close
Nuga Sport

Yamaha dan Honda Takut Terhadap Ducati

Kebangkitan Ducati untuk bisa menyamai potensi impresif Repsol Honda dan Yamaha makin menyiratkan kepanikan di dua tim pabrikan Jepang ini, terutama menjelang lomba perdana Minggu, 29 Maret 2015, akhir pekan ini.

Kepanikan Repsol Honda dan Yamaha tercermin dari komentar kedua petinggi tim mereka yang menganggap Ducati sebagai lawan tangguh. Mereka menyatakan, untuk lomba musim ini tidak hanya akan diramaikan oleh Honda dan Yamaha, tapi juga akan menyertakan Ducati.

Terhadap performa Ducati di dua “seri” ujicoba pramusim, di Sepang dan Losail, baik Yamaha maupun Honda, kini, sedang berkejaran dengan waktu untuk menemukan stelan yang bagus untuk menghadapi Ducati.

Bahkan, Valentino ‘The Doctor’ Rossi dan Jorge Lorenzo sempat dikritik oleh petinggi Yamaha. Mereka dinilai mengecewakan ketika tidak berdaya di ujicoba Losail.

Terhadap kritikan itu, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, berikrar akan habis-habisan di MotoGP musim 2015.

Terhadap tekad mereka ini mereka menuntut teknologi sangat diperlukan Yamaha belum mendukung semangat mereka

Sementara itu, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, merasa terintimidasi dengan inovasi dan catatan waktu tim Italia, Ducati.

Tim mana yang benar-benar diwaspadai Marquez?

Hasil uji coba pramusim MotoGP memang begitu mengesankan untuk Ducati.

Namun, untuk beberapa konstruktor lainnya, hasil uji coba tersebut masih jauh dari kata memuaskan.
Tim Repsol Honda sebagai juara bertahan juga memiliki banyak pekerjaan rumah demi membenahi Honda RC213V agar siap ditunggangi Marc Marquez dan Dani Pedrosa musim ini.

Juara duniaa musim lalu, Marc Marquez, mengatakan sesi uji coba terakhir memberikan banyak sekali masukan apa yang harus dibenahi oleh tim untuk mendapatkan kecepatan yang maksimal.

The Baby Alien pun membeberkan beberapa improvisasi yang telah dilakukan sejauh ini.

“Desain baru untuk bodi depan motor dilakukan untuk meningkatkan top speed kami. Uji coba berlangsung lama, dan kami memiliki kesempatan untuk mencoba partisi baru,” jelas Marquez melansir MCN.

“Selain sedikit improvisasi di bagian depan, kami juga melakukan perubahan di bagian belakang motor, namun akibat cuaca hujan di hari akhir uji coba kami tidak bisa melakukannya dengan maksimal,” urainya.

Marquez mengaku senang dengan perkembangan yang telah dilakukan. Hal ini tentu membantunya untuk fokus menghadapi musim balap tahun ini. Apalagi saat ini bukan cuma Yamaha yang mengancam dominasi Honda, tetapi Ducati juga mulai menunjukan kebangkitannya kembali dengan mendominasi sesi tes pramusim.

Juara dunia sekaligus legenda MotoGP, Kevin Schwantz, mengutarakan pendapatnya mengenai kiprah pembalap tim Repsol Honda Marc Marquez.

Pembalap asal Amerika Serikat ini menyebut Marquez pembalap yang selalu berusaha untuk jadi yang terdepan.

Mantan pembalap berusia lima puluh tahun itu memuji penampilan Marquez di musim lalu. Ia yakin beberapa tahun ke depan Marquez akan tetap mendominasi MotoGP.

“Marquez telah menunjukan level yang belum pernah kita lihat sejak Valentino Rossi mendominasi. Dia jelas lebih baik daripada rekan satu timnya,” jelas Schwantz melansir Crash.

“Dia secara rutin mengalahkan rekan setimnya dan lebih baik daripada Valentino Rossi juga Jorge Lorenzo. Jika seorang pembalap sukses mendapatkan momentum, ia akan terus menjaganya dari minggu ke minggu.”

“Timnya juga menyediakan motor yang bagus. Saya pikir kita akan melihat dominasinya untuk beberapa tahun ke depan,” imbuhnya.

Schwantz juga mengatakan meskipun musim lalu Marquez beberapa kali kehilangan poin akibat beberapa kesalahannya sendiri, itu merupakan hal yang wajar mengingat performa Marquez secara keseluruhan sangat bagus, bahkan bisa mengantarkannya menjadi juara dunia.

sumber : crash, msn dan motogp.com

Tags : slide