Ferrari Perkenalkan “Jet Darat”nya SF15-T

Penulis: Darmansyah

Selasa, 27 Januari 2015 | 12:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Tim “Kuda Jingkrak,“ Ferrari, akan memperbaiki penampilan buruknya di Formula One 2014, lewat pemunculan mobil teranyarnya, “jet darat” SF15-T, yang akan dipakai oleh Kimi Raikkonen dan Sebastian Vettel di lomba F1 2015 mendatang.

Mobil dengan spesifikasi khusus yang dirancang untuk mengejar ketertinggalannya dari Mercedes dan Red Bull, akan membuat debut uji coba di trek Sirkuit Jerez, Spanyol akhir pekan ini.

Menurut kabar yang tersiar, mobil yang berkode Project 666 itu akan diluncurkan dan dipresentasikan untuk pertama kali pada 30 Januari 2015 mendatang

Namun, hanya secara online dari Maranello, Italia melalui situs resmi Ferrari.

“Mobil Scuderia Ferrari yang akan tampil di balapan Formula One tahun ini telah dinamai, dengan sebutan SF15-T,” sebuah pernyataan yang dirilis dalam laman resmi Ferrari, seperti dilansir “GP Update,” Selasa, 27 Januari 2015.

“Untuk tahun ini, kami menggabungkan ‘T’ untuk turbo dengan nama-nama yang dipilih langsung oleh petinggi di Maranello. Baru di tahun ini dari sisi grafis, kami menyelipkan ‘S’ untuk kata Scuderia,” tambah laporang tersebut.

Berlainan dengan Ferrari, Direktur Renault, Cyril Abiteboul, mengklaim bahwa mesin pabrikannya telah lebih baik dari gelaran Formula One musim lalu. Ia pun optimis dapat memangkas jarak dengan unit daya Marcedes, yang sangat dominan pada 2014.

Musim lalu, bisa dibilang menjadi musim terburuk bagi Red Bull yang mengadopsi mesin Renault.
Berhasil merajai pentas F1 selama tiga tahun berturut-turut bersama Sebastian Vettel, tim yang bermarkas di Milton Keynes itu harus tergusur oleh keperkasaan Mercedes.

Bagaimana tidak, duo pembalap Mercedes Lewis Hamilton dan Nico Rosberg mampu menempati peringkat dua teratas dalam klasemen akhir.

Bukan tidak mungkin, dominasi keduanya akan kembali terlihat pada 2015.

Namun demikian, Abiteboul tampak yakin dan berharap kesenjangan antara Renault dengan mesin Mercedes musim depan akan terpangkas. Mengingat kini mereka sudah habis-habisan, dalam hal meningkatkan performa unit daya.

“Kami memperkirakan kesenjangan antara mesin kami dengan Mercedes, pada akhir musim lalu menjadi sekitar enam puluh tenaga kuda. Kami berharap untuk menutup kesenjangan dari awal musim 2015 di Melbourne, Australia,” jelas Abiteboul kepada “Grand Prix,” Selasa, 27 Januari 2017.

“Tidak seperti Mercedes, kami akan mulai 2015 dengan mesin versi baru kami yang sama untuk Red Bull dan Toro Rosso. Untuk saat ini, kami telah berusaha keras mengembangkan mesin kami. Tujuan kami adalah untuk menang, setidaknya di lima balapan musim ini,” tambahnya.

Direktur Renault, Cyril Abiteboul, mengharapkan Red Bull dan Toro Rosso mampu memenangkan lima dari 20 balapan yang diselenggarakan pada lomba balap Formula One 2015. Dari sekian banyak tim F1 yang pernah dipasok mesin oleh Renault, kini hanya tersisa dua tim itu saja.

Sebelumnya, pada balapan tahun lalu Renault mendukung tim Caterham dan Lotus guna mengarungi lomba balap jet darat 2014.

Namun, Caterham mesti gulung tikar karena tidak mempunyai dana guna mengikuti balapan tahun ini, sedangkan Lotus beralih ke Mercedes yang begitu digdaya tahun lalu.

Tentunya, Abiteboul tidak menginginkan mesin miliknya terus menerus berada di bawah bayang-bayang pabrikan asal Jerman itu.

Guna menyaingi kehebatan Mercedes, pria asal Prancis beserta timnya telah melakukan beberapa perbaikan yang siginifikan guna mengembalikan hegemoni Renault yang sempat merajai F1 dalam kurun waktu 2010-2013.

“Kami memperkirakan mesin kami tertinggal enam puluh tenaga kuda dari Mercedes hingga akhir 2014 lalu. Kami berharap bisa memperkecil jarak hingga setengahnya saat lomba mulai diadakan di Melbourne. Kami akan memulai musim 2015 dengan versi baru dari mesin kami,” jelasnya

“Untuk saat ini, kami telah menggunakan dua sampai tiga dari yang diizinkan untuk mengganti mesin kami sepanjang tahun ini. Target kami musim ini ialah minimal memenangkan lima dari 20 balapan yang diselenggarakan,” urainya.

Pada balapan tahun lalu, Renault lewat tim Red Bull hanya memenangkan tiga dari sembilan belas balapan di antaranya. Sementara itu, sisanya yakni enam belas race dimenangkan Mercedes yang begitu mendominasi balapan F1 2014.

Komentar