Konflik Baru Rossi dan Marc di Rio Hondo

Penulis: Darmansyah

Senin, 4 April 2016 | 09:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Marc Marquez “memicu” konflik baru dengan Valentino Rossi dari atas podium Termas Rio Hondo, Grand Prix Argentina Senin dinihari WIB, 04 April 2016, lewat aksinya dengan tidak saling menyemburkan “sampanye” sebagai tradisi baku panggung MotoGP.

Pada seri balapan itu Marquez dan Rossi berada di podium usai menyelsaikan balapan di posisi satu dan dua. Di posisi tiga ada Dani Pedrosa.

Konflik baru itu semakin menegaskan belum berakhirnya “perang” antara keduanya.

Marc Marquez hari itu berhasil membalas kekalahan dari Rossi di GP Argentina dengan menjadi pebalap tercepat pada balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo

Musim lalu Marquez gagal finis setelah terjatuh karena menyenggol motor Rossi di dua lap terakhir.

Rossi dan Marquez yang hubungannya memanas karena kontroversi musim lalu, terlihat tidak bertegur sapa ataupun berjabat tangan usai balapan.

Kedua terlihat kaku ketika berdekatan, baik di parc ferme atau podium.

Usai balapan, Rossi dan Marquez berdiri bersebelahan di parc ferme, tempat di mana pebalap peraih podium memarkir sepeda motor setelah balapan. Namun keduanya tidak bertegur sapa.

Pihak Movistar Yamaha dan Repsol Honda pun terkesan sengaja memasukkan sejumlah anggota kru ke parc ferme untuk berbicara kepada Rossi dan Marquez.

Dengan begitu, terlihat ada ‘tembok’ yang memisahkan Rossi dan Marquez yang berdiri bersebelahan.

Biasanya hampir tidak perwakilan kru tim yang berada di dalam parc ferme.

Namun usai balapan GP Argentina, terlihat masing-masing ada tiga anggota kru dari Movistar Yamaha dan Repsol Honda yang berada di parc ferme yang mengajak bicara Rossi serta Marquez.

Tidak hanya bungkam dari tegur sapa, bahkan ketika Marquez terpeleset kala melompat ke atas podium, Rossi tidak bergeming atau pun membantu. Padahal Marquez terjatuh di depan The Doctor.

Ketika ritual menyemprotkan sampanye, Rossi pun memilih untuk menghindar ke sisi kiri panggung podium.

Sementara Marquez dan Dani Pedrosa merayakan sampanye bersama dan menyemprot perwakilan Repsol Honda di podium.

Rossi juga menjadi orang pertama yang meninggalkan podium setelah melakukan foto bersama dengan Marquez dan Pedrosa.

Kakunya gesture antara Rossi dan Marquez membuktikan konflik kedua pebalap belum berakhir. Kedua pebalap pun akan kembali bersaing di GP Americas, Austin, pada 8-10 April mendatang.

Sehari sebelumnya Marquez, mengaku sudah tidak mengidolakan Valentino

GP Argentina musim lalu menjadi pematik konflik antara Marquez dengan Rossi. Ketika itu Marquez terjatuh setelah mengenai ban belakang Rossi saat balapan menyisakan dua lap.

Meski dikabarkan kesal dengan manuver Rossi yang dianggap mengadang lajunya, Marquez tetap menganggap The Doctor sebagai idolanya usai balapan GP Argentina.

Namun setelah kontroversi musim lalu, terutama setelah tuduhan yang dikeluarkan Rossi di GP Malaysia, Marquez mengaku sudah tidak menganggap pebalap asal Italia itu sebagai idolanya.

“Rossi merupakan referensi bagi banyak pebalap setelah lama tampil di kejuaraan ini, tapi sekarang saya melihat dia dengan mata yang berbeda,” ujar Marquez seperti dilansir Crash.net.

Marquez mengalami kecelakaan di latihan bebas ketiga dan babak kualifikasi GP Argentina.

Beruntung pebalap asal Spanyol tidak mengalami cedera berat. Marquez berusaha menjelaskan penyebab kecelakaan di tikungan pertama tersebut.

“Pertama karena perubahan setelan motor, dan kedua karena kami terlalu menekan. Tapi hal seperti itu bisa terjadi di babak kualifikasi,” ucap Marquez.

Marquez juga menganggap pemilihan ban akan sangat penting untuk bisa meraih kemenangan di GP Argentina.

Marquez dikabarkan akan menggunakan ban belakang medium, namun hingga kini pihak Honda masih menunggu hasil investigasi ban meletus yang dialami Scott Redding saat latihan bebas ketiga.

“Pemilihan ban akan sangat vital, karena dengan ban lunak saya merasa bagus, tapi saya tidak tahu apakah kami bisa menggunakannya. Kami akan menunggu keputusan Michelin,” ucap Marquez.

Marquez berhasil membalas kekalahan di GP Argentina dari Valentino Rossi dengan menjadi juara di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Rossi beruntung bisa mendapatkan podium kedua setelah kecelakaan yang terjadi antara duo Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, di beberapa tikungan terakhir sebelum garis finis.

Tanpa kecelakaan tersebut, Rossi hanya akan finis di posisi keempat.

Posisi ketiga ditempati Dani Pedrosa yang juga diuntungkan oleh kecelakaan duo Ducati. Pedrosa jauh dari catatan waktu Marquez.

Pebalap Aspar, Eugene Laverty, mendapatkan hasil terbaik sepanjang kariernya di MotoGP sejauh ini dengann finis di posisi keempat.

Selanjutnya ada Hector Barbera, Pol Espargaro, Stefan Bradl, dan Bradley Smith.

Juara bertahan Jorge Lorenzo gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh di tikungan pertama pada lap keenam. Lorenzo pun harus kehilangan posisi di puncak klasemen setelah direbut Marquez:

Komentar