Marquez Ingin Nikmati Sisa Balapan

Penulis: Darmansyah

Kamis, 20 Oktober 2016 | 10:58 WIB

Dibaca: 0 kali

Marc Marquez yang telah  memastikan gelar juara dunia  tetap serius saat tampil di GP Australia akhir pekan ini.

Marquez ingin perayaan status juara dunia yang indah.

Marquez berhasil merebut titel juara dunia MotoGP ketiga dalam kariernya setelah ia jadi juara di GP Jepang dan di saat bersamaan Valentino Rossi serta Jorge Lorenzo gagal menyelesaikan balapan.

Meskipun telah memastikan status juara dunia di tangannya, Marquez tak mau main-main saat pergi ke Australia.

“Pertama, saya akan berusaha menikmati balapan di Australia. Phillip Island adalah salah satu sirkuit favorit saya. Sirkuit tersebut masuk kategori sirkuit cepat dan sangat spesial bagi saya.”

“Namun cuaca yang ada di sana bisa membingungkan dan menyulitkan,” ujar Marquez seperti dikutip dari WA Today.

Marquez memasang target minimal berdiri di podium agar bisa merayakan status juara dunianya dengan elegan.

“Kami akan mencoba mengakhiri perlombaan dengan berdiri di podium. Bahkan bila mampu berada di posisi puncak podium hal itu bakal jadi cara yang spesial untuk merayakan gelar,” tutur Marquez.

Keberhasilan Marquez tampil cemerlang di MotoGP membuatnya disamakan dengan Mick Doohan, legenda balap motor Australia yang juga menunggangi Honda.

“Tentu sangat menyenangkan bila melihat orang-orang membandingkan saya dengan Doohan.”

“Saya mengenalnya dengan baik dan hal ini tentunya sangat luar biasa. Perbandingan ini tentu bakal memotivasi saya untuk terus berusaha tampil di level atas,” ucap Marquez.

Sementara itu  Jorge Lorenzo menyebut  Marquez  dinaungi keberuntungan bisa juara dunia MotoGP musim ini

“Sejujurnya ia  merupakan yang terbaik pada 2014 dan musim ini,” ungkap Lorenzo seperti dikutip dari SBS.

Namun, Lorenzo menyebut faktor utama kemenangan Marquez karena didukung motornya di tim Honda.

“Pada musim pertama ia juara, Honda merupakan motor terbaik. Yamaha sedikit di belakangnya,” tutur Lorenzo.

“Amat sulit bagi saya untuk bersaing dengan Dani Pedrosa dan Marc Marquez karena mereka punya motor terbaik.”

Bukan hanya soal motor yang ditumpanginya, Marquez juga disebut kerap mengalami keberuntungan ketika dalam situasi sulit.

Sensasi Marquez kian bersinar di mata para pebalap lainnya lantaran ia menjadi pebalap termuda yang sukses meraih tiga gelar juara.

Marquez juga  menjelaskan mengapa dirinya bisa tampil lebih cepat pada gelaran balap MotoGP tahun ini.

Menurut pembalap asal Spanyol, penggunaan winglet menjadi salah satu faktor utamanya.

Marquez mengatakan kalau penggunaan winglet membuat motor RC213V miliknya bisa lebih kencang.

Bahkan ia  menyebut penggunaan winglet merupakan sebuah langkah besar.

Namun Marquez harus gigit jari karena penggunaan sayap pada motor akan dicabut musim depan. Alasannya karena penggunaan sayap menjadi salah satu penyebab beberapa pembalap terjatuh saat balapan.

“Penggunaan winglet jadi salah satu langkah besar, tapi saya tahu itu tidak akan digunakan tahun depan,” kata Marquez, seperti dinukil dari Autosport, Kamis, 20 Oktober 2016.

Winglet menjadi sesuatu yang membuat saya bisa tekanan kepada tim, meminta mereka menemukan winglet yang bagus karena saya pikir itu bisa mengatasi masalah akselerasi pada motor,” terangnya.

“Di Brno, mereka memberikan saya saya winglet besar untuk dicoba dan setelah balapan itu kami menjadi semakin baik dan baik,” tuntas rekan setim Dani Pedrosa tersebut.

Dalam balapan di MotoGP Australia nanti, Marc Marquez akan memiliki rekan baru, Nicky Hayden.

Hayden akan membalap untuk tim Repsol Honda mengganti Dani Pedrosa yang cedera karena kecelakaan dalam sesi latihan MotoGP Jepang.

Pedrosa yang mengalami cedera patah tulang selangka akibat kecelakaan itu diprediksi absen di dua seri selanjutnya, Australia dan Malaysia.

Dalam ajang GP Jepang akhir pekan lalu, posisi Pedrosa digantikan pebalap lokal yang juga pebalap tes Honda, Hiroshi Aoyama.

Kepastian Hayden yang menjadi juara dunia saat membalap untuk tim Repsol Honda itu diungkap lewat situs resmi HRC.

Pedrosa mengalami cedera patah tulang selangka di sesi latihan MotoGP Jepang. Kondisi tersebut membuat dia diprediksi akan absen tiga seri (Jepang, Australia, dan Malaysia).

Jika pada balapan di Jepang posisi Pedrosa diisi oleh Hiroshi Aoyama, maka pada MotoGP Australia tempatnya akan digantikan oleh Nicky Hayden. Demikian dikutip dari situs resmi HRC.

“Pertama, saya berharap yang terbaik untuk Dani, saya yakin dia akan kembali lebih kuat dari sebelumnya seperti yang biasa ia lakukan,” kata Hayden menanggapi penunjukkan dirinya seperti dikutip dari Autosport.

“Bagi saya ini kerja keras yang gila, tapi ini adalah sebuah kesempatan. Sepuluh tahun setelah saya memenangkan titel juara dunia, sekarang kembali lagi ke tim impian saya yang lama.”

Hayden pun mengaku antusias untuk terbang ke Australia bergabung dengan tim Honda di Phillip Island.

Ia berharap dapat memberikan yang terbaik bagi tim Repsol Honda.

“Berbicara Phillip Island ada dua hal yang selalu dipertimbangkan, cuaca dan roda, tetpai ini adalah sebuah lintasan yang saya cintai dan saya tak sabar lagi mengendari motor di sana,” kata Hayden

Hayden yang berasal dari Amerika Serikat itu finis di posisi ke-15 saat berada di GP Aragon.

Belum diketahui apakah Hayden pun akan membalap di Malaysia untuk tim Repsol Honda, namun pria asal Amerika Serikat itu telah mengucapkan terima kasih kepada timnya di Superbike karena memberinya izin membalap sementara untuk Repsol Honda.

Komentar