Lorenzo Makin Merana di MotoGP 2014

Penulis: Darmansyah

Senin, 19 Mei 2014 | 08:42 WIB

Dibaca: 0 kali

Pebalap utama Moviestar Yamaha asal Spanyol, Jorge Lorenzo, yang digadang-gadang sebagai lawan tangguh yang mampu menghentikan dominasi Marc Marquez di MotoGP 2014, kini makin merana setelah di seri kelima, Sirkuit Le Mans, GP Perancis, finis di posisi enam.

Semula, dalam sesi latihan bebas, Jorge Lorenzo merupakan satu-satunya pebalap yang mampu memotong waktu Marquez, terutama di sesi latihan bebas ketiga. Dalam balapan yang berlangsung Minggu malam WIB, 18 Mei 2014, di Le Mans Circuit, Lorenzo memiliki peluang besar untuk menyulitkan Marc Marquez..

Ternyata di balapan hasilnya beda. Pebalap asal Spanyol, yang menjadi tandem Valentino Rossi di Movistar Yamaha tersebut hanya mampu finis di urutan enam.

Rekan satu timnya, Valentino Rossi, mempunyai pandangan tersendiri tentang Lorenzo yang mengawali musim ini dengan buruk, yakni hanya sekali naik podium dari lima kali membalap.

“Saya bisa finis podium dan berada di belakang Marquez, itu sudah oke. Saya tahu bahwa saya bisa bersaing dengan dia, tetapi saya lebih santai,” kata Rossi.
“Untuk Jorge, kasusnya berbeda karena dia ingin menang.”

“Menurut saya, tahun lalu Jorge menjalani balapan dengan sangat baik—terbaik dalam kariernya—meskipun tidak menjadi juara dunia. Namun, tahun ini dengan Marc yang lebih berpengalaman dan membalap seperti sekarang, secara teknis Honda sedikit lebih unggul dari Yamaha.”

“Bagi Jorge, ini sedikit membuat frustrasi karena dia tahu agak mustahil untuk juara dan dia tidak ingin finis kedua. Dia tidak senang. Mungkin karena alasan tersebut dia justru mendapat banyak masalah,” papar Rossi.

Pendapat Rossi ini didukung Marquez. Juara Dunia 2013 tersebut tahu Lorenzo tidak puas dengan motornya yang berefek pada penampilannya.

“Menurut saya, jika ingin cepat, kamu harus nyaman dengan motormu. Seperti Valentino katakan, dia menikmati membalap dengan motornya. Jika kamu merasa nyaman, kamu akan jadi lebih cepat,” kata Marquez.

“Sepertinya Lorenzo sedikit mengalami masalah. Namun, saya rasa dia akan menemukan cara dan ketika dia mulai nyaman lagi dengan motornya, dia akan cepat. Tetapi, jika tidak bisa nyaman, tak mungkin jadi lebih cepat,” lanjut pebalap Repsol Honda yang memenangi keseluruhan lima balapan musim ini tersebut.

Kini Lorenzo berada di peringkat kelima klasemen dan tertinggal delapan puluh angka dari Marquez yang memuncaki klasemen..
Di GP Perancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans akhir pekan kemarin Marc Marquez kembali membuktikan kehebatannya. Tercecer hingga ke urutan sepuluh pada awal balapan, pebalap Repsol Honda ini berhasil merangkak naik dan akhirnya juara.

Rekor baru pun tercipta. Marquez jadi pebalap termuda yang menjuarai lima balapan beruntun dari pole position, mengungguli rekor MIke Hailwood di tahun 1962.

“Saya sangat menikmati balapan hari ini, terutama setelah putaran pertama,” kata Marquez, usai balapan. “Pada putaran pertama mungkin saya terlalu santai. Saya tahu ritme saya bagus dan mungkin saya terlalu percaya diri. Lalu, ketika Lorenzo melewati saya, saya sedikit melebar keluar lintasan, lalu banyak pebalap melewati saya.”

Ketika putaran pertama berakhir, Marquez berada di urutan sepuluh, di belakang Lorenzo dan rekan satu timnya, Dani Pedrosa. Sementara Valentino Rossi bersaing dengan Stefan Bradl dan Pol Espargaro di depan.

“Setelah melewati beberapa pebalap dan Rossi mulai membuat jarak, saya membalap dengan seratus persen Saya sangat menikmatinya. Ketika saya bisa mendekati Valentino, saya berpikir akan sulit untuk melewatinya. Namun, dia membuat keselahan dan melebar, yang memudahkan saya lewat. Lalu saya mulai membuat jarak,” terang Juara Dunia 2013 tersebut.

Marquez yang baru saja memperpanjang kontrak dengan Honda untuk dua musim lagi, kini memuncaki klasemen dengan 125 poin, unggul 42 angka atas Pedrosa yang berada di urutan dua.

“Saya senang dengan lima kemenangan beruntun ini dan saya menikmatiknya karena meskipun terlihat mudah, sebenarnya sangat sulit untuk meraih kemenangan… Kami tidak akan menang di setiap balapan, jadi mungkin sesekali kami hanya harus finis podium,” tambah Marquez.

sumber : autosport, crash dan motogp.com

Komentar