Marquez Bisa Juara di Phillip Island

Penulis: Darmansyah

Selasa, 15 Oktober 2013 | 18:06 WIB

Dibaca: 0 kali

Persaingan perebutan gelar juara MotoGP 2013 akan berpindah ke Sirkuit Philip Islan, GP Australia, akhir pekan depan, dan Marc Marquez hampir bisa dipastikan akan menggeser Jorge Lorenzo dari tahtanya.
Walau pun masih menyisakan tiga seri balapan, dengan selisih 43 poin di klesemen sementara, Marquez memerlukan penampilan yang aman untuk menjaga “ritme” balapan. Secara matematis semuanya telah berakhir. Tapi secara angka memang masih ada sisa yang harus diraih oleh Lorenzo dengan harapan Marquez terlempar dari arena sirkuit.

Bagi Marquez keberjahasilan finis di posisi dua pada MotoGP Malaysia membuatnya makin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP 2013. Di puncak klasemen dengan poin 298, Marquez unggul 43 poin dari Jorge Lorenzo yang berada di posisi kedua.

Dengan hanya ada tiga seri tersisa di musim ini, itu artinya Marquez akan bisa mengunci gelar juara dunianya di Phillip Island, Minggu, 20 Oktober 2013. Syaratnya: Marquez jadi pemenang dan Lorenzo finis di luar dua besar.

“Masih ada tiga balapan lagi. Saya harus mempertahankan mentalitas yang sama karena saat ini semuanya berjalan baik. Phillip Island adalah satu di antara balapan lain, dan dunia tak akan berakhir jika saya tidak menang di sana. Tapi itu jelas sangat penting untuk dapat poin di sana,” sahut Marquez di MCN.

Jika berhasil menjadi juara dunia musim ini, Marquez akan menyamai catatan yang sebelumnya dibuat Kenny Roberts. DI tahun 1978, rider asal Australia itu menjadi juara dunia di tahun pertama dia terjun di ajang rajanya balap motor.

Tentang senggolan yang menghebohkan di Sepang antara dirinya dengan Lorenzo, Marc Marquez mencoba santai.. Baginya, kejadian tersebut adalah momen yang seru.

Pada balapan seri ke-16 MotoGP di Sepang, akhir pekan lalu, Dani Pedrosa, menguasai tiga sesi latihan bebas dan finis paling depan. Sementara Marquez menguntit di posisi dua, setelah sempat terjadi pertarungan dengan Lorenzo yang akhirnya finis ketiga. Pada pertarungan itulah terdapat sedikit kontak antara Marquez dan Lorenzo.

“Pada satu overtake, saya merasakan adanya kontak dari Lorenzo. Tapi, itu tak masalah. Seperti dalam balapan, bukan? Dia menyalip saya dari dalam, dan saya tak memperkirakan itu. Kami terlibat kontak, tapi Anda tahu, itu momen yang seru!” ujar Marquez, sebagaimana dilansir Crash..

Sebelumnya, pada MotoGP Aragon, kontak terjadi antara Marquez dan rekannya, Pedrosa. Saat mencoba menyalip dari sisi luar, motor Marquez sedikit menyentuh motor rekannya, yang ternyata membuat kabel kontrol traksi putus. Akibatnya, Pedrosa pun crash sehingga akhirnya gagal melanjutkan balapan.

Atas aksinya tersebut, Marquez diberi satu penalti poin oleh Race Direction, sementara Honda dikenai potongan 25 poin pada klasemen manufaktur. Bagi Marquez, hukuman tersebut terbilang ringan, lantaran tak harus start paling belakang, karena akumulasi penalti poinnnya saat ini adalah tiga, sedangkan berdasarkan regulasi, pembalap start dari posisi buncit jika telah mengumpulkan empat poin.

Usaha Jorge Lorenzo untuk mempertahankan gelar juara MotoGP semakin berat. Kendati demikian, Lorenzo tidak akan menyerah dan akan terus berjuang untuk menjadi yang terbaik.

Pembalap asal Yamaha itu tidak mampu membendung keperkasaan Marc Marquez dan Dani Pedrosa di MotoGP Malaysia. Kedua pembalap Repsol Honda tampil digdaya dengan finis satu dan dua. Kendati peluang menjadi juara semakin berat, tapi Lorenzo tidak akan menyerah.

“Semua belum berakhir karena Marquez masih belum juara dunia, tapi mungkin semakin dekat. Tidak hanya jarak poin, tapi mereka memang sangat kuat. Kami harus terus mencoba meningkatkan performa motor, tapi kami tidak berada dalam level yang sama,” kata Lorenzo, dikutip dari MCN, Selasa..

Dengan Pedrosa meraih kemenangan ketiga di Sirkuit Sepang, sekarang pembalap Repsol Honda itu hanya tertinggal 11 poin di belakang Lorenzo untuk memperebutkan posisi kedua di akhir klasemen pembalap.

Posisi kedua hanya menjadi sebuah hadiah hiburan, tapi Lorenzo tidak akan membiarkan Pedrosa menyalip posisinya di klasemen akhir dan bertekad untuk terus berjuang hingga akhir musim nanti.

“Target saya adalah memenangkan balapan di Phillip Island dan tetap di depan Pedrosa karena menjadi lebih baik ketimbang ketiga. Semua yang bisa saya lakukan adalah mencoba hingga akhir tahun dengan cara yang terbaik dan saya akan bertarung hingga musim berakhir,” tegasnya.

Komentar