“Ambisi Saya Ingin Juara di Musim Ini”

Penulis: Darmansyah

Selasa, 10 Mei 2016 | 08:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi tak menampik keinginannya untuk menjadi juara di musim balapan tahun ini setelah gagal oleh “kecurangan” para pebalap “connection spain” musim lalu yang mengakibatkan ia hanya bisa berada di posisi dua setelah Jorge Lorenzo.

“Ambisi saya tahun ini ingin meraih juara. Dan hingga sekarang kesempatan itu masih terbuka. Kami, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, telah kembali ke posisi awal usai balapan di Le Mans,” kata Rossi seperti dikutip “speedweek,” Selasa 10 Mei 2016.

Hasil manis podium kedua  di Sirkuit Le Mans, Prancis pada Minggu, 08 Mei 2016 malam WIB, bagi Rossi, menjadi pertanda ia masih kompetitif..

Hasil di Le Mans tersebutl memantapkan posisi  Rossi sebagai pebalap urutan ketiga di klasemen sementara dengan raihan tujuh puluh delapan poin atau selisih dua belas poin dari pemuncak klasemen, Jorge Lorenzo.

Pencapaian manis tersebut juga memperkecil jarak Rossi dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez yang menduduki posisi kedua. Rossi dan Marquez tercatat hanya memiliki  selisih tujuh poin.

Rossi menilai saat ini dirinya berpeluang mengakhiri musim  dengan gelar juara.

Sebab, selisih poin antara dirinya dan Marquez serta Lorenzo kian menipis. The Doctor -julukan Rossi- bertekad untuk tetap fokus demi hasil maksimal  di akhir musim.

“Saya merasa senang karena memulai musim di posisi ketujuh kemudian berhasil meraih dua puluh poin.”

“ Itu adalah hal yang sangat baik karena dua puluh poin adalah angka yang penting bagi kami. Dalam persaingan gelar juara, saya berada dua belas poin di belakang Jorge dan tujuh di belakang Marc,” ujar Rossi, sebagaimana dilansir dari laman resmi MotoGP.

“Itu berarti persaingan gelar juara terbuka bagi kami bertiga.”

“Kami harus berkonsentrasi. Saat ini saya masih di posisi ketiga, jadi saya harus fokus seri demi seri, khususnya di Mugello dan berusaha tampil kompetitif di sana,” lanjutnya.

Rossi juga mengungkapkan  keberhasilan meraih posisi kedua di GP Perancis,  layaknya mendapatkan emas.

Memulai balapan dari posisi ketujuh, Rossi sempat mengalami masalah di awal karena start yang buruk.

Perlahan tapi pasti, pebalap gaek itu sukses menyalip sejumlah pebalap di depannya, termasuk Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

Setelah Dovizioso dan Marquez mengalami kecelakaan di lap keenam belas, Rossi dengan nyaman finis di posisi kedua.

Hasil itu membuat Rossi semakin dekat dengan puncak klasemen sementara yang ditempati Jorge Lorenzo.

“Saya tetap tenang saat balapan. Saya mampu bangkit dengan melewati sejumlah pebala,” ujar Rossi seperti dilansir Motorsport.com.

Rossi mengklaim bisa bersaing dengan Lorenzo andai tidak start dari posisi ketujuh.

Mantan pebalap Ducati itu mengaku timnya sempat mengalami masalah dengan ban lunak belakang Michelin sepanjang akhir pekan lalu.

“Kami terlalu fokus ke setelan motor dengan ban di Jerez, karena kami tidak menyangka ban lunak Michelin akan tampil lebih bagus di sini,” ucap Rossi.

“Hasilnya, kami menghabiskan banyak waktu di hari Jumat hanya untuk mengerjakan ban yang tidak kami gunakan saat balapan,” sambungnya.

Namun, sebelum menggapai posisi itu, “The Doctor,” julukan Rossi,harus berjuang keras.

Sebab, ia startdi urutan ketujuh dan terus memperbaiki posisinya menjadi keenam dan bisa naik kelima pada lap kedua.

Masuk putaran ketiga, pebalap tiga besar menjadi Dovizioso, Iannone, dan Marquez.

Namun, Ianonne terjatuh pada lap ketujuh. Posisi di depan menjadi Lorenzo, Dovizioso, dan Marquez. Masuk ke putaran sepuluh, “Baby Alien”  terus berusaha mendekati laju Dovizioso dan Rossi berada di belakangnya.

Tak lama setelah itu, Rossi terlibat duel dengan Marquez untuk memperebutkan posisi ketiga dan usahanya berhasil pada lap ketiga belas.

Di depannya, masih ada Dovizioso yang harus dikejar. Untungnya, pada putaran selanjutnya, “The Doctor”bisa mendahului pebalap Ducati sehingga Rossi pun berada di posisi kedua.

Komentar