Lorenzo Janji Taklukkan Sirkuit Misano

Penulis: Darmansyah

Kamis, 12 September 2013 | 09:19 WIB

Dibaca: 0 kali

Jorge Lorenzo menemukan momentumnya kembali untuk bisa tampil dalam performa terbaiknya, seperti saat sebelum mengalami kecelakaan pada MotoGP Belanda dan MotoGP Jerman, setelah menaklukkan Sirkuit Silverstone dan menegaskan kesiapannya bersaing lagi pada GP San Marino di Sirkuit Misano, akhir pekan ini.

Lorenzo memenangi persaingan menegangkan dengan Marc Marquez pada balapan MotoGP Inggris, awal September lalu, yang berakhir dengan kemenangan keempatnya pada musim ini. Kemenangannya di Silverstonei adalah kemenangan pertamanya setelah Catalunya, Juni lalu, seusai dia mengalami masa-masa sulit akibat kecelakaan di GP Belanda, akhir Juni, dan berulang di GP Jerman, dua pekan kemudian.

Kemenangan di Silverstone ini memunculkan kembali kayakinannya untuk berjuang demi gelar juara dunia pada akhir musim. Dia kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara, tertinggal 39 poin dari pimpinan klasemen, Marquez, dan hanya tertinggal sembilan angka dari Dani Pedrosa.

“Saya merasa kuat lagi, seperti saat di Catalunya dan Mugello, sebelum kecelakaan di Assen. Performa di Silverstone sangat bagus. Titik lemah kami adalah top speed, jika dibandingkan dengan pesaing. Namun, pada akhirnya kami meraih kemenangan besar atas Marc.”

“Saya sempat berpikir akan sulit untuk mengalahkannya, ketika dia melewati saya. Tetapi, pada akhirnya saya bisa menang dan ini luar biasa,” kenang Lorenzo pada balapan di Silverstone.

“Misano adalah lintasan yang sangat saya suka dan Yamaha cocok di sana. Tujuan saya berikutnya adalah berjuang untuk menang lagi dan berpikir balapan demi balapan, meningkatkan kecepatan selangkah demi selangkah,” papar Lorenzo, yang menjuarai GP San Marino, dalam dua musim terakhir.

Setelah balapan akhir pekan nanti, rencananya akan ada sesi uji coba yang berlangsung pada Senin 16 September 2013.. Rumornya, Yamaha akan mencoba lagi sepeda motor seamless shift gearbox mereka. Ada kemungkinan, paket terbaru ini akan dipakai Yamaha untuk balapan pada seri berikutnya di Aragon.

Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo disebut-sebut tengah dibidik Honda untuk musim 2015 mendatang. Yamaha, yang merasa Lorenzo adalah aset terbaik mereka, akan mencoba meyakinkan pembalap asal Spanyol itu untuk tidak ke mana-mana dengan meningkatkan performa motor pada tahun-tahun mendatang.

Sebagaimana diketahui, Lorenzo, yang kontraknya di Yamaha akan habis pada akhir 2014, kini benar-benar menjadi andalan. Setelah menjuarai MotoGP musim 2012 lalu, dia kini menjadi satu-satunya rider Yamaha yang mampu menekan duo Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Sementara Valentino Rossi kini hanya mampu menempati peringkat empat.

Atas pencapaian tersebut, Honda dikabarkan tengah mempersiapkan penawaran menggiurkan bagi Lorenzo, demi mewujudkan misi mereka membangun tim kuat dengan duet Marquez-Lorenzo. Namun, bos Yamaha Lin Jarvis menekankan bahwa pihaknya akan mencoba memperkuat tim agar bisa meyakinkan Lorenzo mau menandatangani kontrak hingga 2016 mendatang.

“Saya pikir, Jorge akan menunggu untuk mengecek level milik Honda dan Yamaha pada balapan-balapan awal 2014. Kemudian, kita akan lihat apakah dia memiliki kepercayaan pada Yamaha, terkait kemampuan untuk mengembangkan motor dan kompetitif, serta tantangan untuk meraih kemenangan-kemenangan,” ujar Jarvis, seperti dilansir MCN, Selasa (10/9/2013).

“Target kami untuk mengembangkan motor bukan untuk membujuk Jorge agar mau memperpanjang kontrak, tapi untuk memenangi balapan-balapan dan kejuaraan. Jika kami menang pada kejuaraan tahun ini, kami akan berada di posisi yang lebih baik, tak masalah siapa pun pebalapnya baik Lorenzo, Rossi, atau yang lain,” lanjutnya.

Bergabung dengan Yamaha pada 2008 -setelah menjuarai kelas 250cc dua musim berturut-turut, Lorenzo baru bisa merasakan gelar juara dunia pada 2010. Dan, pembalap bernama lengkap Jorge Lorenzo Guerrero itu kemudian melakukannya lagi pada 2012. Sementara untuk musim ini, dia sementara menempati posisi tiga klasemen, setelah sempat menderita cedera collarbone.

Komentar