Wanita Duduk Lama akan Cepat Tua

Penulis: Darmansyah

Senin, 23 Januari 2017 | 10:47 WIB

Dibaca: 0 kali

Sebuah studi yang dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Californ, yang kemudiannya t dipublikasikan secara daring di laman situs  American Journal of Epidemiology menemukan bahwa wanita yang terlalu banyak duduk, dan jarang berolahraga, lebih cepat tua.

Penelitian itu dilakukan terhadap seribuan wanita paruh baya

Mereka diwajibkan menjawab kuesioner dan mengenakan alat untuk mengukur tingkat aktivitas harian mereka.

Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa mereka yang lebih banyak duduk dan jarang berolahraga, sel-selnya lebih tua delapan  tahun dibanding usia aslinya.

“Studi kami membuktikan bahwa sel lebih cepat bertambah tua jika mereka jarang berolahraga. Hal itu menunjukkan bahwa usia kronologis tidak selalu sesuai dengan usia biologis,” tutur ketua studi Aladdin Shadyab, dilansir WebMD.

Meskipun demikian, Shadyab menyebut bahwa penelitian itu tidak mencari tahu sebab-akibat antara penuaan dini dan kurang olahraga.

“Tapi, penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga memang penting dan harus dimulai sejak usia muda, lalu dilakukan secara teratur, menjadi bagian dari keseharian hingga usia tua,” papar Shadyab.

Lebih lanjut, Shadyab menemukan bahwa wanita yang duduk lebih dari sepuluh jam per hari, punya ukuran telomer atau pelindung kromosom yang memendek.

Padahal, telomer berfungsi melindungi kromosom dari kerusakan.

“Telomer secara alami memang memendek seiring bertambahnya usia, tapi gaya hidup juga ternyata bisa memengaruhi telomer,” ujar Shadyab, yang menyebut telomer yang lebih pendek bisa meningkatkan risiko serangan jantung, diabetes, serta kanker.

“Kami menemukan bahwa wanita yang lebih banyak duduk, punya ukuran telomer lebih pendek,” urai Shadyab.

Tapi, hal itu tidak terjadi jika mereka berolahraga minimal 30 menit sehari.

Shadyab dan koleganya merencanakan penelitian lanjutan guna memeriksa lebih jauh kaitan antara olahraga dan panjang telomer pada responden usia muda, juga pada pria.

Ya duduk  terlalu lama memang bisa memicu sejumlah masalah kesehatan.

Duduk selama kurang lebih sembilan jam di kantor tak hanya bisa membuat punggung terasa nyeri, mata dan bokong pun bisa ikut nyeri atau kebas.

Penelitian medis bahkan menunjukkan, duduk terlalu lama meningkatkan risiko Anda terkena penyakit mematikan seperti kanker dan jantung.

Namun penelitian terbaru mengungkap, duduk terlalu lama juga berdampak buruk terhadap sel-sel tubuh. \

Tim peneliti yang berasal dari University of California San Diego, fokus meneliti telomere–ujung DNA tiap sel–untuk melihat apakah ukuran panjang mereka dipengaruhi oleh kurangnya gerak tubuh seseorang

Semakin panjang telomere, semakin muda sel tersebut. Tanda-tanda keriput pun tak ditemukan.

Peneliti membandingkan panjang telomere dengan seberapa sering wanita berolahraga untuk melihat bahwa aktivitas fisik memengaruhi proses penuaan.

Masing-masing partisipan menggunakan akselerometer untuk melihat seberapa aktif mereka dalam minggu tersebut.

Peneliti kemudian menemukan bahwa wanita yang tidak cukup bergerak selama 30 menit sehari hingga menjalani pola sedentary.

Pernahkan Anda memperhatikan bahwa bertambahnya usia, keriput di wajah semakin terlihat jelas?

Namun, tanpa disadari keriput pada pria dan wanita memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Bila diperhatikan kebanyakan pria hanya memiliki keriput di sekitar dahi dan jarang sekali ditemukan keriput pada area bibir atau di bawah mata mereka.

Sementara keriput pada wanita hampir hadir di seluruh bagian wajah.

“Jenis kelamin memainkan peran besar terhadap keriput akibat tengkorak di sekitar mata juga struktur tulang pria dan wanita memiliki perbedaan sehingga karakteristik penuaan juga berbeda,” kata Terrence Keaney, ahli kulit, rambut, dan bedah laser untuk pria di Washington, D.C.

Menurut Keaney, faktor perbedaan berkembangnya keriput pada pria dan wanita juga berasal dari tumbuhnya jenggot di sekitar mulut dan dagu pria yang menutupinya.

Studi beberapa tahun silam juga menunjukkan bahwa pria memiliki kelenjar sebaceous di sekitar area mulut yang membuat kulit lebih tebal dan lebih tahan lama terhadap perubahan.

Ditambah pria tidak lebih banyak menggunakan alat makeup seperti wanita yang mengandung zat-zat penyebab penuaan atau keriput dikutip dari Allure

Komentar