Lorenzo Tuntaskan Dendamnya di Silverstone

Penulis: Darmansyah

Minggu, 1 September 2013 | 21:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Jorge Lorenzo, juara dunia MotoGP 2012, membayar lunas dendam kekalahannya dari Marc Marquez, Minggu malam WIB, di Silverstone, dalam pertarungan amat menegangkan, saling dahulu mendahului dan saling provokasi empat lap sebelum finis.

Perlombaan, yang dikomentari dengan suara tinggi oleh Robert Keane, hampir saja memupuskan harapan Jorge Lorenzo ketika di salp di tikungan “megatrend” pada lap ke empat. Sejak itu kedua pebalap saling menekan dan saling memotong bahkan saling berhimpitan dengan teknik loma paling mendebarkan.

Dibutuhkan teknik sangat tinggi dengan perhitungan akurat untuk bisa melakukan “cross” agar tidak terjadi “crack” di antara kedua motor 1000 cc itu. Sebuah tontonan mengasyik bagi publik Silverstone. Juga tontonan dari Dani pedrosa yang berada diposisi tiga sepanjang balapan usai meninggalkan Valentino Rossi.

Marc Marquez yang cedera saat terjatuh di sesi warming up MotoGP Inggris 2013, tidak mampu melanjutkan tren kemenangannya. Jorge Lorenzo berhasil mematahkan rekor tren empat kemenangan beruntun yang sebelumnya diraih Marquez.

Dengan tambahan 25 poin ini, Lorenzo masih berada di posisi ketiga dengan raihan 194 poin. Sedangkan, puncak klasemen masih dikuasai oleh Maquez dengan 233 poin disusul oleh Dani Pedrosa di tempat kedua 203 poin.

Hiburan yang tak kalah menariknya terjadi antara Rossi dengan Bautista untuk memperebutkan posisi empat. Rossi dengan kematangan seorang “jago tua” kesulitan mengimbangi Bautista yang agresif. Rossiterpaksa melakukan kecepatan penuh pada dua lap sebelum finis dengan melakukan “overlapping” yang aduhai tepatnya secara matematis pada tikungan “maut.”

Bautista sempat terperanjat untuk kemudian tercengang ketika Rossi melakukan sebuah “crossing” dari tikungan berbahaya. Ia tak percaya pebalap setua Rossi yang konsentrasinya menurun bersama pertambahan usia bisa melakukan sebuah maneuver berbahaya.

“Dia memang seorang “master.” Saya dibuatnya tercengang dan bergidik ketika tahu ia sudah mendahului. Tak ada pebalap seusianya yang bisa melakukan itu. Tapi Rossi mampu,” kata Bautista usai balapan dengan posisi nomor urut lima.

Jorge Lorenzo yang memulai star pada posisi dua, begitu balapan dimulai langsung merangsek di posisi terdepan untuk kemudiannya keluar sebagai juara GP Inggris; Lorenzo mengawali balapan dengan baik dan menggeser Marc Marquez dari posisi terdepan. Dani Pedrosa juga melakukan start dengan baik, dari posisi lima.

Saat Stefan Bradl naik ke urutan tiga dari posisi start empat, Cal Crutclow justru merosot. Start dari baris terdepan di posisi tiga, pebalap Inggris ini mulai tercecer ke urutan tujuh.

Tiga putaran berjalan, Pedrosa yang terus melaju, berhasil mendekati Lorenzo dan Marquez yang memimpin di depan. Perang tiga pebalap Spanyol ini kembali terjadi. Rombongan pertama ini makin jauh meniggalkan pebalap lain.

Rombongan kedua melibatkan Alvaro Bautista, Bradl, dan Valentino Rossi. Memasuki putaran kesembilan, Bautista sedikit menjauh, meninggalkan Rossi dan Bradl yang saling berebut tempat kelima.

Persaingan tiga pebalap di depan masih berlanjut. Marquez beberapa kali hampir berhasil melewati Lorenzo. Pebalap Yamaha tersebut masih mampu menjaga kecepatan untuk tetap berada di depan duo Honda.

Di belakang, Bradley Smith harus berjuang keras untuk mengamankan posisinya di urutan delapan, dari serbuan dua pebalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Nicky Hayden. Sementara Rossi yang berhasil melewati Bradl dan mendapatkan posisi lima, makin mendekat dengan Bautista.

Saat balapan menyisakan tiga putaran, Rossi akhirnya berhasil melewati Bautista dan mendapatkan posisi empat. Tak lama berselang, Marquez juga berhasil melewati Lorenzo untuk memimpin balapan. Tetapi, satu putaran berikutnya Lorenzo berhasil merebut kembali posisinya.

Mendekati garis finis, Marquez sekali lagi berhasil melewati Lorenzo. Tetapi, hanya beberapa detik kemudian Lorenzo berhasil kembali ke posisi terdepan, hingga akhirnya finis pertama. Marquez dan Pedrosa menyusul di urutan dua dan tiga. Ini adalah kemenangan keempat Lorenzo musim ini.

Kemenangan ini memberi tambahan 25 poin bagi Lorenzo. Dengan 194 poin, pebalap Spanyol ini masih tertahan di posisi tiga klasemen, tertinggal 39 angka dari Marquez yang kini memimpin dengan 233 poin. Pedrosa masih di urutan dua dengan 203 angka.

Rossi yang sempat terlewati Bautista pada putaran terakhir, berhasil kembali ke urutan empat untuk menyentuh garis finis lebih dulu.

Komentar