GP Malaysia
Vettel Juara di Sepang

Penulis: Darmansyah

Minggu, 24 Maret 2013 | 22:52 WIB

Dibaca: 0 kali

Red Bull Racing memborong podium satu-dua lewat dua pebalapnya, Sebastian Vettel dan Mark Webber, di seri kedua balapan Formula One di Grand Prix Malaysia, Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, Minggu, sekaligus mengingatkan tim lainnya, Ferrari, Mercedes dan Lotus, bahwa mereka masih yang tercepat. Vettel, pebalap asal Jerman yang menempati “pole position” mengakhiri balapan selama 56 lap tersebut sebagai pemenang dengan memuncaki podium dan mengalahkan rekan setimnya, Mark Webber, serta pebalap Mercedes, Lewis Hamilton yang menguntitnya di pengujung lomba.

Fernando Alonso, pebalap Ferrari yang menjadi juara GP Malaysia musim lalu, yang merupakan pesaing berat Vettel menelan kenyataan pahit karena terpaksa meninggalkan lomba menjelang lap kedua setelah sayap depan mobilnya patah dan terseret serta mengeluarkan api akibat bersenggolan dengan Webber sebelum memasuki tikungan pertama usai start.

Hail seri kedua F1, yang menempatkan kembali Vettel ke trek juara setelah menguasai lomba jet darat ini selama tiga tahun terakhir, dengan total poin 40. Dan, pebalap Jerman ini pun bisa mempertahankan posisi podium dalam dua lomba, karena pekan lalu dia finis di posisi ketiga GP Australia.

Laporan kontributor “nuga.co,” Fachriadi, yang mengabarkan lewat jaringan telepon, begitu lampu start menyala Alonso langsung agresif menyodok kedepan. Ia menyalip rekan setimnya, Felipe Massa yang start di posisi dua. Akan tetapi menjelang tikungan pertama, sayap depannya bersenggolan dengan mobil Webber, yang juga melejit dari urutan keenam hingga menembus posisi ketiga dan nyaris melewati Alonso.

Akibat senggolan itu, ujar contributor “nuga.co,” sayap depan Alonso patah dan terseret hingga menjelang akhir lap pertama. Sayang, Alonso tak mampu mengendalikan mobilnya sehingga dia terseret ke gravel dan gagal melanjutkan lomba. Tanpa Alonso, yang pekan lalu menjadi runner-up GP Australia, Vettel cukup nyaman di depan. Hingga lap keempat, posisi 10 besar dihuni Vettel, Webber, Lewis Hamilton, Nico Rosberg, Jenson Button, Massa, Sergio Perez, Adrian Sutil, Nico Hulkenberg, dan Ricciado.

Di lap keenam, Vettel memutuskan untuk masuk pitstop setelah dia mengatakan kepada timnya di “paddock” bannya mengalami “slick” dan nyaris membuatnya gagal. Juara dunia tiga musim terakhir ini mengganti ban medium. Saat itu para rival melanjutkan lomba, hanya Massa yang ikut masuk pitstop.

Begitu keluar dari “pitstop” Vettel melorot empat posisi. Tapi berselang empat lap, sejumlah pebalap juga memutuskan masuk pitstop. Webber, yang saat itu membuat “fastest lap,” juga ikut masuk. Saat itu ada satu kejadian lucu di mana Hamilton salah masuk garasi karena dia menuju ke tim lamanya, McLaren. Padahal saat ini dia sudah memperkuat Mercedes.

Pada lap ke-11 Webber, Vettel, Hamilton, Rosberg, Button, Hulkenberg, Massa, Perez, Grosjean dan Raikkonen, saling beriringan. Raikkonen berhasil masuk barisan elite ini setelah melewati Ricciardo. Berselang dua lap, jarak Webber dan Vettel 2,4 detik, sedangkan Hamilton terpaut 2,9 dari Vettel. Rosberg secara perlahan terus memangkas jarak dengan para pebalap di depannya setelah pada lap ke-17 membuat fastest lap 1:43.535.

Pada lap ke-29, Vettel mengatakan bahwa Webber terlalu lambat. Para mekanik Red Bull memberikan tanggapan dan Webber pun masuk pitstop, sehingga Vettel memimpin jalannya lomba. Empat lap kemudian, Vettel pun kembali masuk pit untuk menggunakan ban keras. Ketika kembali ke lintasan, dia berada di belakang Hamilton dan mendapat tekanan dari Rosberg. Ketika itu, Button yang memimpin jalannya lomba, karena belum melakukan pit ketiga, dan diikuti oleh Webber, Hamilton, Vettel dan Rosberg.

