Mayweather dan Momen Kebesarannya

Penulis: Darmansyah

Rabu, 29 April 2015 | 11:22 WIB

Dibaca: 2 kali

Floyd Mayweather Jr menemukan momentum kebesarannya bersama laga besar abad ini di MGM Grand Garden, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu pagi WIB, 03 Mei 2015, ketika melawan Manny Pacquiao.

Ya. Dia selalu menemukam monetum kebesarannya setiap kali menghadapi laga besar. Duel dengan Pac-Man menjadi yang terbesar baginya dan mengalahkan semuanya,” kata legenda tinju Amerika Serikat, Sugar Ray Leonard, kepada jaringan televise “hbo,” Rabu, 29 April 2015.

Dalam wawancara ekslusif itu, Sugar Ray Leonard yakin Floyd Mayweather Jr akan tampil mengesankan.
Ia menilai, semakin besar suatu laga, maka akan membuat kekuatan Mayweather semakin hebat juga.

Sugar mengaku selalu menikmati pertarungan-pertarungan yang telah dilakoni Mayweather Jr.

The Money –julukan Mayweather Jr- memiliki gaya permainan yang sama dengannya serta legenda tinju dunia, Muhammad Ali.

“Tidak peduli siapa pun itu, Mayweather selalu bisa mengalahkan lawannya. Semakin besar suatu pertandingan, maka semakin baik dia. Dia selalu menjadikan setiap pertandingan itu adalah miliknya, seperti yang saya dan Muhammad Ali lakukan,” kata Sugar, yang dikutip The Guardian.

Menurut Sugar, yang kini berprofesi sebagai motivator itu, tidak semua petinju memiliki keunggulan mental seperti Mayweather Jr. Bahkan dengan kualitas serangan dan pukulannya yang luar biasa, Pacquiao tidak mempunyai kualitas mental yang seperti itu.

Gaya bermain Mayweather Jr dinilai Sugar juga serupa dengan sang ayah, Floyd Mayweather Sr. Meski tetap saja, ia memiliki kemampuan yang lebih lengkap.

“Dia sangat mengingatkan saya pada ayahnya. Tapi jika Floyd Sr tidak banyak melakukan pukulan, maka Floyd Jr adalah sebaliknya. Floyd Sr memiliki tangan yang buruk, sedangkan Floyd Jr selalu bisa mencari cara untuk memberikan pukulan,” tandas petinju dekade delapan puluhan itu.

Sementara itu petinju asal Wales yakni Lee Selby menilai Mayweather Jr, yang dijuluki dengan nama Pretty Boy, memiliki kans yang lebih besar keluar sebagai sang juara.

Bahkan, menurutnya, Money -julukan lain Mayweather- akan menang KO.

“Sekarang karena pekan jelang pertarungan, gym sangat riuh. Kami memiliki koneksi yang bagus dengan gym, jadi kami harus mundur dan melihat Mayweather sparring. Itu adalah pengalaman yang tidak bisa Anda beli.
Saya mencoba untuk menambahkannya dalam gaya bertarung saya,” ucap Selby, seperti dilansir Boxing Scene, Rabu, 29 April 2015.

“Saat dia berlatih, dia berlatih dengan keras. Dia terkenal sebagai salah satu petinju yang berlatih dengan sangat keras. Meskipun dia kadang bercanda seperti bernyanyi dan joget di ring,” lanjutnya.

“Dengan ukuran Mayweather dan kepemimpinannya di ring, saya memprediksi dia memukul KO Pacquiao. Saya percaya diri seperti itu. Saya pikir akan kompetitif di awal sampai Mayweather memahami Pacquiao,” lanjutnya.

Selain Sugar Ray Leonard dan Selby, petarung mixed marital art Anthony Johnson pun memberikan prediksinya Mayweather akan memukul KO Pacman.

Johnson menjagokan Mayweather keluar sebagai pemenang

“Mayweather sepanjang waktu. Semua orang membicarakan Mayweather seperti dia sedang berlari. Orang ini adalah petinju, bukan pendebat. Saya pikir Mayweather melakukannya dengan baik. Itulah mengapa dia tidak terkalahkan,” kata Johnson, seperti dilansir Bloody Elbow, Rabu, 29 April 2015

“Itulah mengapa dia jarang menerima tinju. Dia melakukan apa yang dia inginkan, dia sangat dilatih dengan baik. Dia memahami ilmu dalam tinju. Saya takkan terkejut jika Mayweather memukul KO Pacquiao,” lanjutnya.

Tidak hanya petinju mancanegara yang memihak Mayweather. Petinju Indonesia Daud Jordan juga membuat prediksi bahwa “The Money” akan bisa tersenyum di akhir laga.

“Skill yang dimiliki Mayweather benar-benar luar biasa. Skill dia itu bertolak belakang dengan yang dimiliki Pacquiao,” jelas Daud saat dihubungi Okezone, belum lama ini.

Menurut petinju 27 tahun itu, perbedaan skill akan membuat Pacman – julukan Pacquiao- kesulitan. Ketika petinju Filipina itu sudah melakukan serangan, maka Mayweather Jr diprediksi akan bermain cerdas untuk dapat mematahkan setiap serangan tersebut.

Meski demikian, Daud tetap meyakini adanya pertarungan yang sengit di antara kedua petinju beda benua itu. Kualitas Pacquiao yang juga hebat, kerap akan menyulitkan Mayweather Jr. Itulah sebabnya ia memprediksi kemenangan The Money – julukan Mayweather – akan didapat melalui penilaian juri berdasarkan angka.

“Peluang Mayweather Jr itu enam puluh persen-lah untuk menang. Kita tidak boleh lupakan pukulan-pukulan hebat yang biasa diberikan Pacquiao. Jadi, saya rasa Pacquiao tidak bisa dibuat KO. Mayweather akan menang dengan angka,” tandasnya.

boxing scene, okezone dan guardian

Komentar