Dramatis Pertarungan di Sirkuit Laguna Seca

Penulis: Darmansyah

Senin, 22 Juli 2013 | 09:02 WIB

Dibaca: 0 kali

Laguna Seca, Senin dinihari WIB, menuliskan banyak kisah tentang pertarungan antar pebalap MotoGP. Ada Marc Marquez yang impresif, mengundang decak kagum bagaimana seorang “rookie” Repsol Honda itu menaklukkan sirkuit yang tak pernah ia kenal secara spesifik, sebelumnya. Masih ada Valentine Rossi yang bertarung bak anak muda tanpa menyadari usianya yang memasuki 35 tahun.

Tak ketinggalan Stefan Bradl yang menggantikan posisi Cal Cruthlow di podium kedua setelah finis secara dramatis setelah berhasil menjauh dari tekanan Rossi di dua lap terakhir. Yang paling hebat adalah tampilnya secara penuh dua pebalap Spanyol dari tim yang berbeda, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa, dan disambut dengan antusias penonton MotoGP Ameriksa Serikat itu bak “super hero.”

Keduanya, Jorge dari Yamaha Racing dan Dani Pedrosa menunggangi Repsol Honda, baru saja menjalani operasi tulang usai kecelakaan pada saat latihan bebas di Sirkuit Sachsenrin, GP Jerman, pekan lalu.

Lorenzo yang di awal lomba berupaya mengatur “ritme” kecepatan karena masih merasa “nyilu” dengan sekrup dan pen metal yang dipasangkan dibahunya, mencona “ngebut” di pertengahan lomba. Ia melakukan “faste lap” dan mengundang tepuk tangan penonton.

Dani Pedrosa yang sehari sebelumnya, di latihan bebas masih merasa sakit dengan bekas oprasi diselangkangnya juga mengumbar kecepatan. Dani menggeber tunggangannya dari posisi star 12 dan berhasil finis pada urutan kelima mengalahkan Lorenzo yang berada di tempat ke enam.

Yang paling memukau dalam lomba di Laguna Seca bukanlah Marquez yang terus berada di depan. Tapi bintangnya adalah Valentino Rossi. “The Doctor” yang berhasil menempati podium ketiga, bertarung secara apik dan memberika sensasi dengan Alvaro Bautista.

Rossi juga mulai kewalahan meladeni perlawanan Bautista yang terus menguntit tepat di belakangnya. Rossi meladeni tekanan Bautista dengan tenang.Keduanya hanya beda waktu, kurang dari satu detik ketika menyentuh garis finis setelah secara ketat berlomba sepanjang balapan. Valentino Rossi menyuguhkan bagaimana teknik menunggang motor gede secara matang. Dia dengan sabar melayani Bautista yang kelihatannya amat yakin bisa mengatasi Rossi yang usianya sudah terbilang “gaek” itu.

Rossi mengakui ada yang berkurang dengan dirinya ketika harus berlomba secara ketat dengan para “rider” atau pun “rookie” di MotoGP. Tapi dengan nada canda ia mengatakan,”Mereka secara teknis dan reflek kecepatan oke. Tapi saya lebih matang. Memiliki kehati-hatian dan menghitung dengan cermat kondisi trek,” katanya sambil mengangkat telunjuk ke atas usai perlombaan.

Balapan di Laguna Seca, California, memenpatkan Stefan Bradl, Marc Marquez, dan Alvaro Bautista di baris terdepan. Valentino Rossi berada di baris kedua, posisi empat, begitu lampu start menyala langsung menyodok ke urutan dua di belakang Bradl, atau di depan Marquez.

Memasuki putaran kedua, Bautista yang merosot ke urutan lima setelah start, berhasil melewati Jorge Lorenzo dan naik ke posisi empat, dan Marquez berhasil melewati Rossi pada lap empat di tikungan Corkscrew, untuk mendapatkan posisi dua. Perlahan Marquez mulai mendekati Bradl yang masih memimpin balapan.

Lorenzo dan Dani Pedrosa bersaing ketat di posisi lima dan enam. Pedrosa akhirnya berhasil melewati Lorenzo untuk merebut tempat kelima, pada putaran ke-12.

Usaha Marquez untuk melewati Bradl akhirnya menemui hasil. Rookie Repsol Honda tersebut mengambil alih pimpinan balapan setelah melewati Bradl di tikungan terakhir putaran ke-19. Bautista terus menempel Rossi di posisi tiga dan empat. Sementara dua pebalap Ducati, Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso bersaing ketat memperebutkan posisi delapan.

Di depan Marquez makin tak tersentuh. Pebalap 20 tahun ini melakukan overlap terhadap beberapa rider, diikuti Bradl. Di posisi tiga, Rossi terus mendapat tekanan dari Bautista.

Marquez akhirnya berhasil menyelesaikan balapan dengan finis pertama, disusul Bradl di posisi dua. Marquez adalah rookie kelas primer pertama yang berhasil menang di Laguna Seca, sementara bagi Bradl, ini adalah podium pertamanya di MotoGP.

Komentar