Usir Diabetes dengan Minum Banyak

Penulis: Darmansyah

Rabu, 17 Agustus 2016 | 07:41 WIB

Dibaca: 0 kali

Mengusir diabetes?

“Ya,” tulis “medical daily,” Rabu, 17 Agustus 2016, “ minumlah air lebih banyak dan lebih banyak.”

“Rajin minum mampu mengusir jamahan diabetes  hingga penyakit jantung.”

Minum delapan gelas air putih setiap hari tidak hanya membantu mencegah  mulut dan tenggorokan kering, tetapi juga mencegah timbulnya berbagai  penyakit.

Banyak dari kita percaya bahwa minum cairan seperti buah jus, teh, atau soda akan menjaga tubuh terhidrasi sama seperti jika kita minum air putih. Kenyataannya, minuman-minuman tersebut mengandung gula dan garam dalam  jumlah berlebihan, kemudian diserap dan dikeluarkan oleh tubuh dengan bantuan air.

Karena itu, tak heran jika imun tubuh kita tergantung kepada air.

Proses dehidrasi dimulai bahkan sebelum kita mulai merasa haus. Menyeruput air sepanjang hari adalah cara terbaik untuk memerangi haus.

Minum segelas air segera setelah bangun tidur akan membantu tekanan darah tetap normal dan mempersiapkan pencernaan mengolah makanan.

Menjaga tubuh terhidrasi sangat penting untuk kesehatan jantung. Ketika tubuh dehidrasi, darah menjadi lebih kental dan mengakibatkan peningkatan tekanan darah.

Dehidrasi juga dapat menyebabkan peningkatan Kolesterol darah. Ini adalah respon tubuh untuk mencegah kehilangan air dari sel-selnya.

Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, kata Asosiasi jantung Amerika Serikat.

Dehidrasi juga dapat menyebabkan peningkatan risiko obesitas, yang berkaitan dengan diabetes tipe-2, tekanan darah tinggi dan kanker.

Semua ini dapat dicegah oleh minum air

Dalam Journal of American Dietetic Association diungkapkan kebutuhan cairan tubuh juga bisa membantu menjaga berat badan ideal.

Pasalnya, minum air putih secara teratur dapat mempercepat metabolisme termasuk menjaga kesehatan baik fisik, mental, dan kesehatan emosional.

Kurang minum air putih hingga menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Kurang minum sebenarnya memberikan sinyal rasa haus dan berdampak dehidrasi.

Laman situs  “health.com.” di hari yang sama merinci akibat langsung dari kekurangan cairan ini.

Pertama bau mulut.Diingatkan, tanpa Anda sadari, kurang minum bisa menyebabkan bau mulut.

Dokter gigi Marshall Young dari Newport Beach, California menjelaskan, ketika dehidrasi, produksi air liur akan menurun. Padahal, air liur memiliki sifat antibakteri yang penting bagi kesehatan mulut.

“Kurangnya air liur di mulut memungkinkan bakteri untuk berkembang, sehingga bau mulut,” kata Marshall.

Juga muncul keinginan konsumsi makanan manis, seperti tinggi gula bisa meningkat pada orang yang mengalami dehidrasi. Namun, hal ini biasanya terjadi setelah berolahraga.

Ahli diet dan olahraga Amy Goodson menjelaskan, ketika olahraga, tubuh akan mengeluarkan cairan lebih banyak dan menggunakan glikogen dalam tubuh sebagai energi.

Dengan begitu, tubuh akan kembali menbutuhkan karbohidrat yang akan diubah menjadi glikogen.

Menurut dokter kulit dari California Anne Marie Tremain, minum cukup air sangat dibutuhkan untuk menjaga kulit sehat dan bercahaya.

Menurut Anne, kebutuhan air putih pun disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari. Saat berolahraga atau saat banyak minum kopi, sebaiknya minum banyak air putih. Sebab, kopi yang mengandung kafein bersifat diuretik, yang bisa menyebabkan dehidrasi.

Banyak orang takut minum air putih ketika sedang mengemudi dalam perjalanan jauh. Mereka takut tiba-tiba ingin buang air kecil dan sulit mencari toilet.

Risikonya, Anda justu mengalami dehidrasi jika tidak minum. Menurut penelitian, dehidrasi saat berkendara bisa mengurangi konsentrasi.

Penelitian menunjukkan, jumlah kesalahan mengemudi terjadi dua kali lipat selama dua jam ketika pengemudi dehidrasi. Peneliti menyimpulkan, dehidrasi bisa meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Ketika Anda merasa lelah, pikirkan apakah Anda sudab cukup minum air putih. Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Luga Podesta mengungkapkan, dehidrasi bisa menyebabkan penurunan tekanan darah, denyut jantung meningkat, dan memperlambat aliran darah ke otak.

Kurang air juga membuat otot melemah sehingga saat melakukan aktivitas akan terasa melelahkan.

Kurang minum air putih ternyata juga membuat suasana hati tidak baik. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Nutrition, wanita muda yang dehidrasi akan lebih mudah tersinggung, sulit fokus, dan sakit kepala dibanding yang cukup minum air putih.

Saat kurang minum, tubuh Anda justru akan merasa mengigil. Jika sudah dehidrasi parah, pengaturan suhu tubuh akan lebih sulit. Anda akan merasa kedinginan lebih cepat, bahkan saat berada di lingkungan yang tidak dingin.

“Hal ini terjadi karena tubuh Anda mulai membatasi aliran darah ke kulit ketika dehidrasi,” ujar dokter Podesta.

Komentar