Mayweather Jr: Kalah? Yang Penting Uang

Penulis: Darmansyah

Kamis, 30 April 2015 | 09:02 WIB

Dibaca: 0 kali

Floyd Mayweather Jr kembali mengejek wartawan “boxing scene,” yang menanyakan tantangan Manny Pacquiao, yang berjanji akan memberi pertama sepanjang kariernya dan mengancam rekor tak terkalahkannya

“Kekalahan? Saya tak peduli dengan itu,” jawab Mayweather santai, yang menyebut kalau uang lebih penting dari sekadar rekor.

“Uang lebih penting dari rekor tak terkalahkan,” cetus Mayweather saat ditanya apakah dia akan menjaga rekor tak terkalahkan yang saat ini masih dipegangnya.

Mayweather akan menjalani duelnya yang ke-empat puluh delapan menghadapi Pacquiao di akhir pekan ini, Minggu pagi WIB, 03 Mei 2015, dan disiarkan langsung oleh saluran “tvOne dengan durasi selama tiga jam.

Dari empat puluh tujuh pertandingan yang sudah dijalani, petinju asal Amerika Serikat itu tidak sekalipun terkalahkan — di mana dua puluh enam kemenangan yang diraih dengan KO.

Pertarungan Mayweather dengan Pacquiao sudah sangat dinantikan sejak beberapa tahun lalu.

Keduanya dianggap menjadi petinju pound to pound terbaik dengan sudah menjadi juara dunia di beberapa kelas berbeda. Pertemuan dengan Pacquiao diyakini akan menjadi ujian berat untuk Mayweather, yang akan membuat rekor tak terkalahkannya terancam.

“Orang mengritik saya karena menjadi petarung yang difensif, tapi semalam saat saya duduk di rumah bersama ibu dan anak perempuan, saya katakan pada diri saya sendiri, ‘Saya bangga dengan diri sendiri’.
Menjadi bagian dari olahraga ini selama sembilan belas tahun, yang terpenting adalah saya akan keluar dari olahraga ini masih dengan pikiran yang tajam.”

“Saya tidak berpikir satu pertandingan akan menggambarkan perjalanan karier saya. Seluruh empat puluh tujuh pertarungan yang sudah dijalani adalah pertarungan besar. Standarnya selalu tinggi untuk Floyd Mayweather.”

“ Saya pikir jika saya membalikkan prediksi dan ternyata saya dijatuhkan oleh Juan Manuel Marquez pertandingan ini tidak akan pernah ada,” paparnya.

“Hari Sabtu- waktu Las Vegas atau Minggu pagi WIB, sebelum dan setelah pertarungan, saya masih akan menjadi ‘Yang Terbaik Sepanjang Masa’.”

“ Satu pertarungan tidak akan menggambarkan karier saya. Hal hebat terkait karier saya adalah saya seorang pebisnis yang pintar. Karier tinju selama sembilan belas tahun tanpa ada kekalahan, itulah yang sedang kita bicarakan,” tuntasnya seperti dikutip dari Telegraph.

Mayweather mendapatkan bayaran dua ratus juta dollar atau setara dengan dua setengah triliun rupiah triliun untuk duelnya dengan Pacquiao.

Ketika ditanyakan apakah pertarungan itu merupakan yang terbesar sepanjang karirnya, Mayweather yang memiliki rekor tak terkalahkan tersebut menilai, pertarungan melawan Pacquiao hanya sebuah pertarungan yang biasa saja.

Ia juga menolak bahwa pertarungan bergengsi itu disebut sebagai ‘Pertarungan Abad ini’.

“Saya tahu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju, tapi saya tidak bisa menganggapnya seperti itu karena saya tidak ingin menempatkan tekanan apapun pada diri saya,” ujar Mayweather seperti dikutip Reuters.

“Pacquiao petinju yang hebat. Saya hanya perlu menjadi seorang Floyd Mayweather.”

Di sisi lain, Mayweather menilai pertarungannya tak lebih besar dari pendahulunya, Si Leher Beton, Mike Tyson.

“Saya ingat ketika Mike Tyson baru keluar dari penjara dan bertarung di MGM Grand,” kata Mayweather.

Siapa sangka pengalamannya itu membantu Mayweather dalam kariernya sebagai petinju profesional.

“Sejak saat menyaksikan Tyson saya selalu percaya saya dapat memecahkan rekor dan saya hanya perlu tim yang tepat bersama saya. Dan inilah saya!” ujar Mayweather

Pernyataan yang mencengangkan itu diungkapkan Floyd Mayweather Jr, lima hari menjelang duel unifikasi gelar kelas welter WBO, WBA Super, dan WBC melawan Manny Pacquiao.

Konferensi pers yang dilakukan pihak MGM Grand, Las Vegas, Kamis WIB, mengatakan pula jumlah uang yang akan didapatnya dari pertarungan melawan Pacquiao.

“Pertarungan Sabtu nanti saya hanya bekerja. Saya hanya melakukan pekerjaan saya. Tapi, saya akan mendapatkan lebih dari 200 juta dolar AS untuk pertarungan ini, dan itu 50 juta dolar AS untuk setiap anak saya,” ujar Mayweather seperti dilansir BBC Sport.

Dalam konferensi tersebut, Mayweather juga menyindir Pacquiao akan mendapatkan uang lebih sedikit dari pertarungan ini.

Petinju yang dijuluki The Money itu juga memprovokasi Pacquiao baha ia tidak mendapatkan perlakuan yang adil dari promotornya, Top Rank.

“Secara finansial, saya berpikir Top Rank tidak memperlakukan Pacquiao dengan benar untuk pertarungan ini. Tapi, saya tidak punya masalah pribadi dengan Bob Arum. Mereka menjalankan bisnis mereka dengan caranya sendiri,” ucap Pacquiao.

Arum sebelumnya mengaku angka pemasukan yang bakal didapat dari duel antara Mayweather melawan Pacquiao mencapai 400 juta dolar AS atau setara lima koma dua triliun rupiah.

Arum rencananya akan mentransfer setidaknya lima puluh juta dolar AS kepada Pacquiao, yang dikurangi tiga puluh persen pajak, sehari usai pertaningan, sebagai bagian dari prosedur standar bisnis mereka.

“Mayweather seharusnya mengurus urusannya sendiri,” ujar Arum menanggapi komentar Mayweather tersebut. “Saya tidak tidak berminat terlibat dengan pertikaian dengan Mayweather.”

“Anda dapat melihat konferensi pers yang dilakukan Pacquiao. Dia sama sekali tidak berbicara negatif tentang Mayweather. Kami tidak akan mengatakan hal buruk mengenainya. Dia ahli berbicara kotor,” sambungnya.

boxing scene, bbc news dan telegraph

Komentar