Marquez Akui Diuntungkan Blunder Dovi

Penulis: Darmansyah

Senin, 21 Mei 2018 | 10:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Balapan MotoGP di Le Mans Circuit Minggu malam memberi keuntungan bagi Marquez akibat blunder yang dilakukan pebalap Ducati Andrea Dovizioso.

Marquez mengakui mendapat keuntungan dari kecelakaan yang dialami oleh Andrea Dovizioso ketika memenangi balapan.

Dovizioso tampil agresif di awal balapan, namun sudah harus keluar dari balapan saat lomba berjalan lima lap.

Keagresifan Dovizioso tak berbuah manis karena ia gagal mengontrol motor dengan baik di tikungan enam hingga terjatuh.

Setelah Dovizioso kecelakaan, Marquez bisa memperbaiki posisi hingga akhirnya merebut posisi pertama dari Jorge Lorenzo pada lap kesepuluh.

Setelah momen tersebut, Marquez mampu mempertahankan posisi pertama hingga balapan di Sirkuit Le Mans berakhir.

“Saya sangat gembira karena sejatinya trek ini adalah trek yang sulit bagi kami. Namun memang sejak Dovizioso kecelakaan, maka ini jadi balapan yang berbeda,” kata Marquez dalam wawancara dengan Fox Sports seusai balapan.

Marquez mengakui balapan di Sirkuit Le Mans akan berlangsung lebih ketat dan menarik bila Dovizioso mampu bertahan di lintasan hingga akhir balapan.

“Petrucci memiliki jarak yang dekat dengan saya, sedangkan Dovizioso punya kecepatan yang lebih bagus dari Danilo Petrucci. Bila Dovizioso ada, maka mungkin balapan akan sengit dan persaingan terjadi hingga tikungan terakhir.”

“Setelah memimpin lomba di depan, saya berusaha untuk terus memacu motor. Saya tahu Petrucci dan Valentino Rossi punya kecepatan bagus di belakang saya,” ucap Marquez.

Marquez menggunakan setelan ban medium di depan dan ban keras di belakang. Keputusan itu menjadi salah satu penentu kemenangan di MotoGP Prancis.

“Saya sudah menjajal ban keras untuk ban depan pada sesi kemarin dan melaju dengan cepat. Namun saat balapan, saya memilih menggunakan ban medium. Meskipun lebih lambat, namun kontrol lebih didapat.”

“Di awal lomba, saya memang memilih menunggu dan tidak langsung agresif karena ban butuh dua lap untuk benar-benar berada di temperatur yang cocok,” kata Marquez.

Marc Marquez  sendiri berhasil menjadi juara MotoGP Prancis dengan mengalahkan Danilo Petrucci dan Valentino Rossi.

Marquez sempat terpuruk ke posisi empat di awal balapan meski start dari posisi dua.

Memulai balapan dari posisi keenam, Jorge Lorenzo melakukan start dengan sempurna dan memimpin balapan dari Johann Zarco, Andrea Dovizioso, Marc Marquez, Danilo Petrucci, dan Valentino Rossi.

Dovizioso kemudian mengambil alih posisi kedua dari tangan Zarco di lap ketiga. Zarco yang tampil di depan puluhan ribu pendukung tuan rumah melebar di tikungan enam.

Dovizioso berhasil menyusul Lorenzo di lap kelima, namun kemudian gagal mengontrol motor Ducati dengan baik. Dovizioso tergelincir di tikungan enam dan gagal melanjutkan balapan.

Tidak lama kemudian giliran Zarco yang terjatuh di tikungan delapan pada lap delapan saat mempertahankan posisi kedua di belakang Lorenzo.

Dua lap kemudian Marquez untuk kali pertama di pertandingan ini memimpin balapan pada lap kesepuluh.

Puluhan ribu penonton kembali bersorak pada lap ketiga belas ketika Rossi berhasil menyalip Lorenzo untuk merebut posisi ketiga pada tikungan kedelapan.

Rossi berhasil memanfaatkan penampilan Lorenzo yang terus menurun karena menggunakan ban lunak.

Posisi tiga besar Marquez, Petrucci, dan Rossi terus mempertahankan posisi hingga akhir balapan. Lorenzo yang sebelumnya memimpin balapan justru terpuruk hingga posisi enam.

Memasuki tiga lap tersisa, Marquez sudah unggul lebih dari dua detik atas Petrucci. Sementara Rossi sukses mempertahankan posisi ketiga dari kejaran Jack Miller hingga lebih dari satu setengah detik.

Sementara itu pebalap Ducati Andrea Dovizioso sulit melupakan blunder yang dibuatnya pada MotoGP Prancis

Ia terjatuh dan gagal menuntaskan balapan.

Kesialan Dovizioso di Sirkuit Le Mans terjadi di lap keempat. Setelah sukse menyalip rekan setimnya, Jorge Lorenzo, Dovizioso malah tergelincir di tikungan keenam.

Kesalahan fatal itu membuat pebalap Italiano gagal melanjutkan balapan.

“Saya melakukan kesalahan kecil. Ini tak bisa saya terima karena andai kami ingin bersaing dalam kejuaraan melawan Marc Marquez, kami tak boleh melakukan itu,” kata seperti dikutip Euro Sport.

Insiden kecelakaan jadi persolan yang kerap terjadi dalam karier Dovizioso musim ini. Pada seri sebelumnya, ia juga terlibat crash dengan Lorenzo dan Dani Pedrosa di MotoGP Spanyol.

Kecelakaan di Le Mans membuat jarak klasemen MotoGP semakin lebar.

Dovizioso kini menghuni di peringkar kedelapan dengan raihan empat puluh enam poin tertinggal empat puluh sembilan angka dari Marquez yang berada di puncak.

Kecelakaan di Le Mans jadi insiden yang sulit dilupakan Dovizioso. Sempat memimpin balapan, namun justru tergelincir dan gagal bersaing dengan pebalap lainnya.

“Itu suatu hal yang sulit saya terima karena tak biasa terjadi dalam karier saya.Itu sangat buruk dan saya membutuhkan minimal satu hari untuk melewati situasi ini.”

Kami punya kesempatan menang karena motor saya bekerja dengan baik hari ini.

Komentar