Masalah menimpa Button pada lap ke-36, karena roda depannya tak beres, yang memaksanya masuk pit. Beruntung para mekanik bisa menyelesakan permasalahnya, sehingga juara dunia 2009 itu bisa kembali melanjutkan lomba meskipun harus terpuruk ke posisi ke-14. Posisi hingga lap ke-37 adalah Webber, Hamilton, Vettel, Rosberg, Massa, Grosjean, Perez, Hulkenberg, Raikkonen, dan Gutierrez.

Vettel berhasil melewati Hamilton di lap ke-38, ketika Hamilton mengatakan bahwa kecepatannya menurun, meskipun dia sudah diberitahu bahan bakarnya aman. Dengan demikian, Red Bull menguasai posisi 1-2, di mana perbedaan waktu antara Webber dan Vettel sekitar lima detik.

Raikkonen, yang menempati posisi kesembilan, terlihat frustrasi karena sangat kesulitan melewati Hulkenberg, yang terus menutupnya. Akhirnya juara dunia 2007 ini berhasil melewati pebalap Jerman tersebut pada lap ke-41, dan selanjutnya mengincar Perez yang berada di peringkat ketujuh.

Lap ke-42, Hamilton masuk pitstop untuk keempat kalinya karena dia mengganti ban kompon keras dengan medium. Dia berhasil mempertahankan posisinya ketika keluar, begitu juga dengan Webber, tak kehilangan posisinya sebagai pemimpin lomba meskipun sempat masuk pitstop di lap ke-45. Tetapi pebalap Australia ini mendapat tekanan keras dari Vettel, yang membuat mekanik memintanya untuk hati-hati, karena di belakang mereka ada duo Mercedes yang bisa saja menyodok.

Kekhawatiran kubu Red Bull nyaris menjadi mimpi buruk seandainya Webber tak “mengalah”. Pasalnya, pada lap ke-47 Vettel nekat menerobos dari sisi dalam saat akan memasuki tikungan ke kanan, yang membuat Webber nyaris menyenggolnya. Sempat terjadi aksi salip-menyelip di antara dua pebalap Red Bull itu, yang akhirnya dimenangkan Vettel. Bos Red Bull, Christian Horner, menyebut Vettel melakukan hal bodoh.

Sementara itu Raikkonen memperlihatkan agresivitasnya ketika balapan memasuki lap ke-50. Pebalap Finlandia, yang pekan lalu menjuarai GP Australia ini menyalip Perez, sebelum memberikan tekanan kepada Massa. Sedangkan Rosberg berusaha melewati Hamilton, tetapi Ross Brawn memintanya untuk bertahan.

Vettel berhasil mempertahankan posisinya hingga menyentuh garis finis, sekaligus membawa Red Bull menguasai seri kedua ini karena Webber finis di belakangnya. Hamilton ada di posisi ketiga, diikuti rekan setimnya di Mercedes, Rosberg. 10 besar GP Malaysia ini adalah Vettel, Webber, Hamilton, Rosberg, Massa, Grosjean, Raikkonen, Hulkenberg, Perez dan Vergne.

GP Malaysia ini menghadirkan pertarungan sengit antara sesama pebalap dua tim yang berbeda. Vettel bertarung dengan Webber, begitu juga dengan Hamilton dan Rosberg. Kini, mereka mempersiapkan diri menghadapi seri ketiga di China, 14 April mendatang.

Menurut kontributor “nuga.co,” dari Grand Prix “Formula One” seri kedua di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, diawali dengan balapan sengit ketika lampu start menyala. “Sengit,” lapor kontributor “nuga.co’ dari arena balapan ketika terjadi saling salip di antara pebalap di garis pertama. Alonso langsung menggeber dengan memotong rekan Ferrarinya Felipe Massa untuk duduk di posisi dua. Webber dari Red Bull tak mau kalah, menykut Massa untuk menempel Alonso yang mengincer Sebastian Vettel di tikungan pertama.

“Benar-benar mendebar,” ujar Fachriadi yang khusus melaporkan ke “nuga.co.” Belum lagi menyelesaikan laporan awalnya ini tiba-tiba Fachriadi berteriak,”Alonso tamat!!” Ia mengatakan, Alonso harus meninggalkan arena di lap kedua dan melupakan impiannya untuk meraih poin di GP Malaysia. Pebalap Ferrari itu harus meninggalkan arena akibat kecelakaan yang dialaminya.

Komentar