close
Nuga Sport

Hamilton: “Tak Ada Pressure, Saya Enjoy”

Lewis Hamilton menegaskan ia begitu gembira mananti balapan di Yas Marina Circuit, GP Abu Dhabi, Minggu malam WIB, 23 November 2014, dan , sama sekali tidak berada dalam tekanan atau gugup. Ia merasa seperti memburu gelar dunia yang pertama enam tahun lalu.

Lewis Hamilton akan star dari posisi dua di belakang rekan satu timnya Nico Rosberg, yang pole position. Keduanya masih memiliki peluang untuk menjuarai musim lomba Formula One 2014 dengan keunggulan Lewis Hamilton tujuh belas poin.

Aroma manis menjadi penguasa di Yas Marina Circuit dan kampiun musim ini sudah terlihat sejak free practice hari pertama. Ya, kecepatan mobilnya tak ada yang menyamai dan membuat rekan setim sekaligus sang seteru, Nico Rosberg, terus diasapi.

Namun di latihan bebas ketiga dan kualifikasi justru Nico Rosberg yang unggul.

Kendati mahkota juara sudah di depan mata karena tengah memimpin tujuh belas poin di klasemen sementara dari Rosberg, Hamilton tak ingin terlena dan jemawa. Yang dirasakan pembalap berjuluk The Boss itu justru santai luar biasa.

“Saya tidak datang ke sini berpikir sudah mengantongi gelar kedua. Saya merasa tengah mengejar titel pertama. Saya merasa santai. Kenapa saya tidak boleh seperti itu? Saya berada di tempat terbaik di seluruh hidup saya. Saya bersama tim terbaik, saya memiliki mobil terbaik, saya dalam kondisi terbaik. Saya excited, man,” kata Hamilton, seperti dilansir Planet-F1.

“Terakhir kali saya menuju seri penentu juara, dua yang terakhir , mungkin saya nervous. Berbeda jauh dengan kali ini. Saya begitu excited, itu perbedaannya. Seperti anak kecil yang menyambut natal, hanya saja saya harus mengontrol ini. Dan saya tidak ada masalah dengan itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Nico Rosberg meminta Lewis Hamilton untuk menyajikan persaingan yang bersih saat melakoni lomba seri pamungkas di Abu Dhabi, besok malam WIB. Seperti diketahui, satu di antara Rosberg-Hamilton yang menjadi penguasa di Yas Marina Circuit, dipastikan menjadi kampiun musim ini.

Ironisnya, permintaan Rosberg kepada Hamilton untuk bertarung secara fair tidak dibarengi dengan track record driver asal Jerman itu. Seperti diketahui, Rosberg pernah mencuatkan kontroversi saat balapan di Monaco.

Saat itu dihelat sesi kualifikasi, Rosberg melakukan kesalahan dan menyebabkan mobilnya memutar balik. Hamilton menjadi pihak yang paling dirugikan dalam kejadian tersebut karena kansnya untuk menyabet pole position tertutup.

Kemudian saat GP Belgia, Rosberg justru menyenggol mobil rekan setimnya itu, yang menyebabkan Hamilton tak lama kemudian mengakhiri balapan secara prematur. Dengan Hamilton yang tengah memimpin 17 angka atas Rosberg di klasemen, pembalap The Boss itu jelas berada di atas angin.

“Lewis bisa melakukan sesuatu untuk menjaganya tetap bersih, atau mengendarai mobilnya dengan bersih. Lewis bisa melakukan itu,” kata Rosberg, seperti dilansir Evening Times.

Saat Hamilton ditanya apakah akan terjadi pertarungan yang bersih, juara tahun 2008 itu menjawab, “Ya, saya tidak tahu harus berkata apa. Itu lah yang terjadi. Anda harus menuju akhir pekan dengan mempercayai itu bisa saja terjadi.”

Sementara itu, pembalap Williams, Felipe Massa, tak mau kalah menjalani lomba di Yas marina. Ia sudah menyiapkan strategi jitu saat lomba di seri pamungkas itu. Ia berencana mengambil keuntungan dari setiap kesalahan-kesalahan yang dibuat tim Mercedes.

Sebenarnya, penampilan Massa juga tak kunjung membaik saat mengaspal lintasan balap di Abu Dhabi perihal sesi free practice hari Jumat. Ia mengakhiri sesi latihan bebas di posisi ke-10 usai dibuat pusing dengan set-up mobilnya.

Meski tak yakin dengan kecepatan mobilnya saat lomba nanti, Massa yakin dengan tekanan gelar juara Lewis Hamilton kontra Nico Rosberg yang begitu dahsyat, akan membuat duo Mercedes itu rentan melakukan kesalahan. Itu adalah skenario yang yang sudah di dalam kepala Massa.

“Tim Mercedes berada di dunia lain sepanjang musim ini. Jadi, melihat kecepatan mereka, akan sulit untuk kami. Jika kami memiliki kesempatan, kami akan mencoba yang terbaik,” kata Massa, seperti dilansir Crash.
“Kesalahan-kesalahan yang dibuat Mercedes adalah sesuatu yang harus kami gunakan untuk bisa di depan,” lanjutnya.

“Ketika Anda melihat kuatnya pembalap-pembalap Mercedes, Anda harus melihat siapa yang paling banyak mengumpulkan poin. Lewis memiliki kesempatan lebih baik untuk gelar juara karena memiliki poin yang lebih banyak,” jelasnya.

Tags : slide