close
Nuga Sport

Dovi Janji Tampil Prima Bersama Lorenzo

Andrea Dovizioso optimistis tampil kompetitif bersama Ducati di MotoGP musim ini, dan  berharap  tak terlibat dalam perseteruan sengit dengan Jorge Lorenzo.

Dovizioso tampil mengejutkan di musim lalu dengan jadi rival utama Marc Marquez. Pebalap Italia itu mengakhiri musim dengan duduk sebagai runner up.

Jelang musim ini, Dovizioso yakin bahwa dirinya bakal jadi pebalap yang kompetitif dan tak lagi dipandang sebelah mata.

“Setahun lalu, kami juga membicarakan tentang kemenangan namun tanpa sukses berarti. Kali ini, dasar yang kami miliki berbeda. Kami punya kepercayaan diri namun kaki kami tetap menginjak tanah.”

“Di antara para pebalap favorit, saya ada di dalamnya dan itu merupakan sebuah hal yang indah,” kata Dovizioso seperti ditulis laman tuttomotoriweb hari ini, 17 Januari

Dovizioso juga yakin bahwa Lorenzo akan tampil baik setelah menjalani musim perdananya untuk beradaptasi dengan motor Ducati.

“Saya tahu Jorge Lorenzo dengan baik. Saya memahami betapa kuatnya dia dan saya nilai ia juga bisa bertarung memperebutkan titel juara dunia di musim ini.”

“Bila persaingan di antara kami lebih kompetitif, situasi dalam tim tentu bisa berubah. Saya harap kondisi tersebut tak sampai pada titik pertengkaran,” tutur Dovizioso.

Di luar persaingan lintasan, Dovizioso juga optimistis nilai jualnya sebagai pebalap telah meningkat.

“Setelah lima tahun berada di sini, saya tak perlu meyakinkan siapa pun. Saya kini lebih fokus pada tes dan seri pertama, namun ketika Ducati meminta saya negosiasi, maka saya siap untuk membicarakan masa depan,” ujar Dovizioso

Sementara itu J orge Lorenzo mengaku dirinya layak mendapatkan kontrak besar saat direkrut Ducati

Namun untuk kontrak anyar, Lorenzo mengaku nilai jualnya sedang jatuh.

Lorenzo menandatangani kontrak dua musim bersama Ducati. Kontrak Lorenzo dengan Ducati terbilang fantastis. Namun setelah musim perdana yang kurang bagus, Lorenzo mengaku nilai jualnya saat ini jatuh.

“Banyak yang berkata saya memiliki kontrak yang bagus untuk musim 2017 dan 2018 karena nilai saya di pasar tinggi.”

“Para pebalap berkata demikian namun ketika saya menandatangani kontrak bersama Ducati, saya telah meraih lima juara dunia. Saya memenangkan enam puluh seri dan banyak meraih pole position”

“. Saya terus bertarung dalam perburuan gelar juara dunia jadi saya memenangkan kontrak tersebut,” kata Lorenzo seperti dikutip dari Motorsport.

Meski demikian, Lorenzo menyebut latar belakangnya tak bisa lagi digunakan untuk pembicaraan kontrak musim depan.

Rujukan bagi Lorenzo adalah hasil terbaru bersama Ducati. Di musim lalu, Lorenzo hanya finis di posisi ketujuh pada akhir musim.

“Banyak yang berkata bahwa nilai seorang pebalap ditentukan pada penampilan terakhirnya di llintasan.”

“Saya terjatuh di seri terakhir jadi nilai saya tidak terlalu tinggi dan juga hasil musim lalu terbilang tidak bagus untuk saya,” ujar Lorenzo.

Lorenzo punya kesempatan untuk memperbaiki reputasi dan nilai jualnya dengan tampil bagus di musim ini. Pebalap asal Spanyol ini optimistis bakal menampilkan performa lebih baik usai musim perdana.

“Pada tahun lalu saya berubah drastis. Saya belajar banyak dan berusaha menunggangi Ducati dengan baik. Namun misi tersebut tak pernah selesai.”

“Untuk musim ini, saya yakin Ducati akan melakukan perubahan untuk beradaptasi dengan saya. Kami ingin motor yang bukan hanya cepat di trek lurus, namun juga piawai di tikungan,” ujar Lorenzo

Jorge Lorenzo mengaku musim perdana bersama tim Ducati adalah musim yang berat.

Pemilik tiga gelar juara dunia MotoGP itu mengaku berupaya tampil sabar dan menjaga konsistensi selama putaran pertama musim lalu.

Menjelang musim baru, Lorenzo merasa lebih baik ketimbang sebelumnya.

Dengan hasil yang dicapai pada putaran kedua musim lalu serta adaptasi dengan motor dan gaya balapnya, pebalap tiga puluh tahun itu berpikir positif menyambut musim keduanya bersama pabrikan asal Italia.

“Saya rasa baik tim dan motornya sudah siap menang. Andrea [Dovizioso] dan [motor] Desmosedici telah menunjukkan kami memiliki segalanya untuk menjadi juara. Saya rasa saya memiliki kekuatan dan pengalaman untuk berjuang bersamanya,” ujar Lorenzo dalam situs resmi motogp.

“Target saya adalah terus melakukan perbaikan, tampil baik dan lebih baik lagi, dan menunjukkan performa terbaik dari Jorge Lorenzo. Saya percaya kami lebih kuat dibanding setahun lalu,” sambung Lorenzo.

Pada musim balap mendatang, Ducati akan mengandalkan motor Desmosedici GP 18 yang disebut Lorenzo lebih modern dan kian mengikuti perkembangan teknologi.

Akhir Januari mendatang, Lorenzo dan pebalap MotoGP lainnya akan melakukan sesi uji motor awal musim di Sirkuit Sepang, Malaysia, sebelum menjalani balapan pertama di Qatar pada 18 Maret.

Ducati telah merilis motor yang akan digunakan di Bologna, Senin lalu. Tim yang mulai mengikuti balap MotoGP sejak lima belas tahun lalu  tersebut merupakan tim yang pertama mengadakan acara perkenalan tim menjelang musim baru.

Tags : slide