Marquez Kini di Puncak Klasemen MotoGP

Penulis: Darmansyah

Senin, 7 Mei 2018 | 08:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Balapan MotoGP Jerez menyuguhkan penampilan dominan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang berhasil naik podium utama, Minggu malam WIB, 06 Mei

Race bertambah menarik setelah terjadi tabrakan dramatis yang melibatkan duo pembalap Ducati, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, serta rider Repsol Honda, Dani Pedrosa.

Tabrakan tersebut memengaruhi komposisi klasemen sementara MotoGP

Marquez yang sebelum balapan di peringkat kedua, langsung mengambil alih puncak klasemen dari Dovizioso.

Pembalap berjuluk Baby Alien itu mengoleksi tujuh puluh poin atau unggul  dua belas poin atas peringkat kedua.

Dovizioso terlempar ke posisi keempat karena gagal finis sehingga poinnya tak bertambah.

Dia berada di bawah Johann Zarco dan Maverick Vinales yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Johann Zarco naik ke posisi setelah berhasil naik podium kedua pada balapan MotoGP Jerez. Vinales posisinya tak berubah setelah merampungkan balapan di urutan ketujuh.

Andrea Iannone naik satu trap ke urutan keempat setelah naik podium ketiga di Jerez. Dia unggul enam angka atas Valentino Rossi yang menempati posisi keenam.

Rossi naik satu peringkat berkat finis kelima di balapan MotoGP Jerez. Sebelumnya, Rossi menempati urutan ketujuh.

Usai balapan, MarcMarquez secara terus terang mengatakan, kemenangan yang diraihnya pada MotoGP Jerez terasa spesial.

Menurut Marquez, kemenangan itu didapat karena dirinya menjalani balapan secara cerdas.

Marquez mengawali balapan pada grid nomor lima. Namun, selepas start pebalap berjuluk The Baby Alien itu langsung merangsek ke barisan terdepan.

Posisi tersebut mampu dipertahankan Marquez hingga akhir balapan.

“Kemenangan yang luar biasa karena terjadi di depan pendukung yang luar biasa. Sejak awal balapan saya yakin bisa meraih kemenangan pada balapan ini,” kata Marquez seperti dikutip Crash,

“Hari ini, saya bisa meraih kemenangan karena (balapan dengan) cerdas. Saya tahu rekan setim memiliki ketangguhan yang sama, akan tetapi Anda harus mengatasi semua hal di sini,” ujar pebalap berpaspor Spanyol itu.

Pada balapan di Jerez itu terjadi tabrakan antara Pedrosa dengan Lorenzo.

Keduanya tidak saling menyalahkan atas insiden itu

Tabrakan tersebut terjadi delapan lap terakhir. Saat itu, tiga pembalap tersebut menempati posisi kedua, ketiga, dan keempat.

Namun, Lorenzo dan Pedrosa lebih dahulu bertabrakan. Kemudian, Lorenzo menyenggol motor Dovizioso yang membuat tiga pembalap itu mencium aspal secara bersamaan.

“Gambar (foto ataupun rekaman ulang) sudah jelas. Namun, saya tidak ingin berbicara mengenai siapa yang salah. Kami merupakan tiga pembalap terbersih di MotoGP,” kata Lorenzo.

“Ini momen yang sangat tidak beruntung. Kami terjatuh bersama-sama dan tidak tidak pernah terlibat kecelakaan seperti ini sebelumnya. Kami tidak beruntung, terutama bagi Ducati dan Dovi yang sedang bersaing dalam perburuan gelar,” lanjutnya.

Hal senada diungkapkan Pedroso.

Rekan senegara Lorenzo itu menilai ketiga pembalap itu bukan merupakan tipe pembalap yang ceroboh.

“Saya berpikir kami sebenarnya sudah membalap dengan sangat baik. Kami pantas meraih posisi yang lebih baik pada saat ini,” ujar Pedroso.

Sementara itu, pembalap Ducati Andrea Dovizioso, yang juga ikut kecipratan dari kasus tabrakan itu mengatakan, tabrakan tersebut terjadi delapan lap terakhir.

Saat itu, tiga pembalap tersebut menempati posisi kedua, ketiga, dan keempat

Namun, Lorenzo dan Pedrosa lebih dahulu bertabrakan. Kemudian, Lorenzo menyenggol motor Dovizioso yang membuat tiga pembalap itu mencium aspal secara bersamaan.

“Menurut saya, kesalahan terbesar dilakukan Pedrosa. Sebab, dia berada di belakang kami (Dovi dan Lorenzo). Dia masuk sedikit lebih cepat dari biasanya,” kata Dovizioso.

“Pedrosa berada di belakang kami. Dia mampu mengatur situasi, namun justru memutuskan memotong dari dalam, lebih cepat dari biasanya, dan menciptakan insiden itu. Yang jelas, dia melakukan kesalahan,” ujar Dovizioso.

Tidak hanya Pedrosa, Dovizioso juga menyalahkan rekan setimnya, Lorenzo. Dia dan Lorenzo memang saling salip sebelum akhirnya kecelakaan itu terjadi.

“Di sisi lain, Lorenzo tidak memeriksa pembalap lain di belakangnya. Dia memotong terlalu cepat ke jalur dan mencoba keluar secepat yang dia bisa. Ini adalah campuran kesalahan Pedrosa dan Lorenzo. Mereka telah membuat kesalahan,” tutur Dovizioso.

Komentar