MotoGP Motegi Dihantui Cuaca Buruk

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 26 Oktober 2013 | 10:44 WIB

Dibaca: 1 kali

Penamapakan foto ini memperlihatkan hujan dan kabut tipis yang menyelimuti Sirkuit Motegi, MotoGP Jepang, yang menyebabkan panitia membatalkan sesi latihan bebas hari Jumat kemarin.

Cuaca yang tidak bersahabat di Sirkuit Motegi, MotoGP Jepang, menyebabkan “race direction” dan otoritas sirkuit meniadakan dua sesi latihan bebas dan menjadwal ulang uji coba pra lomba dan kualifikasi balapan. Hari Sabtu ini, menurut “autosport,” seperti yang dikutp “nuga.co,” “race direction” akan menjadwal ulang sesi latihan bebas, kualifikasi dan lomba.

Hari pertama sesi latihan jelang MotoGP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jumat memang diwarnai oleh turunnya hujan disertai kabut tipis yang memaksa ditundanya latihan bebas di dua seri dengan alasan keselamatan.

Keputusan “race direction” itu diganti oleh para pebalap untuk bertemu fans. Para pembalap pun menghabiskan waktunya untuk meladeni para penggemarnya. Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Marquez, Colin Edwards, Nicky Hayden hingga para pembalap Moto2 dan Moto3 juga sibuk melakoni berbagai aktivitas dengan fans, mulai dari meladeni permintaan foto bersama, hingga memberikan tanda tangan.

Namun, tidak semua pembalap mengisi waktu luangnya itu untuk bertemu dengan fans. Ada sejumlah pembalap yang memilih diam di garasi untuk berbincang dengan mekanik, dan ada juga yang memilih beristirahat.

Sabtu ini, hingga pagi hari waktu Jepang, belum diketahui apakah sesi latihan bebas bakal dilangsungkan. Menurut info dari “race director, jika cuaca mendukung, maka sesi hari ini akan digunakan untuk melakukan sesi latihan bebas selama mungkin, dan kemudian dilanjutkan dengan kualifikasi dan balapan pada Minggu.

Dengan lintasan yang basah dan berkabut, panitia balapan tidak berani untuk melaksanakan sesi latihan bebas. Salah satu alasannya karena helikopter untuk tim medis dilarang terbang di bawah peraturan di Jepang.

“Tanpa sebuah helikopter untuk tim medis buat evakuasi dan tidak ada jalan alternatif, kami tidak bisa menjalankan sesi ini. Kami tidak mau ambil risiko ketika ada pembalap yang mengalami luka parah dan tidak ada fasilitas memadai,” jelas Webb, jurubicara “race directur,” dalam pertemuannya dengan wartawan.

“Helikopter sudah berusaha mendapatkan izin untuk terbang melintasi sirkuit sejak Kamis. Kami sudah menyiapkannya sepanjang waktu. Begitu kami mendapatkan izin, helikopter bisa berada di lintasan selama 10 menit. Jadi, kami menunggu cukup lama sebelum membatalkan sesi latihan,” lanjutnya.

“Mengenai alternatif, masalahnya adalah lokasi rumah sakit. Motegi berjarak satu jam lewat jalan darat ke rumah sakit terdekat. Kami sudah mendapatkan saran untuk lewat jalur itu, tapi ini tidak aman seandainya ada pembalap yang cedera,” urai Webb, sebagaimana diberitakan Crash.

“Banyak alternatif yang ditawarkan dan sudah kami lihat. Seperti menggunakan ambulans, lewat jalur air, untuk ke rumah sakit terdekat. Tapi tidak ada solusi yang ditemukan,” tambahnya.

Sementara itu, disela-sela jumpa dengan fans, Valentino Rossi telah memastikan gagal bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Meski demikian, pembalap Yamaha Factory Racing ini cukup antusias dalam membeberkan pendapatnya soal persaingan gelar juara musim ini.

Dalam pandangan The Doctor, kompetisi musim ini akan jadi duel antara rekan setimnya Jorge Lorenzo dan rookie milik Repsol Honda, Marc Marquez. Dalam dua race tersisa di musim ini, keduanya akan terus bersaing ketat.

Ya, usai seri MotoGP Australia, pekan lalu, peluang Lorenzo untuk kembali berjuang mempertahankan mahkota juaranya terbuka lebar. Betapa tidak, Lorenzo yang tadinya terpaut 43 poin dari Marquez, kini hanya tertinggal 18 poin!

Hal ini merujuk pada kesalahan fatal yang dibuat Marquez dan timnya ketika tampil di Philipp Island. Dalam balapan tersebut, Marquez didiskualifikasi dari balapan lantaran telat dalam melakukan pit stop yang diwajibkan panitia lomba.

Rossi coba memberikan gambaran atau perasaan yang dirasakan dua rider tersebut, dalam pertarungan merebut titel juara dunia.

“Tahun ini, Jorge melakukan pekerjaan fantastis dan dia tidak pernah menyerah dan kini dia semakin dekat dengan Marquez. Dia dalam kondisi yang bagus,” ujar Rossi sebagaimana dikutip Speed..

“Untuk Marquez, situasinya lebih rumit dan ada tekanan lebih, tapi Marc sudah mendemonstrasikan potensinya di tahun ini, jadi ini akan menarik,” sambungnya.

Lebih jauh, Rossi juga memberikan komentar seputar pernyataan Lorenzo yang sempat menyerah dalam perburuan juara musim ini.

“Itu normal jika Jorge menyatakan sebelum Philipp Island bahwa peluangnya mempertahankan gelar juara hampir mustahil. Saya juga akan berpikiran sama dengannya. Tapi di dunia balap motor, apapun bisa terjadi dan kini kita ada dua race untuk menentukan juara dunia,” tandasnya.

Komentar