Gairah Rossi di MottoGP Belum Padam

Penulis: Darmansyah

Rabu, 24 September 2014 | 09:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Gairah Valentino Rossi untuk tetap impresif dalam setiap balapan belum lagi kendor bersamaan dengan makin dekatnya jadwal lomba seri ke-empat belas MotoGP Catalunya, Spanyol, akhir pekan ini. Rossi tetap akan menjalani lomba ini dengan riang untuk bisa menempati podium di tengah makin kuatnya keinginan Marc Marquez untuk memenangi seri Aragon ini.

Vale, begitu ia disapa dengan panggilan lain, hingga musim ini tetap kokoh setelah memutuskan bertahan untuk dua musim ke depan bersama tim Movistar Yamaha. Gairahnya bak terisi penuh kembali.

Tujuh capaian podium musim ini seolah jadi bukti bahwa The Doctor masih berkutat di MotoGP bukan demi kontrak bernilai tinggi, tapi lantaran hasrat yang masih besar mengejar prestasi di senja kariernya.

“Sangat penting untuknya bertahan dua tahun ke depan. Saya sudah bicara dengan Valentino dan dia sangat bahagia bisa terus membalap. Beberapa orang bilang bahwa dia bertahan hanya karena uang. Tapi pada seri pertama di Qatar dan dia berada di podium, dia masih menunjukkan ketangguhannya,” papar bos MotoGP, Carmelo Ezpeleta.

“Saat dia ditanya pada saya bahwa dia sudah memperbarui kontraknya dengan Yamaha, saya bisa melihat di wajahnya soal keinginan kuat untuk terus berada di MotoGP,” ujar Carmelo.

Tak bisa dipungkiri, usia cepat atau lambat bakal berpengaruh pada performanya. Namun Ezpeleta melihat kondisi kebugaran Vale tak menurun drastis sejak masa jayanya sekira lima tahun lalu.

“Valentino merasa masih bisa memenangkan beberapa race dan mungkin meraih gelar. Usia di kepala Valentino tak sama dengan usia di tubuhnya. Fisiknya tak terlalu buruk dibandingkan lima tahun lalu. Mentalitas akan memegang peran penting untuk membawa performa terbaiknya,” imbuh Ezpeleta.

“Legenda MotoGP Mick Doohan sering bilang pada saya bahwa hal terpenting dalam dunia balap adalah pikiran. Saya masih melihat Valentino punya mental untuk menang dan percaya pada dirinya sendiri,” tuntasnya.

Kemenangan di Misano pada dua pekan lalu tak hanya berarti dua puluh lima poin bagi Valentino Rossi, kemenangan itu juga membuat namanya masuk dalam salah satu rekor pembalap MotoGP yang sudah berusia senja.

Selain telah berpuasa selama lima musim untuk menjuarai Misano, Rossi juga mencatatkan dirinya sebagai riders asal Italia dengan karier terpanjang Catatan itu menghapus pemegang rekor sebelumnya, Loris Capirossi.. Tak hanya itu, Rossi juga memperpanjang rekor kemenangannya di kelas MotoGP sejak kemenangan pertamanya di kelas utama empat belas tahun lalu di sirkuit Donington Park.

Bagaimanapun juga, usia Rossi kini menginjak tiga puluh lima tahun dan masih memiliki perjalanan panjang jika ingin mematahkan rekor kemenangan dari pembalap tertua di MotoGP. Rekor itu dipegang oleh pembalap asal Inggris, Fergus Anderson yang meraih kemenanga saat usia 44 tahun pada seri Spanyol musim enam puluh satu tahun silam.

Menghadapi lomba di Sirkuit Aragon akhir pekan ini, Rossi, yang uai memperoleh hasil apik di San Marino, berhasrat kembali ke jalur kemenangan. Ambisi Rossi ini didukung catatan bagusnya dengan terus berada di podium di seri lalu..

Rossi yang membantah kemenangannya di Misano disebabkan Marquez jatuh saat membuntutinya. “Tanpa Marc terjatuh saya tetap bisa jadi juara di Misano,” ujar Valentino Rossi.

Kemenangan Rossi di San Marino memang belum mampu mengangkatnya posisinya dari urutan tiga klasemen pebalap. Ia masih tertinggal satu angka dari Dani Pedrosa.Saat ini kompetisi tinggal menyisakan lima balapan, dan Rossi bertekad mengalahkan perolehan Dani untuk merebut posisi dua klasemen.

Rossi begitu antusias menyambut balapan di Aragon. Bukan cuma akan membalap di sirkuit favorit “milik Marquez itu dan a juga ingin membuktikan bisa bagus dan memenanginya.

“Setelah akhir pekan yang menggembirakan di Italia, akan menyenangkan kembali membalap di Aragon.akhir pekan ini,” kata Rossi yang dikutip Crash.

“Ini bukan sirkuit favoritku dan kami ingin memiliki hasil bagus di sini. Aku berharap akan memenanginya,” lanjut dia.

“Sirkuit ini memiliki bagian pertama dan akhir yang teknikal, dan Anda mesti bagus saat membelok, tapi kami akan bekerja keras sejak hari Jumat untuk kembali di posisi teratas di hari Minggu.”

Komentar