Ancaman Fans Rossi untuk Marc Marquez

Penulis: Darmansyah

Rabu, 18 April 2018 | 07:51 WIB

Dibaca: 1 kali

Seri ketiga MotoGP musim ini, yang akan berlangsung Minggu, atau Senin dinihari WIB, di Sirkuit Austin, Amerika Serikat, berada di bawah bayangan ancaman fan Valentino Rossi  untuk Marc Marquez yang menabraknya di balapan seri kedua, Argentina.

“Marquez bisa berada dalam ancaman penggemar Valentino Rossi sepanjang seri MotoGP Amerika Serikat,” tulis laman belapan terkemuka “crash,” hari ini, Rabu, 18 April.

Hubungan Rossi dan Marquez kembali memanas karena insiden tabrakan di MotoGP Argentina, 08 April lalu.

Marquez membuat Rossi gagal mendapatkan poin di Sirkuit Termas de Rio Hondo setelah menabrak pebalap berjuluk The Doctor tersebut.

Sejumlah penggemar Rossi berusaha menghampiri Marquez usai balapan MotoGP Argentina.

Seperti juga ditulis  laman “daily star,” hari ini, sejumlah penggemar Rossi melompat pagar Sirkuit Termas de Rio Hondo dan berusaha melakukan konfrontasi dengan Marquez.

Momen itu terjadi ketika Marquez berusaha minta maaf kepada Rossi di garasi Movistar Yamaha.

Pihak keamanan berhasil mencegah laju sejumlah penggemar Rossi tersebut hingga tidak terjadi apa-apa terhadap Marquez.

Insiden serupa bisa kembali dialami Marquez saat menjalani MotoGP Amerika, akhir pekan ini. Juara bertahan MotoGP itu bisa dalam ancaman penggemar Rossi sepanjang berada di Sirkuit Austin.

MotoGP bukan seri balapan yang punya pamor besar di Amerika. Tapi, Rossi tetap memiliki banyak penggemar di Negeri Paman Sam tersebut.

Jumlah penggemar Rossi dipastikan akan lebih banyak dari pebalap lainnya di MotoGP Amerika.

Kondisi serupa pernah dialami Marquez ketika kali pertama berseteru dengan Rossi pada tiga  musim silam

Sejak insiden kontroversial di MotoGP Malaysia tiga musim lalu, Marquez selalu mendapat cemoohan dari penggemar Rossi.

Pihak pengelola MotoGP, Dorna, bahkan sempat memberikan Marquez pengawal khusus saat tampil di MotoGP Italia, Mei dua tahun lalu.

Dorna juga memberi adik Marquez, Alex, yang tampil di kelas Moto2 pengawal khusus.

Marquez sendiri mengaku tidak kapok setelah menabrak Rossi. Juara dunia MotoGP empat kali itu tidak akan mengubah gaya membalap usai kontroversi MotoGP Argentina.

“Saya akan tetap sama. Saya selalu membalap dengan intensitas tinggi, tapi MotoGP Argentina merupakan akumulasi dari banyak hal. Saya tidak beruntung, saya menyentuh Rossi dan kemudian dia terjatuh. Saya melakukan kesalahan dan mendapat hukuman,” ujar Marquez.

Sementara itu, pebalap Andrea Iannone ingin meniru karier Valentino Rossi yang panjang di tengah persaingan ketat MotoGP.

Nasib Andrea Iannone di Suzuki mulai dalam ancaman seiring rumor kedatangan Jorge Lorenzo ke tim tersebut. Dengan usia bakal menginjak tiga puluh tahun di  musim depan, maka Iannone berharap ia bisa punya karier panjang seperti Rossi.

“Saya rasa Valentino Rossi adalah contoh yan luar biasa bagi saya. Dia sudah hampir 40 tahun dan dia tetap ada di rombongan depan,” kata Iannone seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Meski dalam ancaman kedatangan Lorenzo, Iannone mengaku tetap tenang memikirkan masa depannya di Suzuki.

“Tentu saja saya membicarakan masa depan saya dan Suzuki, namun saya tidak hanya berbicara dengan Suzuki. Saya punya sejumlah proposal lain namun tentu saja prioritas utama saya adalah melanjutkan karier bersama tim ini.”

“Suzuki adalah grup yang fantastis dan saya selalu punya perasaan yang bagus bersama mereka,” ucap Iannone.

Bila dibandingkan musim lalu, penampilan Iannone di awal musim ini lebih menjanjikan. Iannone sudah meraih lima belas poin dari dua seri awal, hanya berjarak lima poin dari posisi lima besar.

Pada musim lalu, Iannone hanya mengoleksi tujuh puluh poin dalam semusim dan harus puas di peringkat ketiga belas. Iannone lima kali gagal finis di musim  tersebut.

MotoGP Amerika Serikat merupakan balapan ketiga MotoGP musim ini dan menempatkan  Marc Marquez sebagai penguasanya.

Marquez tidak pernah kehilangan kemenangan di MotoGP Amerika sejak digelar di Sirkuit Austin pada lima tahun silam

Pebalap asal Spanyol itu meraih lima kemenangan beruntun di MotoGP Amerika. Hebatnya lagi, Marquez juga selalu meraih pole MotoGP Amerika.

Sepeda motor Honda RC213V terbilang cocok dengan karakter trek Sirkuit Austin. Pasalnya rekan setim Marquez, Dani Pedrosa, merupakan pebalap paling sukses kedua di MotoGP Amerika dengan koleksi tiga posisi podium

Selanjutnya ada pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dan duo Ducati, Andrea Dovizioso serta Jorge Lorenzo, yang sama-sama mengoleksi dua podium di MotoGP Amerika.

Pada MotoGP Amerika tahun ini, Marquez kembali difavoritkan meraih kemenangan meski fokus juara bertahan MotoGP itu terganggu perseteruan dengan Rossi.

Marquez semula dijadwalkan menjadi salah satu pebalap yang hadir dalam konferensi pers jelang MotoGP Amerika, bersama Rossi.

Namun, pihak Dorna selaku pengelola MotoGP memutuskan untuk menghapus nama kedua pebalap demi meredakan tensi.

Komentar