Lotus Belum Bayar Gaji Raikkonen

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 2 November 2013 | 16:08 WIB

Dibaca: 0 kali

“The Ice Man,” Kimi Raikkonen, akan mewujudkan ancamannya absen dari balapan Grand Prix Formula One di Abu Dhabi bila timnya Lotus tidak menyelesaikan pelunasan gajinya sesuai dengan kontrak yang mereka tandatangani.

Sampai Sabtu, 02 November 2013, pagi WIB belum dicapai kesepakatan,setelah Jumat sore WIB, keduanya bertemu usai sesi latihan bebas di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi. Situs “Autosport” dalam laporan terbarunya menuliskan, telah ada “deal” di antara manajemen Kimi dengan Lotus mengenai pembayaran gaji yang tertunda itu. Namun pebalap asal Finlandia yang musim balapan 2014 akan menjadi “driver” di Ferrari belum memberi komentar apapun mengenai kesepakatan di Sirkuit Yas Marina itu.

Kimi Raikkonen, Kamis lalu, mengeluarkan ancaman tak akan menyelesaikan balapan musim ini jika timnya, Lotus, tidak membayar gajinya yang belum terlunasi. Ini bukanlah gertak sambal. Pebalap Finlandia tersebut sudah pasti akan mewujudkan ancamannya jika Lotus tak bertindak.

Saat Raikkonen tak hadir di Sirkuit Yas Marina pada Kamis lalu, banyak yang menduga bahwa dia masih marah berkaitan dengan adu mulut di radio tim saat GP India, pekan lalu. Tapi ternyata bukan itu alasannya, melainkan soal gaji yang belum terbayarkan.

Pebalap 34 tahun ini hadir pada Jumat soreWIB masih datang ke Yas Marina, dan ikut ambil bagian pada dua sesi latihan bebas GP Abu Dhabi. “Saya datang ke sini karena, berharap, kami akan menemukan kesepakatan. Semoga ini bisa diselesaikan dan saya bisa menyelesaikan musim ini,” tutur Raikkonen.

“Saya menikmati membalap dan saya suka menyetir, tapi ada bagian besar dalam hal ini yakni bisnis, dan jika tidak ada lagi kesepakatan, kita harus mengakhirinya dalam situasi yang tidak menyenangkan. Kamu harus meletakkan suatu batasan dan jika melewati batas, ini bukanlah salah saya lagi.”

Raikkonen menegaskan bahwa uang adalah faktor utama penyebab tindakannya. Percakapan radio di India bukanlah masalah besar baginya. “Ini jadi bagian kecil dan hal seperti itu seharusnya tidak terjadi. Sayangnya itu terjadi, tapi itu bukanlah masalah yang sebenarnya.”

Jumat kemarin, Raikkonen mencatat waktu tercepat keenam pada sesi latihan bebas pertama GP Abu Dhabi dan tercepat keempat pada sesi kedua. Hari ini, bersama pebalap lain dia akan turun pada sesi latihan bebas ketiga dan kualifikasi.

Jika tak ada kesepakatan dengan Lotus pada akhir pekan ini, jangan kaget jika Raikkonen akan absen pada dua seri terakhir musim ini, di Amerika Serikat dan Brasil.

Kimi Raikkonen datang ke GP Abu Dhabi akhir pekan ini dengan label juara bertahan. Tahun lalu, dia kembali ke Formula 1, setelah dua tahun sebelumnya berpetualang di World Rally Championship. Bersama Lotus, dia meraih kemenangan pertamanya di Yas Marina.

“Saya sangat senang untuk tim saya dan tentu saja untuk saya sendiri, tapi terutama untuk semua kru dan tim yang berada di markas Lotus,” kata Raikkonen. “Kemarin adalah musim yang berat, jadi kemenangan sangat layak diterima oleh tim dan memang kami perlukan.”

“Itu juga sesuatu yang luar biasa untuk seluruh penggemar yang telah memberikan dukungan kepada saya dan tim. Tetapi untuk saya, itu hanya kemenangan lain dalam daftar saya. Rasanya luar biasa, tentu saja, karena didapat setelah beberapa tahun. Kemenangan-kemenangan sebelumnya terasa sama, kami tidak punya mobil terbaik tapi kami berjuang keras dan tetap menang.”

Pertama turun di Yas Marina pada 2009, Raikkonen mengaku mengalami masa yang tidak menyenangkan, dan hanya bisa finis ke-12. “Itu adalah balapan yang membosankan, saya bilang! Saya finis di urutan 12 dan tidak ada yang bisa saya lakukan. Itu bukanlah balapan terbaik.”

Tahun lalu, semua kenangan buruk Raikkonen di Yas Marina terhapus dengan keberhasilannya finis pertama. Raikkonen juga mengaku menyukai Yas Marina dengan karakteristiknya yang unik.

“Ini tempat menarik untuk didatangi,” aku pebalap Finlandia tersebut. “Menyenangkan untuk membalap di sirkuit di mana kamu punya hasil bagus sebelumnya. Layout-nya sangat menantang dengan tidak banyak tempat untuk menyalip, jadi kamu harus meraih hasil bagus saat kualifikasi dan berada di depan, lalu meraih hasil bagus dari situ.”

“Ini adalah lintasan di mana kamu sangat berharap bisa melakukan semuanya dengan baik, sepanjang akhir pekan. Saat kamu berhasil, ini akan jadi tempat yang bagus untuk membalap. Saya pernah mengalami satu balapan membosankan dengan berada di tengah-tengah grup, lalu balapan luar bisa dan berjuang untuk menang. Saya tahu mana yang lebih baik… dan balapan seperti tahun lalu akan sangat bagus, dari pada saat saya berada di sana pada 2009.”

Komentar