close
Nuga Sport

Hitungan Hari Lorenzo Hengkang ke Ducati

Legenda MotoGP, Kevin Schwantz, mendukung keputusan  Jorge Lorenzo meninggalkan Movistar Yamaha untuk membalap bersama Ducati di musim depan bersamaan dengan habis masa kontrak pebalap asal Spanyol itu dengan pabrikan asal Jepang itu.

Seperti ditulis  MARCA, Senin, 18 April 2016,  Schwantz menyatakan dukungannya pada Por Fuera nama panggilan untuk Lorenzo, untuk berani mengambil risiko hijrah ke Ducati.

Lorenzo dan sang tandem, Valentino Rossi telah mendapatkan tawaran perpanjangan kontrak dari Yamaha Motor Racing sejak pertengahan bulan lalu.

The Doctor segera memberikan tanda tangannya, sementara Lorenzo memilih untuk memikirkannya lebih dulu.

Namun sampai hari ini, Por Fuera belum membubuhkan tanda tangannya dan justru lebih santer dikabarkan sudah menandatangani pra-kontrak dengan Ducati.

“Kita tahu Jorge berada dalam situasi yang sulit. Dengan adanya Vale di Yamaha, apapun bisa berubah dalam dua tahun. Jorge sangat mungkin pindah ke Ducati. Motor mereka kini sudah lebih baik ketimbang saat Vale membela mereka beberpa tahun yang lalu,” kata Schwantz.

“Saya rasa ke Ducati tak ada salahnya bagi Jorge. Saya suka melihat pembalap yang cukup berani pergi dari zona nyamannya dan menerima tantangan baru,” urainya.

Lorenzo  memang sedang dikaitkan dengan Ducati. Dirinya disebut-sebut akan pindah ke pabrikan Italia tersebut karena tidak betah di Yamaha Movistar.

Lorenzo  beberapa kali terlibat pertentangan dengan rekan setimnya, Valentino Rossi.

Hal tersebut disinyalir jadi salah satu penyebab dirinya tak ingin berlama-lama di Yamaha.

Tanda-tanda kepergian Lorenzo dari Yamaha mulai muncul setelah dirinya tidak mau menandatangani kontrak baru dengan Yamaha.

Kontrak Lorenzo saat ini habis sampai musim 2016 berakhir.

Rekan sesama Spanyol-nya  Marc Marquez, mengingatkan  Lorenzo bahwa berganti motor artinya harus berganti gaya membalap.

Ia juga berharap Lorenzo tak bisa beradaptasi dengan baik.

“Bersama dengan Ducati, Jorge memang seharusnya bisa lebih kuat. Tetapi kita lihat apakah itu akan mengubah gaya membalapnya. Anda bisa melihat bahwa Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso memiliki gaya yang berbeda,” ujar Marquez

“Jika pada akhirnya ia benar-benar memutuskan untuk pindah, saya berharap dirinya tidak terlalu baik dengan Ducati,” tandasnya.

Marc Marquez, berharap Jorge Lorenzo akan kesulitan bersama Ducati jika benar-benar meninggalkan Movistar Yamaha musim depan

Rumor Lorenzo hengkang ke Ducati terus bermunculan. Juara bertahan MotoGP itu dikabarkan akan mengumumkan kepindahannya ke Ducati pada GP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez, akhir pekan ini.

Marquez menjadi salah satu pebalap yang antusias dengan rumor kepindahan Lorenzo.

Pebalap asal Spanyol itu pun berharap kompatriotnya tidak sukses bersama Ducati.

“Jika Lorenzo memutuskan untuk melakukan perpindahan ini, saya berharap dia tidak mampu beradaptasi cepat dengan sepeda motor Ducati,” ujar Marquez seperti dikutip dari Sport Rider.

Marquez mengatakan menarik untuk mengetahui bagaimana penampilan Lorenzo bersama Ducati.

Rekan setim sekaligus rival Lorenzo, Valentino Rossi, pernah gagal ketika memperkuat Ducati dua musim.

“”Penampilan Lorenzo meningkat jauh dari musim lalu, terutama ketika mengangkat motor usai tikungan. Itu akan jadi titik kuatnya bersama Ducati,” ucap Marquez.

“Menarik untuk melihat bagaimana Ducati akan terpengaruh dengan gayanya ketika melalui tikungan cepat, terutama karena Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone punya gaya membalap yang berbeda.”

Direktur Pelaksana Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengaku pesimistis Lorenzo akan bertahan di Yamaha. Sejumlah pebalap seperti Maverick Vinales dan Alex Rins menjadi kandidat terkuat pengganti Lorenzo.

Tags : slide