Akhir Pekan Lorenzo Umumkan ke Ducati

Penulis: Darmansyah

Senin, 18 April 2016 | 10:38 WIB

Dibaca: 1 kali

Teka-teki masa depan Jorge Lorenzo di Movistar Yamaha, menurut “speedweek,” Senin, 18 April 2016, akan terjawab sebelum GP Spanyol yang digelar di Jerez pada 24 April 2016.

Lorenzo  yang resmi menunggangi  Yamaha sejak naik kasta ke MotoGP pada  delapan musim lalu, akan mengakhiri kontraknya di akhir msuim ini guna menjajal balapan bersama tim Ducati.

“Tidak ada  perpanjangan kontrak Lorenzo bersama Yamaha yang akan habis di pengujung musim ini,” tulis “speedweek.”

“Dan tidak ada lagi,” lanjur “speedweek.”

Kepindahan Lorenzo ke Ducati  bukan isu  atau  isapan jempol belaka.

Dalam konferensi pers GP Spanyol, pekan depan,  Lorenzo bakal mengumumkan dirinya sebagai pembalap Ducati.

Bos Yamaha, Lin Jarvis, yang nantinya akan memberikan keterangan tersebut.

“Bos Yamaha Lin Jarvis akan berada di Jerez untuk melakukan konferensi pers. Dia akan mengonfirmasi bahwa Lorenzo akan hijrah ke Ducati. Lorenzo tidak dibiarkan bicara sendiri,” papar jurnalis Moto Matters, David Emmets, seperti juga dimuat Read Motorsport.

Sementara itu, Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, mengklaim Jorge Lorenzo sudah tidak nyaman berada di Movistar Yamaha.

Namun, pebalap asal Italia itu mengaku akan terkejut jika Lorenzo memutuskan hengkang ke Ducati

Rumor kepergian Lorenzo ke Ducati semakin memanas dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan direktur pelaksana Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengatakan pihaknya sudah pasrah jika Lorenzo memutuskan hengkang ke Ducati.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Dovizioso mengaku terkejut jika Lorenzo pindah ke Ducati. Tapi mantan pebalap Repsol Honda itu bisa memahami keputusan Lorenzo jika pada akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Yamaha.

“Jika Lorenzo benar-benar datang, saya bisa katakan saya akan terkejut. Tapi, dari luar terlihat situasinya panas di Yamaha. Sulit bagi pebalap untuk menghadapinya, terutama jika Anda juara dunia,” ujar Dovizioso.

Lorenzo sudah mendapatkan tawaran perpanjangan kontrak hingga 2018 dari Yamaha, namun hingga kini belum mengambil keputusan. Sementara rekan setim sekaligus rival Lorenzo, Valentino Rossi, langsung melakukan penandatanganan kontrak sebelum GP Qatar, 20 Maret lalu.

Dovizioso sendiri hampir meninggalkan Ducati akhir musim lalu setelah mendapat tawaran dari Suzuki. Namun, pebalap asal Italia  itu menolak tawaran Suzuki dan memilih menghabiskan kontraknya bersama Ducati.

Dovizioso yang baru mengoleksi satu kemenangan MotoGP sepanjang kariernya di GP Inggris di enam tahun lalu, bisa menerima jika Ducati memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya akhir musim ini.

“Apapun keputusan Ducati saya bisa menerimanya. Orang-orang di Ducati tahu apa yang terjadi dalam empat tahun terakhir. Jika mereka memilih saya bertahan, itu karena cara saya bekerja. Jika mereka tidak mempertahankan saya, itu tidak masalah,” ujar Dovizioso.

Kedatangan Lorenzo membuat pembalap Ducati ketar-ketir.

Mereka bertanya-tanya siapakah yang akan didepak oleh tim pabrikan Italia tersebut. Andrea Dovizioso yang terjatuh dalam dua balapan terakhir dikabarkan menjadi sosok yang paling gelisah dengan kedatangan pembalap Spanyol tersebut.

Meski begitu, Dovi tampaknya tidak perlu khawatir. Menurut laporan Speedweek, Dovi telah mendapat tawaran dari dua tim yakni KTM dan Suzuki. KTM yang akan berpartisipasi di ajang MotoGP 2016 memang sedang disibukkan mencari pembalap.

Namun, Dovi dikabarkan belum mau melakukan pilihan. Dirinya diberitakan akan menunggu pengumuman dari Lorenzo. Ia juga masih menunggu keputusan dari Ducati apakah dirinya akan bertahan atau tidak.

Lorenzo sendiri baru akan mengumumkan keputusannya menjelang balapan di Jerez minggu depan. Pembalap yang sempat bersitegang dengan Valentino Rossi tersebut diprediksi tidak akan memperpanjang kontrak dengan Yamaha.

Komentar