Benarkah F1 GP Jerman Dilenyapkan?

Penulis: Darmansyah

Rabu, 4 Februari 2015 | 15:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Rumor yang kini berhembus kencang di lingkungan penggemar Formula Satu adalah, Grand Prix Jerman di Sirkuit Honckenheim akan dilenyapkan sebagai bagian dari kalender seri balapan jet darat itu.

“GP Jerman tidak ikut serta dalam F1 musim 2015,” tulis “Stern” dalam edisi khususnya, 04 Februari 2015.
“Jerman, kini, tidak lagi bagian fundamental dari kalender F1,” tulis surat kabar terbitan Bonn itu dengan emosional .

Adalah bos F1 Bernie Ecclestone, yang menyatakan bahwa seri di Honckenheim, yang tadinya dijadwalkan 19 Juli 2015, diperkirakan akan dihapus dari musim 2015, karena kesepakatan kontrak menyebutkan GP Jerman sejatinya ikut serta dalam balapan musim 2016.

GP Jerman sudah masuk kalender F1 sejak enam puluh empat dan baru satu kali absen.

Pebalap asal jerman yang bernaung di bawah tim Mercedes, Nico Rosberg, ketika meluangkan waktunya di uji coba balapan di Jerez, Spanyol, mengaku terkejut saat mendengar kabar akan dihapusnya GP Jerman dari musim 2015.

Apalagi seperti diketahui itu adalah home race dari dirinya maupun timnya saat ini, Mercedes.

“Buat saya, sejauh yang saya ketahui GP Jerman adalah legendaris, seperti GP Inggris. Itu adalah bagian fundamental dari musim F1. Sangat mengecewakan mendengar kabar pada saat itu,” kata Rosberg, seperti dikutip Motorsport, Rabu, 04 Februari 2015.

“Ini untuk saya juga untuk semua fans F1 dari Jerman.

Terdapat banyak penggemar balapan kendaraan bermotor di Jerman, dan memiliki representasi yang luas dalam olahraga seperti saya dan Sebastian Vettel, ataupun Mercedes”

“ Jerman adalah bagian besar dari F1, jadi saya berharap ini bisa diselesaikan,” jelasnya.

Sementara itu, kegagalan Mercedes mendominasi tes di Jerez mulai dipersoalkan para pebalap dengan berkembangnya spekulasi bahwa tim Jerman itu menyembunyikaqn performa sebenarnya..

Pada hari pertama tes, pembalap Mercedes, Nico Rosberg, hanya mampu menduduki posisi tiga, di belakang Sebastian Vettel dan Marcus Ericsson. Pada tes kedua, rekan Rosberg, Lewis Hamilton, ada di peringkat empat, dan pada hari ketiga, Rosberg ada di posisi tiga.

“Saya pikir, mungkin mobil-mobil Mercedes menyembunyikan apa yang bisa mereka lakukan. Tampaknya mereka tak memacu mobilnya seratus persen,” kata Nasr, sebagaimana dilansir Autosport, Rabu 04 Februari 2015.

“Anda tak pernah tahu, karena ini adalah tes. Kami tak tahu program apa yang dilakukan oleh tim-tim lain, dan saya hanya senang kami telah melakukannya dengan baik,” sambung pembalap asal Brasil bernama lengkap Luiz Felipe de Oliveira Nasr tersebut.

Usai menjadi kedua tercepat pada hari kedua tes, Nasr menebar ancaman kepada para pembalap unggulan, dengan menjadi yang terbaik pada hari ketiga. Kendati demikian, pembalap yang musim lalu menjadi test driver di Williams itu tak mau terlalu senang.

“Saya pikir, kami sebenarnya masih bisa meningkatkan catatan waktu, tapi secara umum, semua berjalan bagus. Jujur, saya tak merasa bisa memimpin dalam situasi lain, tapi bagaimanapun, menyenangkan bisa jadi yang tercepat,” ucap pembalap muda usia itu

“Kami tidak pernah tahu program apa yang tim lain lakukan, saya hanya bahagia dengan performa tim kami,” kata Nasr kepada Autosport.

“Saya tidak mengatakan ini adalah performa maksimal, tapi mereka cukup bagus dengan ban sofa.

Sejujurnya, saya tidak merasa kami akan memimpin latihan di situasi lainnya. Tapi, setidaknya ini bagus finis pertama,” lanjutnya.

Pernyataan Nasr itu juga diperkuat oleh komentar Lewis Hamilton yang mengklaim ketidakpercayaannya dengan hasil tes pra musim.

‘The Boss’ –julukan Hamilton– mengendarai jet darat baru Mercedes, W06 tidak berakhir manis. Menggantikan posisi rekannya, Nico Rosberg di uji coba hari kedua, Hamilton belum mampu mengulangi performa apiknya tahun lalu.

Hamilton berada di belakang Sebastian Vettel, Felipe Nasr, dan Valtteri Bottas

Meski begitu, Hamilton coba menyenangkan diri dengan tak perlu mempermasalahkan hasil karena masih dalam pramusim dan uji coba pertama.

“Hari ini kami hanya coba berkendara saja dan tidak menekan untuk mencari waktu tercepat atau lainnya,” kata Hamilton kepada Sky Sport, Rabu, 04 Februari 2015.

“Saya yakin W06 akan menebus batas limit jika digeber dengan maksimal. Saat ini beberapa driver menggunakan ukuran bahan bakar yang berbeda, jadi hasil ini tidak relevan,” tambahnya.

Walau mengalami sejumlah isu pada mobil anyarnya di hari kedua uji coba Jerez, juara dunia F1 dua kali itu tetap melontarkan pujian. “Saya senang. Kami mendapatkan hasil yang bagus pada dua hari ini dan akan bekerja meneruskannya,” tandasnya.

Komentar