Kalau Tak Ada Marquez Saya Yang Juara

Penulis: Darmansyah

Senin, 10 November 2014 | 08:40 WIB

Dibaca: 1 kali

Valentino Rossi memenuhi ambisinya untuk menjadi “runner up” MotoGP 2014 setelah menjadi yang tercepat kedua di Sirkuit Valencia, Minggu malam WIB, 09 November 2014, lewat pertarungan yang ketat dan saling tukar posisi di awal lomba dengan Marc Marquez, yang keluar sebagai pemenang.

Walau pun menjadi “runner up,” setelah saingannya Jorge Lorenzo “out” karena salah strategi bertukar motor, Valentino Rossi dengan sedikit bercanda kepada “crash” menyatakan, ada yang tidak beres dalam balapan di Valencia. Ia menunjuk Marc Marquez sebagai penghalang untuk memenangkan lomba.

“kalau Marquez tidak ada di lintasan sayalah pemenangnya. Bahkan saya yang menjadi juara dunia. Dia bikin saya celaka,” kata Rossi dengan guyon seperti dimuat “crash” Senin, 10 November 2014.

Dengan nada riang, seperti biasanya, Rossi mengatakan, gembira bisa mengakhiri musim sebagai runner-up..

Rossi menempati posisi kedua di klasemen akhir pebalap di Valencian. Perolehan poinnya terpaut enam puluh tujuh dari milik Marquez yang jadi juara dunia.

“Aku senang bisa mengakhiri musim yang positif ini dengan balapan yang bagus, khususnya karena Valencia selalu sulit buatku. Aku mengalami banyak kesulitan di masa lalu,” ujar Rossi yang dikutip Crash.

“Bagiku, ini adalah musim yang bagus. Aku menikmatinya. Banyak podium, dua kemenangan, dan posisi kedua di klasemen akhir,” kata pebalap Italia ini.

Dari delapan belas seri yang digelar musim ini, Rossi meraih dua podium puncak masing-masing Misano dan Phillip Island. Dia juga tiga belas kali kali naik podium sepanjang musim.

Rossi tercatat enam kali finis kedua dalam balapan. Setiap kali dia finis kedua, yang jadi pemenang lomba adalah Marquez.

“Setelah balapan pertama di Qatar, kupikir aku bisa sangat kompetitif sepanjang musim. Tapi, mungkin sulit mengalahkan Marquez! Dan pada akhirnya aku memang benar. Aku punya banyak poin, banyak podium, tapi cuma dua kemenangan dan Marc punya tiga belas,” kata Rossi.

“Jadi, perbedaannya sangat besar. Kami harus berkonsentrasi pada diri sendiri, tim, dan khususnya motor untuk mencoba melangkah maju dan lebih dekat lagi tahun depan,” tambahnya.

Marquez musim ini sukses mengamankan gelar juara dunia MotoGP keduanya secara beruntun. Pebalap Repsol Honda itu meraih tiga belas kemenangan sepanjang musim, yang membuatnya memecahkan rekor jumlah kemenangan milik Mick Doohan.

“Ketidakberuntunganku bernama ‘Marc Marquez’, karena tanpa dia aku bisa menjadi juara dan memenangi banyak balapan,” ujar Rossi sambil bercanda.

“Dia tampil fantastis dan memenangi banyak balapan. Senang bisa bertarung dengannya, tapi kami tak tertinggal jauh dan kami tak pernah menyerah dan berusaha untuk mendekat,” kata rider gaek yang belum mau pensiun ini.

“Saya senang menutup musim ini dengan balapan yang bagus, terutama karena Valencia selalu sulit buat saya. Saya banyak mengalami kesulitan pada balapan sebelumnya,” kata Rossi.

Seperti pada seri pertama di Qatar, Rossi juga bersaing untuk finis pertama dengan Marc Marquez pada seri terakhir ini. Hasilnya pun sama, Rossi finis kedua setelah Marquez.

“Pembawa sial saya bernama ‘Marc Marquez’ karena tanpa dia saya bisa menjadi juara dunia dan memenangi banyak balapan. Dia membalap dengan luar biasa dan memenangi banyak balapan. Sangat menyenangkan bertarung dengan dia, tetapi kami tidak terlalu jauh dan saya tidak pernah menyerah dan akan mencoba untuk lebih dekat,” lanjutnya.

Tentang GP Valencia, Rossi mengakui bahwa kondisi cuaca membuat balapan jadi lebih sulit. Hujan rintik sempat turun pada awal balapan, padahal sebelumnya cuaca sangat cerah. Hujan berhenti, lalu sempat turun lagi pada pertengahan balapan.

“Kondisi hari ini sangat, sangat sulit, yang terburuk bagi pebalap. Balapan jadi berbahaya karena kamu bisa mengalami kecelakaan di setiap tikungan dan sangat mudah melakukan kesalahan.”

Seperti Marquez, Rossi juga sempat berpikir untuk masuk ke pit dan berganti motor. Namun, dia memutuskan bertahan dengan motor pertamanya. Rossi akhirnya finis di belakang Marquez dan di depan Dani Pedrosa.

Ditanya apakah dia akan mendapat libur pada hari pertama uji coba pasca-musim di Valencia, Rossi menjawab, “Sayangnya tidak karena saya tidak menang! Namun, saya akan membalap dengan sangat pelan, besok!”

Komentar