Marquez Kesal Jelang Balap di San Marino

Penulis: Darmansyah

Kamis, 6 September 2018 | 14:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Duan hari menjelang balapan di San Marino, MotoGP Italia, pebalap Repsol Honda Marc Marquez mengungkapkan kekesalannya  terhadap pendukung Valentino Rossi.

Marquez akan kembali tampil di ‘markas’ Rossi pada lanjutan balapan MotoGP musim ini

Sebelumnya pada balapan MotoGP Italia di Sirkuit Mugello,  Juni lalu, Marquez mendapat cemoohan dari pendukung Rossi setelah mengalami kecelakaan saat balapan.

Jelang balapan MotoGP San Marino, Marquez kembali mengungkapkan kekesalan terhadap pendukung Rossi. Pebalap itu mengatakan seharusnya pendukung Rossi bersikap sportif.

“Saya tidak suka siulan (cemoohan) seperti yang dilakukan mereka (pendukung Rossi). Ini seperti sepak bola. Saya mendukung Barcelona, tapi jika Real Madrid menang dan bermain lebih baik, saya akan tepuk tangan untuk lawan yang pantas mendapatkan tiga poin,” ujar Marquez kepada TV8 dikutip dari Marca.

Lebih lanjut Marquez mengatakan pendukung Rossi seharusnya menghargai setiap pebalap yang mempertaruhkan nyawa mereka di atas sirkuit balap.

“Saya tidak suka cemoohan itu, karena kami melaju tiga ratus kilometer per jam di atas trek. Kami mempertaruhkan nyawa kami saat naik sepeda motor. Jika Anda amatir, Anda akan suka melihat salip menyalip, bukan identitas si pebalap,” ucap Marquez.

Musim lalu Marquez juga mendapat cemoohan dari pendukung Rossi usai memenangi balapan MotoGP San Marino. Ketika itu Marquez membalas cemoohan pendukung Rossi dengan melakukan gerak tubuh ‘kiss bye‘ dari atas podium.

“Saya melakukannya karena mereka terus mencemooh saya. Saya selalu minta pendukung saya untuk menghormati semua pebalap, karena di setiap balapan ada nyawa yang dipertaruhkan. Akan bagus jika kami bisa membalap dengan damai,” ujar Marquez.

Sehari sebelumnya Marc Marquez telah bertekad untuk mengincar kemenangan keenam di Sirkuit Misano Marco Simoncelli

Marquez ingin mengulang keberhasilan tahun lalu ketika menjadi pemenang di MotoGP San Marino.

Sebelumnya pebalap berjuluk Baby Alien itu sudah pernah menjadi kampiun di Sirkuit Misano Marco Simoncelli pada tiga tahun lalu juga di ajang MotoGP.

Ketika berlaga di kelas Moto2, Marquez juga tercatat dua kali menjadi juara di San Marino

Satu gelar lain diraih ketika Marquez masih membalap di kelas bawah

Pebalap penguasa MotoGP sejaklima tahun lalu  itu memiliki peluang yang cukup bagus untuk memenuhi ambisinya lantaran Honda terbukti mampu menjadi pemenang di San Marino dalam tiga balapan terakhir. Selain Marquez

Dani Pedrosa tercatat sebagai pebalap yang finis terdepan pada balapan dua tahun lali.

“Misano adalah sirkuit yang cukup berangin dan masuk dalam kategori slow race jika dibandingkan dengan sirkuit lainnya. Menuntut pebalap untuk pelan dan berakselerasi.”

“ Kami berhasil meraih kesuksesan pada tahun-tahun yang lalu. Kami memiliki memori bagus di Italia dan kami ingin menambahnya pada hari Minggu depan.”

“Tahun lalu saya merasa nyaman di atas motor dan saya bisa berkendara sesuai dengan keinginan saya. Kendati demikian, kami akan menjalani hari Jumat dengan mentalitas yang biasanya.”

“ Kami siap menghadapi tantangan dan beradaptasi dengan segala situasi,” ucap Marquez seperti dikutip Speedweek. Untuk meraih kemenangan keenam di Sirkuit Misano, Marquez berharap lintasan tidak diguyur hujan sehingga dapat meningkatkan performa sejak sesi latihan hingga kualifikasi.

Sementara itu, poosisi start pertama di MotoGP San Marino tidak menjamin posisi terdepan ketika garis finis dikibarkan.

MotoGP San Marino yang digelar di sirkuit Misano,dan untuk dicatat ada  fakta ada beberapa menarik jelang balapan  itu.

Para pebalap MotoGP akhirnya bisa kembali beraksi di lintasan balap setelah terakhir kali berlaga di MotoGP Austria,  Agustus lalu.

Pasalnya balapan MotoGP Inggris yang sedianya berlangsung pada 26 Agustus harus dibatalkan lantaran kondisi cuaca buruk.

Dalam tiga musim terakhir, pebalap Honda selalu jadi pemenang di MotoGP San Marino, yaitu Marc Marquez  dua kali dan lainnya milik Dani Pedrosa

Selain itu  Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sama-sama mengoleksi gelar terbanyak sejak Misano kembali jadi trek MotoGP San Marino pada

Kedua pebalap tersebut sama-sama mengoleksi tiga gelar.

Pada musim lalu, Valentino Rossi gagal tampil di MotoGP San Marino karena mengalami cedera patah kaki dalam latihan.

Hal itu pula yang menutup peluang Rossi untuk bersaing dalam perburuan gelar juara musim lalu.

Sejak paruh kedua MotoGP 2018 dimulai, Marc Marquez belum berhasil meraih kemenangan seri. Dua seri MotoGP di Rep.Ceko dan Austria dimenangkan oleh Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso.

Namun Marc Marquez sejauh ini jadi pebalap dengan kemenangan seri terbanyak di MotoGP musim ini

Marquez telah mengoleksi lima kemenangan, unggul dua kemenangan atas Jorge Lorenzo

Komentar