Jack Miller “Kentuti” Pebalap Senior

Penulis: Darmansyah

Senin, 27 Juni 2016 | 09:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Pebalap MotoGP berusia muda Australia, Jack Miller, secara mengejutkan tampil sebagai juara di  Grand Prix Assen, Belanda, Minggu malam WIB, 26 Juni 2016, dan mengalahkan semua pebalap elitis termasuk Rossi, Lorenzo, Marc Marquez maupun Pedrosa.

Kemenangannya ini ditandai oleh  hujan lebat sepanjang balapan yang membuat  banyaknya pebalap papan atas tergelincir.

Terlepas dari sejumlah insiden itu, Miller tetap patut mendapatkan kredit lantaran berhasil melewati Marc Marquez dan mempertahankan posisinya di depan untuk meraih podium dan gelar juara pertamanya di ajang MotoGP.

“Saya tak tahu apakah ini mengubah musim saya, tetapi yang pasti kemenangan ini mengubah akhir pekan saya,” ujar Miller seperti dilansir Crash, Senin, 27 Juni 2016.

Miller yang langsung melompat dari ajang Moto3 ke MotoGP pada musim lalu, juga membuktikan dirinya memang pantas berlaga di ajang balap motor elite dunia itu.

Terlebih kemenangan itu membuatnya menjadi pebalap tim satelit pertama yang mampu menjuarai kelas premium sejak Toni Elias melakukannya di Portugal, sepuluh tahun lalu.

“Realitasnya adalah saya masih berada pada fase pembelajaran dan langsung lompat dari Moto3 ke MotoGP merupakan sebuah langkah besar.”

“Tapi kini semuanya jelas bahwa saya tahu cara menunggangi motor dan bukan orang yang bodoh,” kata Miller.

Menyadari sulitnya pebalap pemula berbicara di ajang MotoGP, Miller juga merasa cukup beruntung dirinya mampu berprestasi lantaran tak sedikit pebalap yang tampil di MotoGP tapi tak kunjung menuai hasil.

“Tentunya selalu menyenangkan berhasil meraih kemenangan. Ini juga memberi saya sedikit suntikan kepercayaan diri karena banyak pebalap masuk ke MotoGP dan tak pernah memenangkan balapan untuk waktu yang lama.”

Dengan nada setengah mengejek, laman situs “speedweek,” mencibir, gelaran MotoGP Belanda sepertinya bukan menjadi milik rider-rider kenamaan macam Valentino Rossi, Dani Pedrosa, serta Andrea Dovizioso.

Ketiganya  harus rela merasakan bagaimana mencium aspal di Sirkuit Assen.

Meski Dani Pedrosa masih bisa melanjutkan balapan, ia hanya mampu finis di tempat ketiga belas3.

Jalannya balapan di Assen memang dramatis.

Valentino Rossi yang memulai balapan  dengan sangat baik langsung  mengudeta posisi puncak dari Andrea Dovizioso.

Sementara itu rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo masih tercecer di tempat kesebelas

Namun posisi Rossi tidak berlangsung lama. Di luar dugaan, pembalap Tim Aspar Ducati, Yonny Hernandez sukses overtacking The Doctor di lap ketiga.

Balapan memasuki lap kelima.

Tidak banyak perubahan yang terjadi.

Tempat pertama masih ditempati rider Tim Aspar Ducati, Yonny Hernandez, disusul Rossi ditempat kedua. Sedangkan posisi Jorge Lorenzo terus terjerembab di barisan belakang. Juara dunia musim lalu itu kini menempati posisi tujuh belas.

Hernandez masih memimpin jalannya balapan.

Pembalap Tim Satelit Ducati itu sukses menutup ruang Rossi untuk kembali memimpin jalannya race.

Mengaspal dalam kondisi basah ternyata membuat sejumlah pembalap kewalahan.

Tidak hanya Jorge Lorenzo yang kesulitan, rider Repsol Honda, Marc Marquez juga masih belum bisa menunjukan tajinya.

Rider asal Spanyol tersebut masih tertahan di tempat enam.

Pada kesempatan lain, Rossi berhasil disalip oleh Andrea Dovizioso di lap sepuluh.

Sementara itu tempat pertama masih menjadi milik rider Tim Aspar Ducati, Yonny Hernandez. Satu lap berselang, Hernandez mengalami masalah pada motornya. Alhasil, posisi puncak kini jadi milik Dovizioso.

Balapan memasuki lap ketiga belas, petaka kembali menimpa pembalap Ducati Corse Andrea Iannone.

Ia kembali gagal menyentuh garis finis setelah terjatuh. Sementara itu, Valentino Rossi harus rela disalip Danilo Petruci.

“Jadi saya harus menyadari betapa beruntungnya saya,” kata Miller.

Kesuksesan pembalap tim satelit Honda, Jack Miller, yang sukses meraih podium pertama di Sirkuit Assen, Belanda, berbuah sanjungan.

Sanjungan tersebut datang dari sang maestro MotoGP, Valentino Rossi, yang menilai apa yang dilakukan sangat luar biasa.

Seperti diketahui, pada seri kedelapan MotoGP, Miller keluar sebagai juara. Ia sukses mengalahkan rider ternama seperti Marc Marquez, Jorge Lorenzo, hingga Andrea Iannone kala mengaspal di Assen yang diguyur hujan.

Atas kesuksesannya tersebut, Rossi memuji aksi pembalap asal Australia tersebut. Bahkan VR46 menilai Miller mampu membungkam orang-orang yang memandangnya setengah mata. Sebab, jalan yang ditempuh mantan pembalap Moto3 tersebut terbilang nekat tampil di MotoGP.

“Kemenangan Jack adalah satu-satunya yang terbaik hari ini. Saya memiliki hubungan yang baik dengannya. Saya menyukai ia saat berdiri di podium,” ucap Rossi mengutip Crash, Senin

“Saya senang dengan kesuksesannya. Ia layak untuk itu setelah mengalami cedera di awal tahun. Ia adalah orang yang hebat dan saya pikir dia memiliki bakat yang baik.”

“Di mana ia bertaruh banyak untuk pergi ke MotoGP dari Moto3. Dari sudat pandang, Saya tidak tahu apakah itu adalah pilihan yang tepat, namun hari ini ia terbukti membuat keputusan yang tepat,” puji sosok berusia 37 tahun tersebut.

Sekadar informasi, Miller terbilang membuat lonjakan dalam kariernya dari Moto3 langsung ke MotoGP pada musim lalu.

Namun, dengan hasil yang didapatkan dengan menjuarai GP Belanda menghapus keraguan banyak orang akan kemampuannya.

Komentar