.

Selain pukulan tangan kiri, senjata lain yang bakal digunakan Pacquiao dalam pertarungan menghadapi Mayweather Jr. nanti adalah kecepatan. Kubu Pacquiao yakin kecepatan yang dilatih Pacquiao selama ini bakal membuat Pacman dengan mudah merangsek masuk ke dalam area pertahanan Mayweather Jr.

“Tidak ada tempat untuk lari dan bersembunyi bagi Mayweather Jr. di ring nanti,” kata Roach tanpa ragu

usa today sport, boxing scene dan ring radio

Komentar