Grand Prix F1
“The Ice Man” Raikkonen Kembali Ke Puncak Podium

Penulis: Darmansyah

Senin, 18 Maret 2013 | 10:29 WIB

Dibaca: 0 kali

“The Ice Man” Kimi Raikkonen merampas podium dari “duo” Red Bulls, Vettel dan Webber, dan menyingkirkan “duo” Ferrari, Alonso dan Massa, untuk menempatkan dirinya bersama Lotus di puncak persaingan pada seri pembuka Grand Prix F1 di Australia, Minggu. Keberhasil Kimi, yang kini bergabung di tim Lotus, memenangkan lomba yang menempuh 58 lap ini berkat kehebatan strategi tim sehingga dirinya dapat menyelesaikan lomba dengan menempuh total 1 jam 30menit 03,225 detik.

Raikonen, pebalap asal Norwegia yang menjuarai Grand Prix FI 2007, start di posisi keenam dan oleh timnya dipasangkan ban kompon medium. Sementara pebalap unggulan di depannya mengandalkan ban kompon super lunak yang berarti melakukan 3 kali pitstop. Sementara Lotus menginginkan Raikkonen cukup dua kali.

Kecerdikan tim Lotus untuk memasang ban medium ini merupakan perpaduan antara kecerdasan Kimi dengan strategi yang dirancang sebelum balapan. Sebab dengan posisi start keenam Kimi akan sulit untuk menebas “duo” Red Bulls, Vettel dan Webber, yang berada di depannya. Apalagi, masih ada “duo” Ferrari, Massa dan Alonsi, yang kini memakai mobil balap dengan “speck” terbaru.

Kimi yang pernah bergabung dengan Ferrari dan Mc Laren, merupakan pebalap paling cerdas dalam sejarah F1. Ia meninggalkan arena F1 tahun 2008 dan memulai karir balapan mobil selama tiga tahun. Ia baru kembali ke F1 musim 2012 bersama Lotus dan menempati urutan ketiga untuk kategori pebalap.

Kimi banyak diberitakan karena kehidupannya yang tertutup dan sikapnya yang dingin terhadap media. Ia tidak pernah melampiaskan keberhasilannya menjuarai setiap seri balapan dengan berjingkrak. Ia cukup melambaikan tangan, seperti di Grand Prix Australia kemarin dan langsung menghilang untuk kemudian muncul di panggung dengan wajah serius.

Kemenangan Kimi di Australia merupakan langkah awal dari tekadnya untuk menjuarai balapan F1 musim ini lewat perpaduan taktik dan kepiawaian pebalap. Ternyata, taktik ini berhasil. Raikkonen berhasil memimpin lomba di lap 40 saat Vettel melakukan pitstop ketiganya. Sementara dirinya sudah melakukan lebih dulu di lap 34 (pitstop II). Ini merupakan kemenangan keduanya sejak kembali ke arena tahun lalu. Kemenangan pertamanya diraih di Abu Dhabi.

Posisi kedua direbut Fernando Alonso. Ferrari F138 yang dikemudikannya cukup kencang. Buktinya, begitu start dengan ban kompon super lunak ia bisa menyodok ketiga di belakang Vettel dan rekan setimnya Felipe Massa. Jika ia menggunakan ban medium, belum tentu bisa mendapatkan posisi yang baik saat start.

Di urutan ketiga ditempati Sebastian Vettel yang juga sempat memimpin di depan bersama Alonso. Hanya, Red Bull – begitu juga ferrari – di lomba ini menerapkan strategi pitstop 3 kali, sehingga kalah dengan Raikkonen.

Lewis Hamilton gagal podium dan tampak masih beradaptasi dengan mobil. Buktinya, ia dapat disalip oleh Alonso dan Vettel. Sementara rekan setimnya Nico Rosberg gagal melanjutkan lomba.

Balapan di mulai ketika lampu start merah padam, Vettel mampu mempertahankan posisinya sampai tikungan pertama. Kecuali Webber yang lamban dan kesempatan ini tidak disia-siakan duo Ferrari melibasnya dengan Massa berada di urutan kedua, diikuti Alonso dan juga dua mobil Mercedes. Sehingga rekan Vettel itu mundur jadi ketujuh.

Selain duo Ferrari, Kimi Raikkonen dengan Lotus juga dapat menyodok Hamilton di salah satu tikungan patah. Mantan juara dunia 2007 itu akhirnya dapat memperbaiki posisinya jadi keempat.

Tak disangka, duo Ferrari dapat menekan Vettel sampai lap 7. Massa hanya terpaut 0,830 detik, sedang Alonso 1,20 detik dengan Vettel. Begitu juga Raikkonen coba mendekat kepada tiga kelompok di depan.

Tidak sampai 10 lap, satu persatu pebalap unggulan masuk pit untuk menukar ban kompon super lunaknya dengan medium. Diawali oleh Button di lap 5, menyusul Webber (lap6), Vettel (lap 8), Massa (9), dan Alonso serta Raikkonen bersamaan (lap 10).

Namun hingga lap 13, Hamilton, Rosberg dan Sutil yang pakai kompon super lunak belum ganti ban. Baru lap 14 Hamilton masuk dan posisinya melorot dari pertama jadi kedelapan.

Tinggal Sutil yang memimpin di depan belum ganti ban sampai lap 16 karena saat start pakai ban medium. Bahkan ketika Alonso ganti untuk yang kedua kali, pebalap tim Force India itu masih di lintasan. Baru lap 21 ia ganti ban bersamaan dengan Vettel, tapi yang masuk lintasan duluan Sutil. Tapi, ketika di tikungan kedua Alonso berhasil menyalip Sutil dan beberapa tikungan kemudian giliran Vettel.

Tinggal tiga pebalap di depan yang belum masuk pit kedua, yakni Raikkonen, Hamilton, dan Rosberg. Di belakang mereka membayang Alonso yang ditempel ketat Vettel, Sutil, dan Massa.

Masuk lap 27, Alonso, Vettel, Sutil dan Massa yang menempel rapat coba mendekat kepada dua pebalap terdepan, Raikkonen dan Hamilton yang baru sekali ganti ban. Sementara Rosberg sudah menepikan mobil W04 karena menyangkut daya tahan mobil.

Pada lap 29, rintik hujan kecil mulai turun di bagian tertentu di lintasan. Tapi, Alonso beberapa kali coba mendahului Hamilton untuk merebut posisi kedua dan baru tercepat pada lap 32 di tiga tikungan terakhir. Hamilton pun langsung masuk pit ganti ban dan posisinya mundur dari kedua jadi ketujuh.

Alonso dapat mengambil alih pimpinan pada lap 34 begitu Raikkonen masuk pit kedua. Di belakangnya membayang Vettel,Sutil, dan Massa. Sedang Raikkonen berada di urutan kelima dan dapat kembali terdepan begitu Vettel dan Alonso melakukan pitstop ketiga masing-masing di lap 38 dan 40 dan ia terus dapat mempertahankan posisinya sampai finis.

Komentar