Kejutan, Rossi Ancam Mundur dari Yamaha

Penulis: Darmansyah

Minggu, 18 Juni 2017 | 10:39 WIB

Dibaca: 1 kali

Valentino Rossi dispekulasikan akan meninggalkan Yamaha Movistar  bila tim teknis gagal memperbaiki performa motornya dalam musim ini.

Sebuah media Spanyol, “diario gol,” hari ini, Minggu, 18 Juni, menulis bahwa “the doctor”  telah memberi ultimatum kepada pihak Movistar Yamaha.

“The Doctor dikabarkan memilih untuk meninggalkan Yamaha akhir musim ini jika tim pabrikan asal Jepang itu gagal memperbaiki sepeda motor M1,” tulis “diario gol.”.

Penyebab mundurnya Rossi  adalah kekecewaannya  dengan performanya bersama Yamaha musim ini.

Rossi turun ke posisi lima klasemen sementara MotoGP musim ini setelah hanya finis kedelapan di GP Katalonia, akhir pekan lalu.

Hasil di GP Katalonia membuat pebalap gaek itu kini tertinggal dua pluh delapan poin dari rekan setimnya, Maverick Vinales.

Kekecewaan Rossi semakin menjadi-jadi setelah pihak Yamaha tidak berbuat banyak ketika dia memberi masukan terkait motor M1

Padahal, Rossi sudah memberitahu pihak Yamaha bahwa motor M1  mengalami masalah understeer sejak menjalani tes di Sirkuit Valencia, Spanyol, November tahun lalu.

Pihak Yamaha memilih untuk tidak berbuat banyak karena melihat Vinales tampil cepat sepanjang tes resmi dan mendominasi awal musim ini.

Namun, semuanya berubah setelah Rossi dan Vinales mengalami masalah di dua sirkuit dengan cengkeraman minim, Sirkuit Jerez dan Katalonia.

“Motor ini menderita karena understeer. Saya tidak punya kepercayaan diri ketika memasuki tikungan seperti musim lalu.”

“Motor ini tidak menikung seperti seharusnya. Kami harus segera mengangkat motor, dengan begitu membuat ban cepat habis,” ujar Rossi seperti dikutip dari GPOne.

“Ketika saya melakukan tes motor ini di Valencia, saya dengan cepat menyadari sensasi itu. Tapi, Vinales datang dari Suzuki, penuh motivasi dan tampil cepat di tes resmi, kemudian dia menang. Semuanya terlihat oke, tapi kemudian belakangan terlihat menyedihkan,” sambungnya.

Diario Gol mengabarkan Rossi sudah berbicara kepada manajemen Yamaha. Rossi menuntut pihak Yamaha untuk segera memperbaiki motor M1, jika tidak The Doctor akan meninggalkan tim akhir musim ini.

Rossi merasa targetnya merebut gelar juara dunia kesepuluh tidak akan terwujud jika Yamaha tidak memperbaiki motor M1

Rossi sebelumnya memang mengatakan, dia lebih memilih pensiun daripada tidak mampu tampil kompetitif di ajang MotoGP.

Berlainan dengan berita dari “diario gol,” sahabat sekaligus orang kepercayaan Valentino Rossi di Movistar Yamaha, Alessio Salucci, optimistis penampilan The Doctor akan segera bangkit di MotoGP.

Salucci yang sering disebut Uccio tidak memungkiri Rossi mengalami kesulitan setelah menjalani GP Katalonia, pekan lalu.

Uccio mengatakan sama seperti di GP Spanyol Rossi mengalami masalah dengan motor M1 di kondisi trek minim cengkeraman.

Usai balapan di GP Katalonia, Rossi mengatakan masalah utamanya musim ini bukan dengan ban Michelin, melainkan dengan motor M1 Yamaha yang sering understeer.

Uccio pun yakin Yamaha akan segera menyelesaikan masalah tersebut.

“Yamaha selalu mampu keluar dari situasi sulit, jadi kami merasa positif. Motor M1  sangat kesulitan di sirkuit yang cengkeramannya minim, tapi di Katalonia kami sudah mencoba beberapa hal baru dan mendapat hasil bagus. Kami siap tampil di Assen,” ucap Uccio kepada GPOne Italia.

Rossi sebelumnya mengaku sudah mengetahui masalah di motor M1 sejak menjalani tes .

Namun, ketika itu Yamaha tidak berbuat banyak karena melihat hasil Maverick Vinales yang tampil cepat dan mendominasi awal musim ini.

Uccio mengatakan Yamaha kini memilih bergerak cepat untuk meningkatkan performa motor M1 karena baik Rossi dan Vinales mengalami masalah yang sama di GP Katalonia.

“Rossi sudah sadar, tapi ketika Anda melihat rekan setim tampil kuat, sulit untuk memprediksi masalah yang Anda alami dengan motor,” ujar Uccio.

“Situasi seperti ini harus muncul secara umum, dan Rossi selalu menghormati opini orang lain. Sekarang baik Rossi dan Vinales sama-sama kesulitan, jadi Anda harus bekerja sama untuk memecahkan masalah,” sambungnya.

Seri kedelapan MotoGP  akan berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan depan, Minggu, 25 Juni.

Komentar