Mayweather Jr Memang Layak Menang

Penulis: Darmansyah

Minggu, 3 Mei 2015 | 17:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Banyak yang kecewa setelah tiga juri memberikan keputusan bahwa Floyd Mayweather Jr. menang mutlak atas Manny Pacquiao di pertandingan yang digelar di MGM Grand, Las Vegas.

Namun melihat data statistik yang ada, ternyata Mayweather Jr. memang layak menang.

Begitu juga dengan alasan cedera bahu Pacman. Floyd Mayweather Jr. langsung merespon dengan berkata bahwa ia juga sempat mengalami hal sama.

Menurut petinju yang disapa dengan “The Money” tersebut, ia mengalami cedera pada kedua lengannya.
“Saya juga alami cedera sebelum bertanding. Tapi saya menemukan cara untuk menang,” kata Mayweather kepada wartawan pada sesi jumpa media.

Sebelumnya, Pacquiao menuturkan bahwa Komisi Atletik Nevada menolak permintaannya untuk disuntik obat anti-infeksi sebelum pertarungan. Hal ini karena Pacquiao tidak memberi tahu Komisi Atletik Nevada tentang cedera bahu kanan yang ia alami dalam lembaran medis yang harus diserahkan masing-masing petinju.

Menurut “Money Man” hal ini adalah karena rencana pertarungannya yang hebat.

“Saya memiliki rancangan yang hebat. Saya selalu sepuluh langkah lebih depan ketimbang petarung lainnya,” kata Mayweather. Selain itu, Mayweather juga menyatakan bahwa ia selalu yakin bisa menang sedari menit-menit awal.

“Saya tahu saya bisa mengalahkannya sejak ronde pertama.”

Satu pertanyaan tersisa dari laga ini adalah tentang masa depan Mayweather.

Mayweather yang akan menjalani satu pertarungan lagi pada September 2015 menyiratkan bahwa ia tidak terlalu bersemangat untuk mengejar rekor tersebut.

“Pada tahun-tahun terakhir, saya kehilangan kecintaan saya untuk tinju. Tapi ini pekerjaan saya.”

“Yang saya inginkan saat ini adalah pulang dan beristirahat.

Melihat penampilan agresif Pacquiao yang diiringi oleh ‘pelarian’ Mayweather Jr. sepanjang dua belas ronde berlangsung, tentunya publik banyak beranggapan bahwa Pacquiao yang lebih layak menang.

Namun melihat data statistik yang ada, kenyataan yang dilihat publik pada umumnya ternyata bertolak belakang.

Data statistik ini tentunya bakal mengejutkan publik yang melihat langsung pertarungan dua petinju fenomenal ini.

Jawaban dari hal ini terletak pada efektivitas jab milik Mayweather Jr. Dalam pertarungan yang digelar di MGM Grand Las Vegas tadi, Mayweather Jr. memang sering mendaratkan jab pada saat kedua petinju berhadapan dan memulai serangan.

Aksi curi serangan lewat jab-jab yang dilakukan Mayweather Jr. inilah yang berpeluang memberikan perbedaan besar dalam penilaian juri terhadap aksi dua petinju ini.

Walaupun tidak terhitung sebagai sebuah serangan besar, Mayweather Jr. mampu ‘menabung’ poin plus di tiap ronde.

Pacquiao kemudian terlihat ‘lebih layak’ menang di mata publik karena agresivitas dan tekadnya untuk menyerang sepanjang pertandingan berlangsung. Ia terus berlari mengejar Mayweather Jr. dan inilah yang jadi poin plus di mata publik.

Kengototan Pacquiao itulah yang dilihat publik sebagai bukti sahih bahwa Pacquiao layak jadi pemenang, padahal di saat bersamaan Mayweather Jr. justru lebih efektif dan efisien dalam melontarkan pukulan sehingga layak untuk keluar sebagai pemenang di akhir pertandingan.

Agresivitas Manny Pacquiao di atas ring tak bisa dibantah oleh siapapun, memang sangat menakutkan.

Namun lewat footwork yang sempurna, Mayweather Jr. berhasil terus menghindar dan selamat dari ancaman terkapar di atas ring serta menelan kekalahan untuk pertama kalinya.

Sebelum duel ini digelar, pelatih Pacquiao Freddie Roach sangat yakin bahwa kecepatan Mayweather Jr. sudah jauh menurun dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Karena itu, Roach optimistis Pacquiao bisa memojokkan Mayweather Jr. dan bahkan memukulnya jatuh.

Namun ternyata, optimisme Roach akhirnya membentur kenyataan pahit. Mayweather Jr. berhasil lepas dari ancaman tersungkur oleh kombinasi pukulan Pacquiao yang sebelumnya diapungkan.

Terlepas dari kontroversi keputusan juri soal kemenangan mutlak, Mayweather Jr. mampu menyajikan dan memberikan contoh bagaimana seharusnya footwork alias gerakan kaki dimiliki seorang petinju.

Meski tak tampil menghibur, namun Mayweather Jr. berhasil menunjukkan cara yang tepat untuk menghalau keganasan Pacquiao.

Pacquiao sulit untuk menyarangkan pukulan telak karena Mayweather Jr. terus aktif bergerak ke kanan-kiri. Tidak hanya itu, jangkauan panjang milik Mayweather Jr. makin membuat footwork-nya lebih efektif karena Pacquiao bakal lebih sulit masuk ke area pertahanannya.

Dengan footwork miliknya, Mayweather Jr. pun sukses dengan secepat kilat melontarkan pukulan balik saat Pacquiao berada dalam jarak pukulnya.

Efektivitas pukulan Mayweather Jr. jelas tidak lepas dari kuda-kuda kakinya yang kuat dan tak memiliki gerakan percuma saat menghindari serangan Pacquiao sebelumnya.

Dan di saat Mayweather Jr. tak lagi mampu menghindar, ia mengerahkan cara terakhirnya untuk menghalau serangan Pacquiao, yaitu dengan merangkul.

Footwork yang sempurna yang diperagakan Mayweather Jr. inilah yang berperan besar di balik keberhasilan Mayweather Jr. mempertahankan status tak pernah kalah yang ia pegang selama ini.

boxing scene, los angeles times, hbo, cbs news dan guardian

Komentar