Janji Podium Rossi Dekati Kenyataan

Penulis: Darmansyah

Minggu, 3 April 2016 | 11:12 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi, sepertinya, akan mewujudkan janjinya untuk kembali ke podium, usai menjadi yang tercepat kedua di sesi latihan terakhir di MotoGP Argentina, atau berada di belakang Marc Marquez yang berhasil meraih “pole position.”

Sebelum memasuki babak kualifikasi, Sabtu dinihari WIB, 03 April 2016, Rossi kepada “crash” menitip salam untuk bisa kembali ke podium usai gagal di balapan pembuka, Sirkuit Losail dua pekan lalu.

“Saya yakin bisa kembali ke podium. Motor saya punya kecepatan bagus,” katanya pendek.

Dalam babak kualifikasi ini pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, merebut pole meski sempat mengalami kecelakaan.

Marquez mendapatkan catatan waktu terbaik. Catatan waktu Marquez tidak mampu dikalahkan para pebalap lainnya hingga babak kualifikasi selesai.

Seperti dikutip dari Motorsport.com, Marquez sempat mengalami kecelakaan di tikungan pertama di menit-menit akhir babak kualifikasi. Pebalap asal Spanyol itu juga sempat terjatuh di tikungan pertama pada latihan bebas ketiga.

Beruntung Marquez terhindar dari cedera serius. Berbicara usai babak kualifikasi, Marquez senang bisa merebut pole.

“Saya baik-baik saja, itu kecelakaan yang cukup hebat. Kami bekerja dengan baik. Saya merasa nyaman dengan sepeda motor. Tapi, saya menekan lebih di tikungan pertama. Senang bisa mendapatkan perasaan nyaman dengan motor,” ujar Marquez seperti dilansir Crash.net.

Start posisi kedua menjadi pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, yang berhasil mengalahkan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, di putaran akhir babak kualifikasi. Rossi terpaut 0,375 detik dari Marquez, sementara Lorenzo 0,533 detik.

Marquez bukan satu-satunya pebalap yang mengalami kecelakaan di tikungan pertama. Pebalap LCR Honda Cal Crutchlow serta Bradley Smith juga mengalami kecelakaan di tikungan yang sama.

Jalannya babak kualifikasi MotoGP Argentina sempat diundur menyusul insiden meledaknya ban belakang yang digunakan pebalap Pramac Ducati, Scott Redding, di latihan bebas keempat. Bendera merah sempat dikibarkan menyusul insiden yang melibatkan Redding.

Usai balapan, Rossi, mengatakan bahwa para pebalap dan tim akan mulai dari nol lagi menyusul keputusan Michelin untuk menarik ban belakang mereka.

Michelin menyediakan ban belakang baru yang akan dipakai untuk balapan GP Argentina di Autodromo Termas de Rio Hondo, Minggu, 03 Maret 2016.

Produsen asal Perancis tersebut memutuskan menarik ban belakang berkompon hard dan medium yang semula disiapkan untuk balapan akhir pekan ini.

Keputusan ini dibuat menyusul insiden yang menimpa Scott Redding saat menjalani sesi latihan bebas keempat dengan ban belakang medium.

“Alokasi baru akan banyak mengubah situasi. Saya pikir mereka akan menarik ban medium dan kami bisa membalap dengan ban belakang hard. Namun, sayangnya kami harus membalap dengan ban yang belum kami coba sebelumnya,” kata Rossi.

Rossi mengaku mengerti dan menghormati keputusan yang diambil Michelin, apalagi itu dibuat dengan tujuan menjaga keselamatan para pebalap.

“Dengan keputusan ini kami akan memulai dari nol lagi. Semoga pada sesi pemanasan kami bisa memahami situasinya, dan ban baru ini akan lebih aman. Semua berada dalam kondisi yang sama, jadi kita lihat apa yang akan terjadi,” ujar pebalap Italia tersebut.

Para pebalap yang normalnya menjalani sesi pemanasan selama dua puluh menit akan mendapatkan tambahan tiga puluh menit sebagai kesempatan untuk mengenal karakter ban dan mencari setelan terbaik untuk motor.

“Untungnya kami mendapatkan tambahan sesi selama tiga puluh menit. Kami akan berusaha keras untuk membuat motor beradaptasi dengan ban baru.

Kami tidak punya pilihan lain, jadi kami akan berusaha keras untuk mendapatkan performa terbaik,” ucap pebalap gaek tersebut.

Rossi yang tahun lalu finis pertama di Argentina akan memulai balapan akhir pekan ini dari posisi start kedua.

Marc Marquez akan start dari pole position, sementara rekan satu timnya, Jorge Lorenzo, dari tempat ketiga.

Komentar