Kecelakaan Alonso di Investigasi FIA

Penulis: Darmansyah

Kamis, 26 Februari 2015 | 16:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Walau pun sudah keluar dari rumah sakit dan kondisinya terus membaik, usai kecelakaan latihan pra musim di Catalunya Circuit beberapa hari lalu, crash yang dialami Fernando Alonso, driver McLaren, FIA tetep turun tangan dengan melakukan investigasi atas kejadian tersebut.

FIA sebenarnya tidak otomatis selalu melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan yang terjadi pada sesi latihan pramusim, karena kegiatan tersebut diselenggarakan sendiri oleh para tim dan merupakan event tidak resmi FIA.

Namun karena Alonso harus dirawat sampai tiga hari di rumah sakit akibat kecelakaan tersebut, FIA akhirnya memutuskan turun tangan.

Dikutip dari “Autosport,” Kamis, 26 Februari 2015, FIA diyakini sudah melakukan pembicaraan dengan McLaren untuk meyelidiki insiden tersebut dengan meminta data-data yang sudah ada.

Termasuk rekaman CCTV yang merekam momen kecelakaan pebalap asal Spanyol itu.

Dalam pernyataannya, seorang jurubicara FIA menyebut upaya penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah nantinya bisa diambil upaya pengamanan untuk menghindari terulangnya kejadian serupa.

“Kami akan memeriksa dengan seksama atas apa yang terjadi. Kami ingin tahu apa penyebabnya sehingga kami bisa mengumpulkan informasi – sambil terus bekerjasama dengan McLaren,” ungkap sang jurubicara.

Alonso mengalami kecelakaan saat melakukan ujicoba pramusim di Sirkuit Catalunya, Minggu, 22 Februari 2015 siang waktu setempat. Mobil tunggangannya menabrak sisi pembatas lintasan di antara tikungan tiga dan empat.

Meski pada awalnya disebut dalam kondisi baik, Alonso ternyata harus menghabiskan tiga malam menginap di rumah sakit.

Dalam pernyataan resminya, McLaren menyebut angin sebagai penyebab insiden tersebut.

Namun muncul kecurigaan lain karena McLaren terkesan menyembunyikan data, yang salah satunya menolak memberi informasi berapa kecepatan Alonso saat menghantam pembatas atau gaya tekanan G-Force yang dialami padsa momen yang sama.

Kecelakaan tunggal itu terjadi saat mantan pebalap Ferrari itu menjalani sesi kedua tes pramusim resmi Formula One di Sirkuit de Catalunya.

Alonso mengalami kecelakaan di putaran ketiga sirkuit tepat sebelum istirahat makan siang.

Meski mobilnya tak mengalami kerusakan berarti, Alonso harus diterbangkan dengan helikopter menuju rumah sakit.

Dari hasil pemeriksaan CT Scan menyeluruh, dokter menyatakan Alonso dalam keadaan baik. Namun untuk observasi lanjutan, pembalap asal Spanyol itu harus dirawat inap di rumah sakit.

Pihak McLaren mengonfirmasi kalau tabrakan Alonso adalah sesuatu yang normal. Namun, penilaian berbeda diberikan oleh pilot Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel.

Menurut Vettel, mobil yang dikemudikan Alonso melaju tidak dalam keadaan kencang. Namun tiba-tiba mobil oleng, keluar lintasan dan menabrak pembatas jalan. Saat itu Vettel tepat berada di belakang Alonso.

Kecurigaan dan keanehan tidak hanya dirasakan oleh Vettel. Seorang wartawan Jerman yang meliput tes tersebut juga mendapat laporan dari fotografer yang melihat kejadian itu.

“Seorang fotografer bilang ke saya kalau kepala Alonso sudah menunduk sebelum mobilnya menabrak,” ujar Ralf Bach, koresponden asal Jerman dalam blognya, f1-insider.com, mengutip dari inautonews.

Media ternama Jerman juga menyoroti kasus tabrakan itu. Bild menduga kalau Alonso pingsan akibat menghirup gas beracun saat mengendarai mobil McLaren.

“Apakah Alonso pingsan atau tiba-tiba mengantuk akibat menghirup gas beracun dari baterai yang menguap? Atau jangan-jangan Alonso kesetrum?” tulis Bild.

Bild juga mempertanyakan sikap McLaren-Honda yang terkesan irit bicara menyikapi kasus ini. “Tim balap Alonso tiba-tiba tutup mulut usai kejadian itu,” imbuh Bild.

Sebelum tabrakan, eks pembalap Ferrari itu memang sempat mengeluhkan sistem pemulihan tenaga cadangan mobilnya yang kurang berfungsi. Sistem itu menjamin pasokan listik ke perangkat elektronik yang ada di mobil.

Uji coba hari terakhir di Barcelona diwarnai dengan insiden yang menimpa Fernando Alonso. Kejadian itu mengundang banyak pendapat, salah satunya dari Sebastian Vettel.

Vettel yang kebetulan melihat secara langsung insiden itu merasa aneh dengan tabrakan Alonso. Padahal posisi Alonso mengendari mobil dalam keadaan pelan.

“Aneh melihat insiden itu terjadi pada saat kecepatan yang relatif rendah,”ujar Vettel, seperti dilansir F1 Fanatic.

Seusai tes, McLaren meredam kekhawatiran dengan menyebut pembalap andalannya itu baik-baik saja, meski harus bermalam di rumah sakit.

McLaren mengakhiri lebih cepat tes di Barcelona karena insiden Alonso. Sebelumnya, pembalap berkebangsaan Spanyol itu menempati posisi kesembilan, terpaut hampir empat detik dari Romain Grosjean, pembalap tercepat di Barcelona.

Komentar