“Bohong Duel Ulang Pacman v The Money”

Penulis: Darmansyah

Jumat, 10 April 2015 | 15:08 WIB

Dibaca: 0 kali

“Perang” kata-kata antara kubu Floyd Mayweather melawan kubu Manny “Pacman” Pacquiao terus meningkat, bersamaan dengan tersisanya waktu selama dua puluh empat hari, berdasarkan hitungan mundur, “perkelahian besar” antara keduanya,02 Mei 2015, di MGM Las Vegas, Texas, Amerika Serikat.

Walau pun telah menutup diri dari media menjelang pertarungannya, kubu Manny “Pacman” terus menyemburkan jawaban setiap serbuan kata-kata dari kubu Mayweather.

Terakhir, terjadi aksi bantah membantah antara kedua kubu itu setelah pelatih “Pacman,” Freddie Roach, memprediksi bakal terjadinya pengulangan pertarungan mereka, tak peduli siapa yang kalah atau menang di Las Vegas.

Pernyataan Roach itu langsung dibantah Floyd Mayweather Sr, ayah Mayweather Jr, sekaligus pelatihnya, yang menolak wacana duel lanjutan Floyd Mayweather Jr melawan Manny Pacquiao.

Menurutnya, hal itu akan sia-sia karena tidak akan ada orang yang ingin menontonnya lagi.

Mayweather Sr menuduh ucapan Roach hanya omong kosong.

Ia tidak memandang laga lanjutan sebagai hal yang perlu dilakukan.

“Saya tidak berpikir orang-orang ingin melihat laga lanjutan. Ketika orang tahu Floyd Mayweather Jr mengalahkan Manny, orang-orang tidak akan membeli tiket lagi untuk menonton kejadian yang sama,” kata mantan petinju AS itu, mengutip Boxing Scene, Jumat, 10 April 2015.

Sebelumnya Roach menspekulasikan dual Floyd Mayweather Jr melawan Manny Pacquiao kemungkinan besar bisa berlanjut. Syaratnya, banyak permintaan dari pendukung kedua petinju.

Sadar akan tingginya gengsi dalam duel antara Pacquiao dan Mayweather, Roach tidak heran apabila banyak permintaan untuk menggelar laga lanjutan setelahnya. Ia pun mengaku tidak keberatan mengadakan laga lanjutan tersebut, meski selama ini belum ada klausa untuk itu.

“Tidak ada klausa untuk laga lanjutan sebelumnya, tapi saya yakin para fans akan memintanya. Saya suka laga lanjutan, karena saya suka mendapatkan uang. Jadi, itu mungkin saja terjadi. Itu adalah sesuatu yang sangat bagus,” tandas Roach, mengutip On The Ropes Boxing Radio.

Jika nantinya laga lanjutan benar terjadi, ia tetap yakin kalau Pacman -julukan Pacquiao- yang akan memenangkannya.

Ia mengungkapkan, berapa pun banyaknya laga lanjutan yang bakal digelar, prediksinya tidak akan pernah berubah.

“Prediksi saya untuk 02 Mei, saya yakin Manny akan menang dengan K.O. Saya tahu Mayweather itu belum terkalahkan, tapi jika melihat pada catatan lawannya, dia-lah yang memilih lawannya. Jadi, saya tidak berpikir Mayweather sebagai petinju yang hebat,” tutup Roach.

Pernyataan tambahan Roach ini dianggap gila oleh ayah Mayweather.

Ia menganggap duel Mayweather Jr dan Pacquiao, yang akan berlangsung nanti, sebagai pertarungan berat sebelah. Ia sangat yakin laga itu akan selalu dimenangkan anaknya, sehingga tidak perlu dilakukan berkali-kali.

“Saya selalu yakin Floyd akan mengalahkannya. Meski tidak tahu pada babak keberapa, tapi saya yakin Floyd akan membuat Manny K.O. Tahukah kalian, terkadang pertarungan seperti ini terlihat seperti pertarungan Muhammad Ali melawan beruang. Tidak akan ada duel lanjutan,” tutupnya.

Ayah Floyd Mayweather Jr. itu juga yakin anaknya akan mampu menyamai pencapaian tak terkalahkan petinju legendaris Amerika Serikat, Rocky Marciano. Dengan kualitas yang dimiliki, bukan tidak mungkin hal itu dapat terjadi.

Menjelang duelnya dengan Manny Pacquiao, Mayweather Jr dibayangi rekor tak terkalahkan yang sudah dibukukan dalam empat puluh tujuh pertarungan.

Bila mampu menundukkan Pacquiao, ia berpeluang menyamai rekor Marciano yang terjadi enam puluh tahun silam. Semasa kariernya, Marciano membuat rekor empat puluh sembilan pertarungan tak terkalahkan.

“Jika ia menang melawan Pacquiao, dia butuh satu duel kemenangan lagi agar menyamai rekor Rocky Marciano. Saya pikir, dia akan mampu melakukan itu,” kata Mayweather Sr, seperti dilansir Sporting News.

Meski bangga dengan peluang pencapaian tersebut, mantan petinju AS itu mengaku lebih mementingkan keselamatan sang anak. Menurutnya, tanpa rekor tersebut, Mayweather Jr telah menunjukkan dirinya sebagai petinju yang luar biasa.

Mayweather Sr juga tidak mendukung anaknya yang dikenal mengejar kemenangan demi mendapatkan banyak uang. Ia menilai, keselamatan adalah hal yang paling penting bagi setiap petinju, dibanding rekor dan uang. Ia tidak ingin tinju membuat anaknya menjadi serakah.

Mayweather Jr memang dikenal selalu mengincar bayaran besar dari setiap laga. Untuk duelnya dengan Pacquiao saja, ia akan dibayar seratus dua puluh juta dolar atau atau setara dengan satu setengah triliun rupiah. Dengan jumlah sebesar itu, tidak heran apabila selama ini ia diberi julukan The Money.

sumber : sporting news, boxing scene dan boxing radio

Komentar