Marquez Mulai Melupakan Juara Dunianya

Penulis: Darmansyah

Kamis, 7 Desember 2017 | 08:46 WIB

Dibaca: 0 kali

Marc Marquez mulai meninggalkan euforia-nya sebagai juara MotoGP musim ini dan akan kembali ke trek untuk menyiapkan diri dalam pertanrungan musim depan.

“Saya tak mau terlalu lama larut dalam euforia juara dunia MotoGP  Status  juara dunia hanya berlaku hingga Desember,” ujarnya seperti dikutip “crash,” hari ini, Kamis, 07 Desember.

Marquez yang sempat terpuruk di awal musim  mampu tampil luar biasa di paruh kedua.

Pebalap asal Katalonia itu  akhirnya mampu memenangkan perebutan gelar juara dunia melawan pebalap Ducati, Andrea Dovizioso.

“Saya memiliki tim yang sangat bagus. Tentu saja ketika kami bisa mengakhiri musim dengan status juara dunia, maka itu jadi jauh lebih baik.”

“Namu,n kaki saya tetap menyentuh bumi. Kami jadi juara dunia hingga Desember. Januari nanti sudah menjadi musim baru. Saya harap bisa kembali bertarung seperti tahun ini,” ujar Marquez seperti dikutip dari Crash.

Marquez menegaskan mulai Januari mendatang, dia tak lagi akan mengingat kesuksesannya di MotoGP .

“Sejak Januari nanti, saya adalah pebalap yang berbeda. Itu akan menjadi tahun yang baru. Kami akan bekerja keras sejak pramusim seperti yang telah kami lakukan sejauh ini,” ungkap pemilik enam titel juara dunia grand prix ini.

Marquez mengakui persaingan di MotoGP musim depan akan lebih sengit seiring banyaknya pebalap hebat.

“Seperti yang bisa dilihat tahun ini, kami harus memperhatikan seluruh pebalap. Johann Zarco mampu mengakhiri musim dengan baik, begitu juga Andrea Dovizioso dan Ducati.”

“Kami juga harus melihat level yang bakal ditunjukkan Yamaha musim depan. Namun, setidaknya saat ini saya bisa menikmati momen dan melupakan persaingan itu untuk kurun waktu dua bulan,” kata Marquez

Marc Marquez telah menentukan lawan yang harus diwaspadainya pada musim balap MotoGP tahun depan.

Di antara nama-nama pebalap yang kerap bersaing di papan atas, Marquez hanya menyebutkan tiga nama yang masuk dalam radarnya.

Di antara tiga nama tersebut tidak terdapat peraih tujuh gelar juara balap motor kelas premium, Valentino Rossi.

Marquez menaruh perhatian lebih kepada sang rival musim lalu, Andrea Dovizioso, yang membuatnya harus menunda pesta juara hingga seri terakhir.

“Di antara semuanya Dovizioso bisa menjadi salah satu penantang.Lorenzo akan lebih baik ketimbang tahun ini dan akan bersaing demi podium secara konstan atau setidaknya meraih kemenangan pertama bersama Ducati.”

“ Dan  Zarco yang menyelesaikan musim lebih baik daripada Vinales dan Rossi,” kata Marquez seperti dikutip dari tuttomotoriweb.

ebalap berjuluk ‘Baby Alien’ itu sedang menjalani libur akhir tahun setelah menjuarai MotoGP  dan melakukan serangkaian tes akhir musim serta menjalani acara seremoni setelah menjadi juara.

Diakuinya, musim lalu merupakan musim yang melelahkan dan membuatnya bangga.

“Dari semua gelar, inilah gelar yang saya banggakan karena semua berjhalan sangat ketat. Paruh kedua musim seperti menjadi penentu antara saya atau Dovi yang akan menjadi juara, kami sangat dekat dan saya bangga,” tukas Marquez.

Valentino Rossi sendiri  mengakui Marc Marquez adalah sosok rival yang kuat. Namun, dia juga tak melupakan kehadiran Casey Stoner dan Jorge Lorenzo yang pernah jadi rival utama di lintasan MotoGP.

Sejak Marquez naik ke kelas MotoGP pada empat musim lalu, Rossi makin sulit untuk jadi juara dunia.

Peluang terbaik ada di musim dua tahun lalu saat Rossi kalah dalam perburuan poin dari Lorenzo di seri terakhir.

“Marquez adalah pebalap yang sangat kuat, namun begitu juga Casey Stoner dan Jorge Lorenzo. Saya melihat mereka bertiga sama,” ujar Rossi dalam wawancara dengan Radio Deejay seperti dikutip dari GPOne.

Rossi bahkan mulai menyimpan kekhawatiran Lorenzo bisa mulai beradaptasi dengan motor Ducati dan tampil jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya pada musim

“Ducati adalah motor yang sulit untuk dikendarai, terutama ketika sebelumnya Anda berlomba dengan Yamaha.”

“Ducati dan Yamaha adalah dua motor yang berlawanan, namun Jorge Lorenzo bisa tampil kompetitif di saat akhir. Saya khawatir di tahun depan Lorenzo bisa tampil sangat cepat,” tutur Rossi.

MotoGP musim depan sendiri jadi musim yang menentukan untuk Rossi. Kontrak The Doctor dengan Yamaha akan usai di akhir musim.

Bila Rossi merasa masih kompetitif, maka ia membuka peluang untuk melanjutkan karier di dua musim mendatang.

Komentar