Marquez Dibawah Ancaman Rossi

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 31 Desember 2016 | 09:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Sehari menjelang penutupan tahun, laman situs MotoGP sangat terkenal menurunkan tulisan bahwa Valentino Rossi dan Maverick Vinales akan menjadi lawan tangguh bagi Marc Marquez, yang sekaligus bisa menjegal ambisinya untuk menuju jenjang juara.

Pada tahun ini Marc Marquez sukses mengecundangi Valentino Rossi dalam perburuan gelar juara MotoGP

Sejumlah kesalahan dan kesialan yang dialami Rossi membuar Marquez bebas melenggang untuk menyabet gelar juara.

Walau pun mampu menjegal Rossi setahun lalu,  Marquez tak pernah  meremehkan kemampuan rivalnya asal Italia itu.

Pebalap Repsol Honda tersebut justru masih menyebut Rossi  sebagai  pesaing terberatnya musim depan.

Selain Rossi, ia juga menyebut keberadaan Maverick Vinales di Movistar Yamaha musim depan, bakal jadi ancaman.

“Ancaman terbesar bagi saya untuk musim saya tetap lah Rossi dan Vinales,” tutur Marquez seperti dikutip dari Tuttomotori.

“Masih terlalu dini untuk mengatakan pebalap yang paling sulit dikalahkan antara Rossi dan Vinales, tapi mereka sangat cepat.”

Lantas, bagaimana ancaman dari Jorge Lorenzo?

Marquez justru tak terlalu memperhitungkan Jorge Lorenzo bersama tim barunya Ducati sebagai ancaman terbesarnya musim depan.

“Yamaha sangat kuat dengan dua pebalapnya, termasuk pula Ducati. Tapi sulit untuk bisa memprediksi Lorenzo juara pada tahun pertamanya bersama Ducati,” terang Marquez.

Menurutnya, Lorenzo bakal bekerja keras untuk fokus beradaptasi dengan motor barunya pada MotoGP tahun depan.

MotoGP tahun mendatang bakal melahirkan sejumlah perubahan personel pada sejumlah tim. Di antaranya adalah Vinales dengan Movistar Yamaha dan Lorenzo dengan Ducati.

Hanya Marquez dan Rossi yang tetap menjadi pebalap andalan Repsol Honda serta Movistar Yamaha.

“Banyak pebalap yang sudah berganti tim pabrikan dan tak banyak di antara mereka yang menghabiskan sebagian besar kariernya dengan hanya satu tim,” ucap pebalap asal Spanyol itu.

“Hati dan keyakinan saya saat ini masih ada di Honda. Dalam lima tahun lagi mungkin saya akan mendapat motivasi lain, bukan saat ini.”

Pada usianya yang terbilang masih muda, Marquez sukses menyabet lima gelar juara balap motor.

Tiga di antaranya juara tig kali di MotoGP

Marquez, dikenal sebagai rider yang selalu menampilkan gaya balap yang agresif.

Gaya balap yang selalu ditunjukkan Marquez tersebut dinilai rider Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, sebagai gaya masa kini.

Rossi mengakui Marquez merupakan pembalap yang sangat agresif.

Menurut Rossi, gaya balap agresif itulah yang menjadi andalan dan kekuatan The Baby Alien ­-julukan Marquez- hingga akhirnya bisa sehebat saat ini.

“Diaadalah pembalap yang sangat kuat yang tidak pernah menyerah, dan dia memiliki gaya balap yang mana merupakan tipikal dari generasi masa kini,” kata Rossi, sebagaimana diwartakan Speedweek.

Tak hanya agresif, Marquez juga dinilai Rossi memiliki sesuatu yang spesial pada gaya balapnya.

Menurut The Doctor -julukan Rossi, hal tersebut terlihat ketika pembalap berkebangsaan Spanyol itu sedang menikung.

“Dia juga memiliki gaya yang spesial, dia menyentuh lintasan dengan sikunya (ketika menikung) dan bisa sering menyelamatkan dirinya ketika ingin menyalip. Mungkin dia memang terlalu cepat,” pungkas juara dunia tujuh kali MotoGP itu.

Terhadap pencapaiannya sepanjang tahun ini, Marc Marquez, mengaku senang

Pembalap asal Spanyol tersebut berhasil tampil mengejutkan dengan merebut gelar juara dunia ketiganya di ajang MotoGP.

Berkat raihannya tersebut, banyak pihak yang menyetarakan Marquez dengan beberapa legenda balap motor bergensi di dunia itu.

Meski demikian, sang pembalapt tidak ingin jemawa dengan anggapan tersebut.

Dirinya masih ingin mendulang banyak kesuksesan di ajang MotoGP hingga akhir kariernya.

“Ini sangat luar biasa ketika orang-orang membandingkan Anda dengan seorang legenda. Menjadi pembalap muda yang memiliki tiga gelar MotoGP, ini menjadi pencapaian yang luar biasa. Tentu sulit untuk dimengerti,” ujar Marquez, mengutip dari Crash

“Saya lebih senang jika tidak memikirkan hal itu. Saya lebih fokus untuk melanjutkan karier dan mendorong diri untuk lebih baik. Saya pikir ini menjadi jalan yang baik untuk meraih kesuksesan dalam karier saya,” pungkasnya.

Komentar