Marquez Janji Gusur Dovi di San Marino

Penulis: Darmansyah

Rabu, 6 September 2017 | 09:37 WIB

Dibaca: 0 kali

Marc Marquez berjanji akan menggilas Andrea Dovizioso dari puncak klasemen  yang sudah dua pekan terakhir bertengger di posisi pertama klasemen MotoGP  dalam balapan di San Marino Minggu, 10 September mendatang

“Marquez  berambisi merebut kembali posisi puncak,” tulis laman “crash,” hari ini, Rabu, 06 September..

Baby Alien optimistis bisa merealisasikan misi tersebut karena punya modal positif menghadapi balapan MotoGP San Marino

“Kami menjalani tes dengan hasil bagus di sana pada Agustus. Jadi, kami akan pergi ke sana untuk mendapat hasil bagus dimulai pada Jumat pagi,” kata Marquez, seperti dilansir Crash.

Pekan lalu, Marquez kehilangan puncak klasemen setelah mesin motornya jebol pada MotoGP Inggris, di Sirkuit Silverstone.

Dovizioso naik ke posisi teratas klasemen MotoGP,  unggul sembilan poin atas Marquez yang tergusur ke posisi kedua.

Dengan enam poin tersisa, Marquez pantang melakukan kesalahan lagi. Dia juga harus berusaha selalu finis di depan Dovizioso, dimulai pada balapan di Misano.

“Kami akan berusaha dan menikmati akhir pekan luar biasa di Misano, melupakan balapan terakhir. Hal terpenting adalah belakangan ini kami kompetitif di semua jenis lintasan,” ujar Marquez.

Dia menambahkan, “Jadi sekarang kami berangkat ke MotoGP Misano, dengan layout sempit, dengan pendekatan dan mentalitas yang hasilnya sangat bagus bagi kami.”

Marquez, menyebut Andrea Dovizioso menjadi kandidat kuat dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2017, setelah Valentino Rossi mengalami cedera.

Menurut Marquez, Dovizioso sangat kuat bersama Ducati sepanjang MotoGP musim ini.

Rossi mengalami cedera patah kaki saat latihan latihan di Italia, beberapa waktu lalu. Pembalap asal Italia itu sempat mendapat perawatan di sebuah rumah sakit di Rumini.

Cedera tersebut membuat Rossi absen balapan di MotoGP San Marino yang bakal berlangsung akhir pekan ini. Rossi juga kemungkinan melewatkan balapan di dua seri berikutnya, Aragon dan Motegi.

Dengan cederanya Rossi, Marquez menyebut Dovizioso sebagai rival utama. Terlebih lagi, Dovizioso berada di puncak klasemen  unggul sembilan angka dari Marquez.

“Mungkin Dovizioso belum pernah bertarung untuk gelar MotoGP sampai tahun ini. Namun, dia melakukannya di kategori yang lebih kecil, dan harus melewati banyak situasi berbeda,” ucap Marquez, seperti dikutip dari Motor Sport.

Sementara itu rekan Dovizioso di Ducati Jorge Lorenzo, mengisyaratkan kemungkinan tim baru menginstruksikan permainan team order pada balapan seri terakhir di Valencia.

Dengan catatan, Dovizioso masih bertahan di posisi teratas klasemen sementara MotoGP.

Saat ini Dovizioso bertengger di posisi teratas  Dia unggul sembilan angka dari Marc Marquez yang mengekor di urutan kedua.

Artinya, masih ada perubahan yang akan terjadi pada enam balapan tersisa di ajang MotoGP musim ini.

“Saat ini kami belum berbicara dengan tim tentang membantu Dovi. Kemungkinan tim baru menggunakannya pada seri terakhir, tapi Dovi masih bertahan di posisi teratas,” jelas Lorenzo seperti dikutip dari Autosport.

Apa yang dikatakan Lorenzo merupakan respon dari perkataan Andrea Dovizioso.

Saat menjalani balapan di Silverstone, pimpinan klasemen sementara MotoGP itu mengaku tidak setuju dengan permainan team order

“Pada saat ini ada banyak balapan yang harus dilalui dan saya terus maju. Jika saya bisa memperjuangkan kemenangan, saya akan mencoba melakukannya,” terang Lorenzo.

Lain lagi dengan pembalap Monster Tech 3 Yamaha, Johann Zarco.

Ia  berharap bisa finis di posisi lima klasemen akhir MotoGP

Dia juga sudah siap balapan di MotoGP San Marino, akhir pekan ini.

Bagi Zarco, MotoGP San Marino yang berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli merupakan balapan yang menarik.

Terlebih lagi, trek ini memiliki enam belas tikungan dan empat lintasan lurus.

“Saya sangat senang mengunjungi Misano karena sangat menarik. Ini merupakan trek yang kecil untuk motor MotoGP. Jadi sangat penting bekerja efektif dengan tim untuk mengatur kecepatan motor,” kata Zarco, dikutip dari situs resmi MotoGP.

Karena lebar lintasan yang memadai, pembalap debutan MotoGP itu berharap timnya bisa menemukan pengaturan motor yang tepat. Dia berharap bisa menjaga jarak dengan penghuni papan atas seperti Marc Marquez, Maverick Vinales, hingga Andrea Dovizioso.

“Saya tahu, balapan di hari Minggu nanti tidak bakal mudah. Tapi saya berharap bisa konsisten sejak awal hingga akhir balapan,” ujar pria asal Prancis tersebut.

Zarco berharap bisa mendapat banyak poin di San Marino.

Dia ingin mewujudkan ambisnya berada di posisi kelima pada akhir klasemen MotoGP. Untuk saat ini, dia berada di posisi keenam dengan  seratus sembilan poin.

Komentar