Dramatis, Marquez Juara di Catalunya

Penulis: Darmansyah

Minggu, 15 Juni 2014 | 20:26 WIB

Dibaca: 0 kali

Balapan MotoGP seri ketujuh di Catalunya Circuit, Barcelona, Spanyol, Minggu malam WIB, 15 Juni 2014, benar-benar dramatis dan menegangkan sejak awal lomba, terutama antara tiga rider Valentino Rossi, Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Ketiganya saling berhimpitan, saling menyalip dan saling mendahului.

Pekik dan tepuk tangan secara terus menerus bergema ketika ketiganya tidak mau mengalah. Apalagi Marquez memiliki ambisi untuk mempersembahkan predikat juara bagi fansnya di “kampung” halamannya.

Begitu juga Pedrosa yang merasa dilahirkan dari Sirkuit Catalunya, tak ingin mengalah untuk mendapatkan podium setelah operasi urat tangannya dinyatakan sembuh total pekan lalu di sebuah klinik Barcelona.

Dalam situasi yang sangat impresif sesama pebalap, Marc Marquez dengan cerdik berhasil keluar dari tekanan Pedrosa dan melakukan “lompatan” kecepatan untuk mendahului Rossi di dua lap terakhir yang sekaligus menjuarai seri ketujuh ini untuk ketujuh kalinya berturut-turut.

Marquez benar-benar larut dalam kegembiraan di kibaran bendera bernomor 93, “trade mark” balapannya. Bahkan ketika ia berhenti di tribune penonton yang mengelu-elukannya Marquez diberikan dua bola dan menendangnya kea rah penonton.

“Benar-benar menyenangkan,” kata Marquez seusai pemberian trofi. “Ini gelar ketujuh di seri ketujuh. Saya menikmatinya,” kata Marquez kepada “crashnet.”

Dengan keluar sebagai juara di Catalunya, Marc Marquez masih sulit dibendung di balapan MotoGP musim ini.

Lorenzo yang semula tampil agresif di awal balapan cuma mampu memimpin di lima lap pertama dan kemudian diambil alih Rossi.

Sampai di tujuh lap terakhir Marquez mampu berada di posisi terdepan yang mampu diamankan hingga penghujung balapan, meski sempat mendapat perlawanan sengit dari Rossi dan Pedrosa khususnya di lap-lap terakhir.

Kemenangan ketujuh beruntun musim ini membuat Marquez kokoh di puncak klasemen dengan, disusul Rossi, Pedrosa, dan Lorenzo.

Balapan dimulai, Lorenzo yang start di posisi kedua langsung melesat ke urutan pertama dan Rossi ke posisi kedua, sementara Pedrosa yang memegang pole justru turun ke urutan ketiga dan Marquez di posisi keempat.

Lima lap mampu dikuasai Lorenzo sebelum perlahan kecepatannya menurun dan membuat Rossi berhasil menyalipnya. Sempat terjadi salip-menyalip di lap kelima antara Rossi dan Lorenzo meski akhirnya dimenangi oleh Rossi

Lorenzo kemudian malah kehilangan posisi kedua usai Marquez mengejarnya di lap keenam dan satu lap setelahnya Pedrosa yang giliran membuat Lorenzo turun ke posisi keempat.

Rossi kemudian terus dibayan-bayangi oleh Marquez sedari lap ketujuh dan sempat pebalap Repsol Honda itu berada tepat di belakang Rossi di lap ke-13, tapi kemudian Marquez malah melebar yang membuat jaraknya menjauh.

Balapan kian sengit di sisa tujuh lap ketika Marquez dan Pedrosa akhirnya mampu menyalip Rossi. Tapi Rossi tak lama itu menyalip Marquez dan lagi-lagi pemuda asal Spanyol itu mampu mendahului Rossi.

Di lap ke-20 duel ketat terjadi antara Marquez dan Rossi namun Marquez mampu mempertahankan posisinya dari kejaran Rossi. Pedrosa masih setia menguntit di posisi ketiga dan Lorenzo kian tertinggal jauh dari ketiga pebalap itu.

Marquez, Rossi, dan Pedrosa hanya terpisahkan nol koma sepersekian detik sampai Pedrosa mampu menyalip Rossi di posisi kedua. Pedrosa kini yang membuntuti Marquez di lap-lap terakhir.

Di lap terakhir Pedrosa sempat menyalip Marquez dan kemudian kembali disusul Marquez. Terlalu ngotot mengejar Marquez di tikungan akhir, malah membuat Pedrosa melebar dan disalip Rossi yang finis di posisi kedua. Balapan sendiri dimenangi oleh Marquez.

Komentar