Wanita Itu Lebih Rentan Terserang Mag

Penulis: Darmansyah

Selasa, 7 Agustus 2018 | 14:56 WIB

Dibaca: 2 kali

Sakit mag, atau yang dalam istilah medis disebut gastritis, adalah gangguan yang disebabkan oleh peradangan lambung dan banyak dialami masyarakat.

Penyebabnya beragam, mulai dari infeksi kuman H. pylori, stres, sering telat makan, dan lain-lain.

Bisa bersifat akut maupun kronis, mag dapat menimpa baik pria maupun wanita. Namun, katanya pria lebih rentan terserang mag. Benarkah demikian?

Anga penyakit mag di dunia memang sangat besar.

Dan dari angka-angka itu  “korban” penyakit mag ternyata lebih banyak wanita, bukan pria.

Lantas, bagaimana dengan anggapan bahwa pria rentan terserang mag? Ternyata anggapan ini tidak benar.

Wanita lah yang lebih mudah terserang mag.

Sejumlah penelitian menyatakan bahwa para wanita lebih mudah terkena stres. Pasalnya, tidak sedikit yang akhirnya melampiaskan stres ke makanan tinggi lemak dan kalori yang kurang baik bagi lambung.

Di samping itu, stres juga dapat memicu perubahan hormonal tubuh yang merangsang produksi asam lambung berlebih.

Terlebih, bagi para wanita pekerja yang terlalu sibuk dengan aktivitasnya.

Saat stres, wanita yang sedang stres cenderung memiliki pola makan yang berantakan, seperti melewatkan jam makan atau makan sembarangan tanpa memikirkan kandungan gizinya. Inilah yang menyebabkan gangguan pencernaan lebih berisiko pada wanita.

Selain itu, mag dapat terjadi akibat diet tertentu. Misalnya begini, wanita cenderung lebih mudah terpengaruh jika sudah menyangkut diet.

Berbagai metode diet yang salah ditambah dengan mengonsumsi obat pelangsing – apalagi tanpa pengawasan dokter – dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Meskipun wanita diketahui lebih rentan terkena mag gangguan pencernaan lainnya atau naiknya asam lambung, tapi bukan berarti para pria bisa bernapas lega dan menganggap mag bukanlah sebuah ancaman.

Untuk mencegah terjadinya mag, Anda harus k menerapkan langkah-langkah ini:

Hndari makanan pedas, terlalu asam, dan yang mengandung gas seperti kol, sawi, dan minuman bersoda.

Batasi atau jika perlu hindari konsumsi makanan seperti cokelat, keju, kopi, atau teh.

Makan sedikit-sedikit tapi sering (porsi kecil dan sering) dan ini bisa dilakukan hingga lima kali dalam sehari. Tujuannya adalah untuk menjaga lambung agar tetap terisi.

Usahakan untuk tidak terlambat makan.

Usakahan untuk menerapkan pola makan sehat, lebih banyak sayur dan buah, serta pilih karbohidrat kompleks dan lemak yang sehat.

Hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, kornet, atau chicken nugget.

Karena ada hasil studi yang menyebutkan bahwa stres merupakan pencetus sakit mag, maka sebisa mungkin hindari atau kelola stres dengan baik.

Cobalah untuk mengalihkan perhatian ke kegiatan favorit atau berlibur jika Anda mengalami stres.

Selain dengan melakukan langkah-langkah di atas, pastikan untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat dengan memilih asupan makanan dengan gizi seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.

Hentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol karena bisa memicu produksi asam lambung berlebih, yang jika terus-terusan terjadi dapat berujung pada iritasi dinding lambung dan menyebabkan luka.

Meski dikatakan bahwa ternyata bukan pria yang rentan terserang mag – melainkan  wanita – tapi pria juga harus waspada.

Selain dapat mengakibatkan ketidaknyamanan dan rasa nyeri, mag yang tidak ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi tukak lambung dan meningkatkan risiko terjadinya kanker lambung.

Jika Anda merasakan gejala-gejala mag,  segera periksakan diri ke dokter.

Komentar