Akhiri Konflik Rossi–Marc Marquez

Penulis: Darmansyah

Kamis, 19 Mei 2016 | 08:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Menjelang balapan akhir pekan ini di Mugello Circuit, Minggu, 22 Mei 2016, otoritas MotGP minta agar konflik yang terjadi antara pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, dengan rider Honda, Marc Marquez, sebaiknya dihindari karena tak menguntungkan semua pihak.

Seperti diketahui, insiden yang terjadi antara Rossi dan Marquez di Grand Prix  Malaysia dipandang sebagai salah satu kejadian yang paling dikenang dari

Tak hanya itu, kejadian tersebut rupanya juga disebut sebagai insiden tersulit yang pernah terjadi di ajang balap motor kelas utama tersebut.

Bos MotoGP, Carmelo Ezpeleta, dalam wawancara ekslusifnya Kamis, 19 Mei 2016,  menilai, apa yang terjadi pada musim lalu tak bisa dihindarkan.

Sebab banyak opini dari masyarakat yang menyerang keputusan yang dibuat oleh otoritasnya  karena merugikan sebagian pihak.

Sehubungan konflik yang kontroversial antara Rossi dan Marc Marquez pada akhir tahun lalu, disebut tidak menguntungkan dalam berbagai hal alias tidak berguna.

“Menurut saya, konflik itu tak menguntungkan kita sama sekali. Jika saya bisa menghindari, saya akan melakukannya.”

“ Semua orang melihat apa yang terjadi, kita harus menarik kesimpulan dan bekerja disana. Saya tidak berpikir kita perlu semacam publisitas, bahkan kita adalah pusat dunia selama beberapa hari,” ucap Ezpeleta mengutip Motorsport.

“Lantas saya tidak peduli sama sekali tentang cemoohan. Anda tidak dapat kesalahan dalam mengelola kejuaraan untuk mengendalikan opini.”

“ Itu adalah reaksi spontan dari beberapa orang, dan mereka berhak melakukannya asalkan mereka tidak melewati batas. Dia dan para penggemarnya membuat keputusan dan saya tidak bisa untuk mengubah pikiran mereka,” lanjutnya.

Khusus untuk eksistensi Rossi di arena balapan MotoGP,  Carmelo Ezpeleta,  dengan terang menyatakan tak habis piker nasib lomba ini bila pembalap legendaris MotoGP, Valentino Rossi pensiun.

Menurutnya, akan ada beberapa masalah jika The Doctor meninggalkan dunia motor balap.

Ya, Rossi memang masih memiliki kontrak bersama Movistar Yamaha pada dua tahun ke depan.

Namun, daya tarik pembalap asal Italia tersebut tak bisa redup begitu saja karena memiliki profil yang sangat tinggi.

“Jika ossi pensiun kita akan memiliki masalah. Ia merupakan pembalap yang fantastis, memiliki reputasi yang sangat tinggi dan sangat cepat di lintasan,” ucap Ezpeleta mengutip Motorsport.

“Memang saat ini ia masih menunggangi motornya dan terlibat dengan VR46 Riders Academy”

“ Itu merupakan kabar baik. Namun suatu ketika ia berhenti itu akan sangat berbeda,” tuntas pria asal Spanyol tersebut.

Rossi telah meraih gelar sebanyak sembilan kali di dunia balap.

Lantas, ia juga masih memiliki tanggung jawab mengurusi sebuah akademi balap yakni VR46 Riders Academy yang berlaga di Moto3.

Dalam sebuah kesempatan lainnya  Rossi menyatakan  tekadnya untuk  mengukir kembali catatan indah kala mengaspal di Sirkuit Mugello pada akhir pekan nanti.

Pembalap “gaek” tersebut merasa bahwa dirinya sudah lebih kompetitif pada musim ini.

Kini ia memiliki kesempatan untuk mengulang  prestasi fenomenalnya.

Pada enam musim belakangan, podium tertinggi dikuasai pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Dani Pedrosa.

Perlahan Rossi sudah mengenal dengan baik kuda besi miliknya.

Lantas ia memiliki motivasi karena Mugello sudah seperti rumah buatnya.

“Saya memiliki sejumlah kemenangan pada GP Italia di Mugello, banyak pertarungan hebat dan kenangan indah.”

“ Saya rasa tahun ini kami dapat tampil lebih kompetitif karena saya dan motor kami sedang dalam penampilan bagus,”ucap Rossi mengutip Crash.

Saat ini Rossi bercokol di urutan ketiga pada klasemen balap. Ia mengantongi tujuh puluh delapan poin, tercecer dua belas poin dari rekan setimnya, Jorge Lorenzo, di urutan pertama.

Komentar